Hari Pendidikan Nasional 2026, Emil Dardak Dorong Peningkatan IPM dan Prestasi Holistik

2 Mei 2026 19:14 2 Mei 2026 19:14

Nurul Aliyah, Dendy Ganda K.

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Hari Pendidikan Nasional 2026, Emil Dardak Dorong Peningkatan IPM dan Prestasi Holistik

Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) serta pembentukan prestasi pelajar yang lebih holistik. (Foto: Instagram @emildardak)

KETIK, MALANG – Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebagai indikator utama kualitas sumber daya manusia, bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026.

Menurut Emil, capaian pendidikan tidak lagi cukup diukur dari aspek akademik semata, melainkan harus diarahkan pada pembentukan prestasi yang lebih holistik, mencakup karakter, keterampilan, serta daya saing global.

“Kita ingin terus menumbuhkan IPM, tetapi juga mulai beradaptasi dengan perspektif yang lebih baru, yaitu modal manusia yang mengukur kompetensi akademik,” tegas Emil.

“Jadi bukan hanya lama sekolah. Di sinilah kita ingin sekarang menguatkan prestasi secara lebih holistik,” tambahnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga mendorong agar seluruh pelajar memiliki kesempatan yang sama untuk melanjutkan ke perguruan tinggi. Saat ini, Jawa Timur tercatat sebagai daerah dengan jumlah pelajar terbanyak yang diterima di perguruan tinggi negeri melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), serta meraih berbagai prestasi dalam kompetisi sains.

“Kalau lokomotifnya, gerbong di depannya banyak yang sudah diterima terbanyak di perguruan tinggi melalui jalur SNBP dan juga di lomba-lomba sains. Namun, kita ingin semua merasakan ini,” ungkap mantan Bupati Trenggalek ini.

Selain itu, dengan banyaknya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus bersinergi untuk mengantarkan para pelajar memasuki dunia industri setelah lulus.

Emil menyampaikan bahwa saat ini lebih banyak remaja yang bersekolah di SMK. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan terus memperkuat program linkage dengan dunia industri guna memberikan peluang kerja bagi lulusan SMK.

Di sisi lain, ia juga memastikan bahwa siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) memiliki standardisasi kompetensi. Dengan demikian, para siswa memiliki bekal ilmu yang memadai saat lulus.

“Kita memang lebih banyak yang bersekolah di SMK, di vokasi. Itu kita lanjutkan dengan memperkuat program linkage dengan dunia industri. Tetapi untuk yang SMA, kita juga ingin memastikan bahwa standardisasi kompetensi mereka setelah lulus itu mumpuni,” tandasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Hardiknas 2026 Emil Dardak Jawa timur Kota Malang Berita Malang Info Malang