KETIK, BATU – Pelaksanaan Karnaval Budaya Merti Bumi Tulungrejo pada Rabu, 5 Agustus 2026, akan disertai rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan menuju Kota Batu melalui Kecamatan Bumiaji.
Selain itu, Wahana Wisata Mikutopia juga menutup operasional selama satu hari sebagai bentuk penghormatan terhadap pelaksanaan tradisi budaya masyarakat Desa Tulungrejo.
Pemerintah Desa Tulungrejo mengimbau masyarakat yang akan melintas menuju Kota Batu agar mengantisipasi perjalanan karena arus lalu lintas diperkirakan mengalami kepadatan, khususnya di jalur utama Bumiaji-Tulungrejo yang menjadi lintasan karnaval.
Kepala Desa Tulungrejo, Suliono, mengatakan pelaksanaan Karnaval Budaya Merti Bumi diperkirakan akan meningkatkan kepadatan arus kendaraan, terutama di jalur utama Bumiaji-Tulungrejo. Karena itu, masyarakat diharapkan memanfaatkan jalur alternatif yang telah disiapkan panitia.
“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas potensi terganggunya kelancaran perjalanan selama kegiatan berlangsung. Sehubungan dengan pelaksanaan karnaval di wilayah Desa Tulungrejo, kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya,” ujarnya, Selasa, 4 Agustus 2026.
Suliono juga mengimbau masyarakat agar memanfaatkan jalur alternatif yang telah disediakan sehingga aktivitas perjalanan tetap dapat dilakukan dengan aman dan lancar.
Bagi pengendara yang datang dari arah Mojokerto, Pacet, dan Sumber Brantas menuju Kota Batu, disarankan tidak melewati jalur utama yang menjadi lintasan karnaval.
Pengguna jalan diminta berbelok ke kanan di pertigaan Terminal Stanplat menuju kawasan Coban Talun, kemudian melanjutkan perjalanan melalui jalur Selecta sebelum menuju tujuan masing-masing.
Sementara itu, kendaraan dari arah Malang menuju Kota Batu maupun Pujon diarahkan menggunakan jalur alternatif melalui Pertigaan Desa Sumbergondo atau Pertigaan Dusun Kungkuk, Desa Punten.
Panitia juga telah memasang petunjuk arah di sepanjang jalur alternatif guna memudahkan pengendara menghindari antrean kendaraan di kawasan pelaksanaan karnaval.
Selain pengaturan lalu lintas, wisatawan yang berencana mengunjungi Wahana Wisata Mikutopia juga diminta menyesuaikan jadwal kunjungan.
Manajemen Mikutopia memutuskan menutup operasional destinasi wisata tersebut selama satu hari yang sama sebagai bentuk penghormatan terhadap pelaksanaan Karnaval Budaya Merti Bumi Tulungrejo.
