Kapal Slerek Mustika Tenggelam di Perairan Jangkar Situbondo, 13 ABK Selamat

23 Mei 2026 19:18 23 Mei 2026 19:18

Adinda Octaviani, Al Ahmadi

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Kapal Slerek Mustika Tenggelam di Perairan Jangkar Situbondo, 13 ABK Selamat

Petugas Satpolairud Polres Situbondo melakukan pengecekan terkait tenggelamnya kapal slerek Mustika di perairan Jangkar, Sabtu (23/5/2026). (Foto : Adinda Octaviani/Ketik.com)

KETIK, SITUBONDO – Satpolairud Polres Situbondo bergerak cepat menindaklanjuti laporan tenggelamnya kapal slerek nelayan Mustika di perairan Desa Agel, Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo, Sabtu, 23 Mei 2026.

Dalam peristiwa tersebut, sebanyak 13 anak buah kapal (ABK) slerek Mustika berhasil dievakuasi dan selamat.

Kapolres Situbondo Bayu Anwar Sidiqie melalui Kasat Polairud Polres Situbondo Gede Sukarmadiyasa mengatakan pihaknya langsung menuju lokasi setelah menerima laporan kejadian untuk melakukan pengecekan dan pendalaman informasi.

“Begitu menerima laporan, anggota Satpolairud langsung bergerak ke lokasi untuk memastikan kondisi kapal serta keselamatan seluruh awak,” ujar AKP Gede.

Ia menjelaskan, kapal slerek Mustika milik Moh Soleh, warga Dusun Mimbo, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, berangkat melaut pada Jumat, 22 Mei 2026 sekitar pukul 15.00 WIB dari Pantai Mimbo menuju perairan Jangkar untuk mencari ikan.

Sekitar pukul 17.00 WIB, kapal menurunkan jangkar sambil menunggu waktu penangkapan ikan. Namun pada Sabtu dini hari sekitar pukul 01.00 WIB, kapal mendadak miring ke kiri akibat kemasukan air laut dari bagian buritan hingga memenuhi lambung kapal.

Seluruh ABK sempat berupaya menguras air yang masuk ke dalam kapal. Namun usaha tersebut tidak berhasil hingga kapal akhirnya tenggelam.

“Para ABK sempat bertahan di tengah laut sekitar dua jam dengan memanfaatkan benda-benda terapung sambil menunggu bantuan,” jelas AKP Gede.

Salah satu awak kapal bernama Solihin yang masih membawa telepon genggam berhasil menghubungi keluarganya untuk meminta pertolongan. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada nelayan lain di sekitar lokasi kejadian.

“Setelah berhasil menghubungi keluarganya, kapal milik nelayan Mimbo bernama Tohar tiba di lokasi dan langsung melakukan evakuasi terhadap seluruh awak kapal. Semua korban berhasil dibawa kembali ke pesisir Pondok Mimbo dalam kondisi selamat,” terangnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, penyebab kapal tenggelam diduga akibat kebocoran pada bagian lambung kapal. Saat ini lokasi tenggelamnya kapal telah diberi tanda pelampung oleh pemilik guna memudahkan proses pengangkatan.

AKP Gede juga mengimbau para nelayan untuk selalu memperhatikan aspek keselamatan sebelum melaut.

“Kami mengingatkan seluruh nelayan agar selalu membawa alat keselamatan, memeriksa mesin, kondisi lambung, serta seluruh fasilitas kapal sebelum berangkat melaut,” pungkasnya.(*)

Tombol Google News

Tags:

Polres Situbondo Gerak Cepat Kapal Nelayan 13 Abk Satpolairud Polres Situbondo Kapal Tenggelam Kapal Slerek Mustika situbondo AKP Gede Sukarmadiyasa Nelayan Jangkar Banyuputih Berita Situbondo info situbondo