Festival Literasi 2026 Jadi Titik Awal Kebangkitan Budaya Baca di Bondowoso

27 Juli 2026 21:05 27 Jul 2026 21:05

Haryono, Rahmat Rifadin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Festival Literasi 2026 Jadi Titik Awal Kebangkitan Budaya Baca di Bondowoso

Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid menegaskan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia yang unggul melalui penguatan budaya literasi. Foto: Haryono/Ketik.com

KETIK, BONDOWOSO – Pemerintah Kabupaten Bondowoso menegaskan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia yang unggul melalui penguatan budaya literasi. Komitmen tersebut ditandai dengan pembukaan Pameran Literasi, Festival Literasi, dan Ngobrol Literasi Bersama Bupati dan Bunda Literasi Daerah Tahun 2026 yang berlangsung meriah dan dihadiri berbagai unsur pemerintah, legislatif, organisasi, serta pegiat literasi.

Bupati Bondowoso, Abd. Hamid Wahid, didampingi Wakil Bupati As'ad Yahya Syafi'i, Bunda Literasi Kabupaten Bondowoso Ny. Dr. Hj. Khodijatul Qodriyah Hamid, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bondowoso Abd. Majid, Sekretaris Daerah Dr. Fathur Rozi, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Dra. Nunung Setianingsih, jajaran Forkopimda, kepala OPD, Ketua TP PKK Kecamatan, serta tamu undangan.

Dalam sambutannya, Bupati Abd. Hamid Wahid menegaskan bahwa literasi merupakan fondasi utama dalam menciptakan masyarakat yang cerdas, berkarakter, dan mampu bersaing di tengah perkembangan zaman.

"Penguatan budaya membaca dan literasi moral merupakan langkah penting untuk membentuk sumber daya manusia Bondowoso yang unggul, berdaya saing, sekaligus berakhlak mulia. Inilah bagian dari komitmen kami dalam mewujudkan visi pembangunan daerah melalui peningkatan kualitas SDM," ujar Bupati Abdul Hamid Wahid.

Menurutnya, penguatan literasi menjadi bagian penting dalam implementasi RPJMD Kabupaten Bondowoso Tahun 2025–2029, khususnya dalam misi meningkatkan daya saing sumber daya manusia melalui pelayanan yang berkualitas dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Bondowoso juga meluncurkan gerakan "Mas Bocil Menuju Bondowoso Berkah" atau Masyarakat Bondowoso Cinta Literasi. Program ini diharapkan menjadi gerakan bersama yang mampu menumbuhkan minat baca di seluruh lapisan masyarakat, mulai dari peserta didik hingga masyarakat umum.

"Gerakan 'Mas Bocil' kami hadirkan sebagai wadah untuk menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan, fleksibel, dan inklusif. Melalui pameran, penghargaan, dan ruang diskusi, kami ingin budaya membaca tumbuh menjadi kebiasaan masyarakat Bondowoso," katanya.

Bupati menambahkan, keberhasilan membangun budaya literasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

"Saya mengajak pemerintah, para pendidik, orang tua, hingga tokoh masyarakat untuk bersama-sama membimbing anak-anak kita agar gemar membaca. Mari manfaatkan Festival Literasi ini sebagai ruang belajar, meningkatkan kreativitas, memperluas wawasan, dan menjadikan membaca sebagai budaya dalam kehidupan sehari-hari," tegasnya.

Festival Literasi Kabupaten Bondowoso 2026 dijadwalkan berlangsung pada 27–31 Juli 2026 dengan berbagai rangkaian kegiatan yang melibatkan pelajar, komunitas literasi, serta masyarakat umum. Pemerintah berharap kegiatan ini mampu memperkuat ekosistem literasi sekaligus melahirkan generasi Bondowoso yang cerdas, kreatif, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Festival dan Pameran Literasi Kabupaten Bondowoso Tahun 2026.

"Selamat dan sukses atas terselenggaranya Festival dan Pameran Literasi Kabupaten Bondowoso Tahun 2026. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan petunjuk dan keberkahan bagi setiap ikhtiar kita dalam mencerdaskan masyarakat Bondowoso," pungkasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

budaya literasi AHW Bupati Bondowoso Pemkab Bondowoso Bondowoso Berkah festival Literasi bunda literasi Ngobrol Literasi info bondowoso kabar bondowoso