Cegah Cedera Perjalanan, KAI Daop 7 Madiun Bekali Masinis Posisi Duduk Ergonomis

2 Juli 2026 23:24 2 Jul 2026 23:24

Angga Novpratama, Al Ahmadi

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Cegah Cedera Perjalanan, KAI Daop 7 Madiun Bekali Masinis Posisi Duduk Ergonomis

KAI Daop 7 melaksanakan edukasi ergonomi bagi awak sarana untuk meningkatkan keselamatan kerja, Kamis (2/7/2026). (Foto: KAI Daop 7 for Ketik)

KETIK, MADIUN – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun terus memperkuat budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan memberikan edukasi ergonomi kepada awak sarana, khususnya operator kereta api.

Langkah ini dilakukan untuk menjaga kebugaran petugas sekaligus meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api.

Kegiatan yang dilaksanakan secara daring tersebut menghadirkan Dokter Spesialis Okupasi RS Toeloengredjo HVA Kediri, dr. Handrianto, Sp.OK., sebagai narasumber.

Materi yang disampaikan meliputi pentingnya penerapan ergonomi di lingkungan kerja, anatomi posisi duduk, dampak kesehatan akibat postur yang tidak tepat, hingga penerapan posisi duduk ergonomis di kabin lokomotif.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan kesehatan awak sarana menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keselamatan operasional kereta api.

"Keselamatan perjalanan kereta api tidak hanya ditentukan oleh keandalan sarana dan prasarana, tetapi juga oleh kondisi fisik serta kebugaran petugas. Melalui edukasi ergonomi ini, kami ingin membangun kesadaran bahwa postur kerja yang benar dapat mengurangi risiko kelelahan dan cedera akibat kerja sehingga petugas tetap fokus dalam menjalankan tugasnya," ujarnya, Kamis, 2 Juli 2026.

Dalam pemaparannya, dr. Handrianto menjelaskan bahwa penerapan ergonomi yang baik mampu menekan risiko gangguan otot dan tulang atau musculoskeletal disorders (MSDs), meningkatkan kenyamanan bekerja, menjaga konsentrasi, serta mendukung produktivitas.

Peserta juga dibekali teknik mengatur posisi duduk yang benar, mulai dari penyesuaian tinggi kursi, sandaran punggung, posisi lengan, pijakan kaki, hingga pentingnya melakukan peregangan secara berkala selama bertugas.

Selain itu, materi juga mengulas berbagai tantangan ergonomi yang dihadapi masinis, seperti paparan getaran kabin lokomotif, ruang kerja yang terbatas, serta durasi duduk yang panjang saat mengoperasikan kereta.

Menurut dr. Handrianto, penerapan posisi duduk ergonomis yang didukung pengaturan fasilitas kerja dan kebiasaan melakukan peregangan menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan awak sarana sekaligus meminimalkan risiko gangguan kesehatan akibat pekerjaan.

Tohari menambahkan, edukasi tersebut merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan KAI Daop 7 Madiun dalam meningkatkan kompetensi sekaligus menjaga kesehatan para pekerjanya.

"Awak sarana yang sehat, bugar, dan bekerja dengan postur yang ergonomis akan mampu memberikan performa terbaiknya. Hal ini menjadi salah satu upaya nyata KAI Daop 7 Madiun dalam menghadirkan perjalanan kereta api yang semakin aman, selamat, dan andal bagi seluruh pelanggan," tutupnya.(*)

 

Tombol Google News

Tags:

KAI Daop 7 KAI Daop 7 Madiun Keselamatan Kereta Api Ergonomi Masinis Tohari Kai Kesehatan Kerja Awak Sarana Kai PT KAI Persero Transportasi Kereta Api info madiun berita Madiun