Nelayan Sampang yang Hilang 4 Hari Ditemukan Meninggal di Perairan Paniniran

17 Juli 2026 18:59 17 Jul 2026 18:59

Mat Jusi, Gumilang

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Nelayan Sampang yang Hilang 4 Hari Ditemukan Meninggal di Perairan Paniniran

Warga saat evakuasi jenazah Rumli seorang nelayan asal Sokobanah yang jatuh di laut saat mencari ikan (Foto: Mat Jusi/Ketik.com)

KETIK, SAMPANG – Setelah empat hari dilaporkan hilang saat melaut, Rumli (40), seorang nelayan asal Kabupaten Sampang, Jawa Timur, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat, 17 Juli 2026 pagi.

Jasad warga Dusun Bukbatang, Desa Tamberu Barat, Kecamatan Sokobanah, tersebut ditemukan mengapung di perairan Pantai Paniniran sekitar pukul 08.00 WIB.

Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo menjelaskan, korban sebelumnya dilaporkan jatuh dari perahunya saat menangkap ikan di perairan Pasean, Kabupaten Pamekasan, pada Selasa, 14 Juli 2026.

"Jasad korban pertama kali ditemukan oleh dua nelayan yang hendak pulang melaut, yakni Sipul (40) dan Kadir (35)," katanya. 

Ia menuturkan, kedua saksi melihat sesosok tubuh mengapung dalam posisi terlentang di tengah laut. Setelah didekati, jenazah tersebut dipastikan merupakan nelayan yang hilang beberapa hari sebelumnya.

Saat ditemukan, korban mengenakan jaket berwarna hijau kombinasi oranye serta celana panjang hitam, dengan kondisi tubuh yang sudah membengkak.

Mendapat informasi dari para saksi, tim gabungan dari Polsek Sokobanah, Satuan Samapta, SPKT Polres Sampang, dan BPBD Kabupaten Sampang langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi.

"Korban dievakuasi ke puskesmas terdekat untuk menjalani pemeriksaan medis sebelum diserahkan kepada pihak keluarga," ujar AKP Eko Puji Waluyo. 

Pihak keluarga menyatakan telah menerima peristiwa tersebut sebagai musibah. Jenazah korban kini telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. (*)

 

Tombol Google News

Tags:

Nelayan Sampang Kecamatan Sokobanah Tamberu Barat Kabupaten Sampang Nelayan Meninggal Dunia