Langit Sinabang Dihiasi Ratusan Layang-Layang Tradisional

2 Oktober 2026 20:20 2 Okt 2026 20:20

Helman Gusti F., Mustopa

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Langit Sinabang Dihiasi Ratusan Layang-Layang Tradisional

Bupati Simeulue, Mohammad Nasrun Mikaris, didampingi Plt Kepala Disparbud Kabupaten Simeulue, Zulfata foto bersama para Peserta Lomba Geulayang tunang di Taman Ruang Terbuka Hijau (RTH) Desa Sinabang, Kecamatan Simeulue Timur, Kabupaten Simeulue pada Kamis, 1 Oktober 2026. (Foto: Helman/Ketik.com)

KETIK, SIMEULUE – Langit di atas Kota Sinabang tampak semarak dan penuh warna. Puluhan layang-layang tradisional berukuran besar menghiasi cakrawala, diiringi deru angin laut yang khas, menandai dibukanya perlombaan Geulayang Tunang dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Simeulue tahun 2026.

Ajang kebudayaan yang dinanti-nanti masyarakat ini dibuka secara resmi oleh Bupati Simeulue, Mohammad Nasrun Mikaris, di Taman Ruang Terbuka Hijau (RTH) Desa Sinabang, Kecamatan Simeulue Timur, Kabupaten Simeulue pada Kamis, 1 Oktober 2026.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa Geulayang Tunang bukan sekadar permainan tradisional semata, melainkan identitas budaya luhur masyarakat Aceh yang harus terus diwariskan kepada generasi muda di tengah arus modernisasi.

Kemeriahan pembukaan semakin memuncak ketika Bupati Simeulue turun langsung ke arena lapangan terbuka untuk menerbangkan salah satu layang-layang peserta. Aksi spontan tersebut disambut riuh dan tepuk tangan meriah dari ratusan penonton dan peserta yang memadati lokasi acara.

Plt Kepala Disparbud Kabupaten Simeulue, Zulfata melalui Kepala Bidang Kebudayaan, Syafwan mengatakan Alhamdulillah perlombaan Geulayang Tunang dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Simeulue telah di buka secara resmi oleh Bapak Bupati Simeulue. 

Lebih Lanjut, Syafwan, ajang ini diikuti oleh ratusan peserta dalam wilayah Kabupaten Simeulue.

Foto Bupati Simeulue turun langsung ke arena lapangan terbuka untuk menerbangkan salah satu layang-layang peserta. Kamis, 01 Oktober 2026. (Helman/Ketik.com)Bupati Simeulue turun langsung ke arena lapangan terbuka untuk menerbangkan salah satu layang-layang peserta, Kamis, 1 Oktober 2026. (Foto: Helman/Ketik.com)

Mereka berlomba-lomba menunjukkan kelihaian dalam meracik dan menerbangkan layang-layang khas daerah dengan suara dengung khasnya yang mengudara tinggi, menciptakan atmosfer perayaan HUT kabupaten yang sarat akan kearifan lokal, kebersamaan, dan kegembiraan rakyat.

Ia juga menjelaskan perlombaan Geulayang Tunang ini sebanyak 6 pool ditandingkan dan akan mendapat pemenang di masing-masing poll 3 orang pemenang, maka akan ditandingkan kembali menjadi 1 pool pada final nantinya.

"Perlombaan Geulayang tunang ini direncanakan selama 4 hari dari tanggal 30 September-4 Oktober 2026, namun kita akan melihat situasi cuaca di wilayah Kabupaten Simeulue." Jelas Syafwan kepada Ketik.com, Jumat, 2 Oktober 2026.

Ia juga berharap tradisi Geulayang Tunang tidak lekang oleh zaman dan terus mendapatkan tempat di hati masyarakat, terutama di kalangan generasi muda di tengah arus modernisasi.

Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah mempererat tali silaturahmi antar-penggiat budaya, pembuat layangan (tukang geulayang), serta masyarakat luas dari berbagai kecamatan dalam wilayah Kabupaten Simeulue.(*)

Tombol Google News

Tags:

Geulayang Tunang Hut Ke-27