KETIK, MALANG – Sebanyak 1.800 perempuan di Kota Malang terdaftar untuk pemeriksaan Human Papillomavirus Deoxyribonucleic Acid (HPV DNA) dan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA). Pemeriksaaan untuk mencegah kanker serviks tersebut diberikan secara gratis dari Pemerintah Kota Malang.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menjelaskan, pencegahan kanker serviks dilakukan secara rutin setiap tahunnya. Hal tersebut disampaikan usai melakukan pemantauan pemeriksaan di Puskesmas Kendalkerep.
"Hari ini kita mengadakan program rutin yang sudah dilakukan tiap tahun terkait dengan pencegahan terkait dengan kanker serviks pada ibu-ibu. Kali ini kami bekerja sama dengan ibu-ibu Rindam untuk bisa mengadakan pemeriksaan kanker serviks," ujarnya, Senin, 20 April 2026.
Wahyu menjelaskan, program pemeriksaan ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan nasional dalam menekan angka kanker serviks pada perempuan. Pemeriksaan dilakukan secara bertahap, termasuk penanganan lanjutan bagi peserta yang terdeteksi memiliki risiko.
"Pelaksanaan ini dilakukan pemeriksaan apabila nanti ada yang positif, ada gradenya juga. Apabila grade 1, kita sudah siapkan ada 3 Puskesmas untuk bisa menangani. Tapi apabila ada grade 2 atau grade 3, nanti kita bawa ke Rumah Sakit Umum," lanjut Wahyu.
Pemeriksaan dilakukan di 16 puskesmas yang tersebar di Kota Malang, termasuk Puskesmas Kendalkerep. Wahyu menegaskan bahwa pemeriksaan ini terbuka untuk masyarakat umum dengan target peserta hingga 2.500 warga.
"Ada 16 Puskesmas yang lain itu secara umum serentak untuk warga masyarakat Kota Malang. Pesertanya target kita 2.500 di seluruh warga dan gratis. Kebetulan ada dari dana alokasi khusus (DAK) dari pusat, jadi ini gratis," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Husnul Muarif, menjelaskan, pemeriksaan deteksi dini kanker serviks dilaksanakan selama sepekan hingga Sabtu nanti. Untuk itu masyarakat diharapkan dapat berpartisipasi sebagai langkah antisipasi.
"Ini kan baru ini sepekan ini nanti kita laksanakan, yang sudah indent 1.800, kita Senin sampai Sabtu," ujar Husnul. (*)
