Dari Pasar Konvensional ke Etalase Digital: Mahasiswa UNESA Wujudkan Mimpi UMKM Desa Tarik melalui “Sinergi Tarik Berdaya”

11 Mei 2026 12:00 11 Mei 2026 12:00

Billy Reksodikromo, Fisca Tanjung

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Dari Pasar Konvensional ke Etalase Digital: Mahasiswa UNESA Wujudkan Mimpi UMKM Desa Tarik melalui “Sinergi Tarik Berdaya”

Foto bersama peserta pelatihan "Sinergi Tarik Berdaya" di Balai Desa Tarik. (Foto: Tim Sinergi Tarik Berdaya)

KETIK, SIDOARJO – Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menggelar pelatihan “Sinergi Tarik Berdaya” di Desa Tarik, Kecamatan Tarik, Sidoarjo di Balai Desa Tarik pada Senin, 11 Mei 2026.

Kegiatan yang mengusung tema “Digitalisasi Transformasi Digital melalui Whatsapp Business” ini bertujuan untuk membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) setempat agar dapat memaksimalkan penggunaan digital yang ada, mengingat pelaku UMKM di Desa Tarik masih sangat konvensional dalam menjalankan usahanya.

Kegiatan yang diikuti oleh 30 pelaku UMKM yang ada di Desa Tarik ini menghadirkan 2 pemateri utama, yaitu Ahmad Sri Iffan Burhanuddin A.H. yang lebih sering dipanggil dengan sebutan Aksa, yang mengisi materi terkait foto produk sekaligus praktik foto produk menggunakan produk dari UMKM setempat dan Iqrok Wahyu Perdana yang mengisi materi pemanfaatan WhatsApp Business dan copywring sebagai media promosi dan pemasaran yang lebih digital.

Pelatihan ini dirancang untuk membantu pelaku UMKM di Desa Tarik yang masih menjalankan usaha secara konvensioal agar mampu memanfaatkan teknologi digital secara efektif sehingga omzet yang didapat juga meningkat. Melalui materi yang diberikan kedua pemateri, peserta diperkenalkan dengan WhatsApp Business sebagai sarana komunikasi dalam usaha yang professional, cepat, dan terstruktur.

Pemanfaatan WhatsApp Business dianggap relevan karena aplikasi ini mudah untuk digunakan, masyarakat juga sudah tidak asing dengan aplikasi WhatsApp, serta dapat membantu pelaku UMKM mempromosikan dagangannya dengan lebih rapi.

Selain membahas fitur-fitur yang dapat digunakan dalam WhatsApp Business, kegiatan ini juga menekankan pentingnya visual produk dalam pemasaran digital. Pada materi foto produk, peserta diajak untuk memahami cara mengambil gambar produk yang menarik agar dapat bersaing dengan produk digital lain dan mampu meningkatkan daya tarik pembeli.

Sesi ini memberikan nilai tambah bagi peserta agar promosi usaha yang dilakukan tidak harus selalu mengandalkan komunikasi, tetapi juga melalui tampilan visual produk yang menarik.

Pelatihan “Sinergi Tarik Berdaya” ini digagas oleh lima mahasiswa Ilmu Komunikasi semester 4 UNESA yaitu Gita Surani, Nuha Jiddiyah Rahmah, Rahma Nurul ‘Izzati, Wulan Aprilia Puji Lestari, dan Amanda Stiawan.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pendampingan mahasiswa UNESA untuk memperkuat kapasitas adaptasi para pelaku UMKM di Desa Tarik di era digital ini. Fokus utamanya adalah mendorong pelaku UMKM agar tidak hanya mengenal teknologi, tetapi juga mampu menggunakannya secara praktis dan menguntungkan,

Ketua pelaksana, Gita Surani, menjelaskan bahwa ide program ini muncul setelah timnya melakukan observasi dan menemukan bahwa mayoritas UMKM Desa Tarik masih menggunakan penjualan secara konvensional.

“Kami ingin pelaku UMKM dapat menggunakan WhatsApp Business dan membuat toko digital secara sederhana namun impact-nya terasa,” ujarnya saat diwawancari di sela-sela acara.

Antusiasme peserta terlihat sejak awal di mana mereka aktif bertanya tentang bagaimana cara mengambil gambar yang lebih baik, cara mengelola katalog agar menarik, hingga memanfaatkan fitur direct reply untuk menjawab pesan pelanggan secara otomatis.

“Dengan hasil foto yang baik, walaupun hanya menggunakan hp, kepercayaan pelanggan akan meningkat,” ujar aksa.

Kegiatan pelatihan “Sinergi Tarik Berdaya” diharapkan menjadi langkah awal bagi tumbuhnya kesadaran digital di kalangan pelaku UMKM Desa Tarik. Dengan bekal dari materi yang telah diterima, peserta diharapkan mampu menerapkan strategi digital sederhana yang efektif dalam mendukung keberlanjutan, menguntungkan usaha para peserta, dan mampu bersaing di era digital. (*)

Tombol Google News

Tags:

Mahasiswa Unesa Etalase Digital Umkm Pasar Konvensional Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Surabaya Universitas Negeri Surabaya Ilmu Komunikasi Unesa Desa Tarik Kecamatan Tarik sidoarjo