KETIK, BATU – Pelaksanaan Karnaval Budaya Desa Beji 2026 akan berdampak pada arus lalu lintas menuju Kota Batu. Karena itu, Pemerintah Desa Beji menyiapkan rekayasa lalu lintas beserta sejumlah jalur alternatif bagi masyarakat dan wisatawan yang melintas pada 7-8 Agustus 2026.
Kepala Desa Beji, Deny Cahyono, menyampaikan rekayasa lalu lintas diberlakukan selama pelaksanaan karnaval, yakni pada Jumat, 7 Agustus 2026 pukul 18.00-23.59 WIB dan Sabtu, 8 Agustus 2026 pukul 13.00-23.59 WIB.
“Kami mengimbau masyarakat yang hendak menuju Kota Batu agar memanfaatkan jalur alternatif yang telah disiapkan guna menghindari kemacetan lalu lintas selama pelaksanaan Karnaval Budaya Desa Beji 2026,” ujar Deny, Jumat, 7 Agustus 2026.
Bagi pengguna jalan dari arah Malang maupun Surabaya menuju Kota Batu, pemerintah desa menyarankan memanfaatkan jalur alternatif melalui Dau atau Junrejo menuju kawasan Oro-Oro Ombo.
Sementara itu, pengendara dari arah Surabaya yang keluar melalui Gerbang Tol Singosari diimbau melanjutkan perjalanan melalui jalur Karangploso, jalan raya Pandanrejo hingga Simpang Tiga Bendo.
Adapun masyarakat yang melakukan perjalanan dari Kota Batu menuju Malang disarankan menggunakan jalur alternatif melalui Temas menuju Torongrejo.
Pemerintah Desa Beji berharap masyarakat dapat menyesuaikan waktu perjalanan serta mengikuti pengaturan lalu lintas yang telah disiapkan agar mobilitas tetap aman dan lancar selama rangkaian Karnaval Budaya Desa Beji 2026 berlangsung.(*)
