KETIK, MALANG – Sebanyak 37 halte bus di Kota Malang dalam kondisi memerlukan perbaikan. Tak hanya jadi sasaran vandalisme dan tumpukan sampah, banyak halte bus mengalami kerusakan.
Kondisi tersebut sempat menarik perhatian komunitas di Kota Malang untuk melakukan perbaikan halte bus di Jalan Veteran. Pascaaksi tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang pun mulai melakukan pembersihan di halte bus Jalan Kertanegara.
"Ada 37 halte hampir semuanya memang perlu dilakukan pembersihan. Satu halte rusak, kemudian ada beberapa halte baru yang kolaborasi dengan Trans Jatim," ujar Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, Senin, 27 April 2026.
Jaya menjelaskan meskipun beberapa halte terlihat masih berdiri kokoh, namun terjadi pengeroposan cukup parah pada kerangka. Salah satunya terjadi di Halte Bus Gadang yang mengalami kerusakan parah hingga 75 persen dan terpaksa dirobohkan total.
"Berharap Halte Bus Gadang nanti bisa ada perbaikan tetapi saat ini kita sudah robohkan. Rangka-rangkanya keropos, juga bahaya sebenarnya, kita potong semuanya supaya tidak terjadi kecelakaan," katanya.
Jaya menjelaskan pembersihan akan dilakukan secara bertahap dengan menyasar halte-halte yang berada di tengah kota. Terlebih halte tak hanya digunakan oleh penumpang bus sebagai pengguna aktif, namun juga masyarakat umum sebagai pengguna pasif.
"Tengah kota biasanya lebih banyak penggunanya, bisa pengguna pasif ataupun pengguna aktif. Pengguna pasif itu berarti mungkin dia berteduh ketika panas, hujan, atau menunggu jemputan angkutan pribadi ataupun angkutan umum online lainnya," tegasnya.
Jaya mengakui Dishub Kota Malang memiliki keterbatasan anggaran untuk perawatan halte. Namun, upaya pembersihan sampah dan kotoran diupayakan terus dilakukan.
"Itu maksimal yang bisa kita lakukan saat ini. Berharap nanti kalau sudah ada anggaran, kondisi kokoh itu kan kropos-kropos itu bisa kita gantilah. Kita enggak ada anggaran untuk bersih-bersih," ucapnya. (*)
