Kisah Haru di Balik Dandim Tuban Beach Open 2026: Saat Mimpi Atlet Pelajar Luar Daerah Dikabulkan Lewat Fasilitas Gratis

14 September 2026 15:14 14 Sep 2026 15:14

Ahmad Istihar, Fisca Tanjung

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Kisah Haru di Balik Dandim Tuban Beach Open 2026: Saat Mimpi Atlet Pelajar Luar Daerah Dikabulkan Lewat Fasilitas Gratis

Pembukaan Dandim Tuban Beach Open 2026 Woodball di Pantai Cemara Desa Sugihwaras. (Foto: Istihar/Ketik.com)

KETIK, TUBAN – Lapangan pasir di kawasan pantai Tuban menjadi saksi bisu perjuangan ratusan anak-anak usia sekolah. Di bawah terik matahari, mereka mengayunkan mallet atau tongkat pemukul woodball dengan penuh konsentrasi pada ajang Dandim Beach Open 2026 Woodball Championship yang digelar sepanjang akhir pekan, tanggal 12 sampai 13 September 2026.

Di balik persaingan sengit memperebutkan 144 medali, terselip kisah tentang mimpi-mimpi para atlet pelajar yang akhirnya terwujud berkat kebijakan panitia yang menggratiskan total biaya pendaftaran hingga akomodasi penginapan.

Bagi banyak atlet pelajar tingkat SD, SMP, hingga SMA yang datang dari luar daerah seperti Blitar, Malang, Bangkalan, hingga Surabaya, biaya transportasi dan hotel kerap menjadi tembok tebal yang mengubur bakat mereka. Namun, di Tuban, tembok itu diruntuhkan.

Foto Pembukaan Dandim Tuban Beach Open 2026 Woodball di Pantai Cemara Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Senin 14 September 2026 (Foto: Ahmad Istihar/Ketik.com)Pembukaan Dandim Tuban Beach Open 2026 Woodball di Pantai Cemara Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Senin 14 September 2026 (Foto: Ahmad Istihar/Ketik.com)

Ketua Cabor Woodball Kabupaten Tuban, Cipnal Muchlip M, mengungkapkan bahwa kebijakan ramah kantong sengaja diambil demi memberikan kesempatan adil bagi seluruh anak bangsa yang ingin berprestasi.

"Wujud kami dalam kepedulian kepada atlet, khususnya anak-anak sekolah, agar mereka tidak terbebani biaya pendaftaran. Banyak dari mereka punya potensi besar tapi terkendala biaya. Alhamdulillah, selain digratiskan, kami menyediakan penginapan gratis untuk menyambut mereka," ujar Cipnal.

Langkah ini pun terbukti ampuh memantik antusiasme luar biasa. Tercatat 183 peserta berkumpul, menduduki penginapan gratis yang disediakan panitia, dan saling bertukar cerita antar daerah setelah bertanding di tepi pantai yang indah.

Turnamen yang mempertandingkan kategori Single Stroke, Single Fairway, Double Stroke, Double Fairway, hingga Double Mix tidak sekadar menjadi ajang berburu piala. Bagi para pelajar, bertanding dengan pemandangan langsung ke lautan lepas memberikan pengalaman emosional yang mendalam.

Komandan Kodim (Dandim) 0811 Tuban, Letkol Inf Galih Sakti Pramudyo, yang membuka langsung acara mengaku terharu melihat semangat membara di wajah-wajah generasi muda ini.

"Kegiatan olahraga seperti ini adalah sarana terbaik untuk membangun karakter atlet pelajar. Dalam pertandingan ini, kita bisa melihat langsung bagaimana rasa semangat tumbuh dan bagaimana mereka menjunjung tinggi nilai sportivitas sejak dini," puji Letkol Inf Galih.

Menurutnya,kejuaraan sukses ini menjadi ruang pembinaan yang sehat. Anak-anak dari berbagai pelosok Jawa Timur kini pulang tidak hanya membawa pengalaman bertanding yang berkualitas, tetapi juga memori indah tentang keramahan Kabupaten Tuban dengan menyambut mimpi mereka tanpa memungut biaya sepeser pun.

Keberhasilan kompetisi ramah anak tidak lepas dari sinergi kuat berbagai pihak. Selain kehadiran Ketua DPRD Tuban Sugiantoro dan Ketua KONI Tuban Ferryzal Okvianda Mundrajat, dukungan penuh juga mengalir dari pihak sekolah melalui asosiasi kepala SMK/SMA Tuban, serta berbagai perusahaan yang peduli pada masa depan atlet muda.(*)

Tombol Google News

Tags:

Woodball Tuban Pantai Cemara Pemkab Tuban KONI Tuban