KETIK, SLEMAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab Sleman) terus mendorong berbagai langkah konkret untuk menjaga kelestarian bahasa, sastra, serta seni tradisi Jawa di tengah pesatnya gempuran modernisasi saat ini.
Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Sleman, Harda Kiswaya, saat membuka secara resmi kegiatan Sarasehan Ke-3 sekaligus Pelatihan Adiwicara Angkatan I di DPD Paguyuban Panatacara Yogyakarta (PPY) Kabupaten Sleman pada Kamis, 1 Oktober 2026.
Dalam sambutannya, Bupati Harda menegaskan pentingnya peran aktif komunitas budaya untuk berjalan seiringan dengan berbagai elemen masyarakat maupun instansi pemerintah.
"Pelestarian budaya Jawa tidak bisa berjalan sendiri. PPY Sleman harus terus bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Sleman, lembaga pendidikan, serta para budayawan agar budaya Jawa semakin kuat dan tetap relevan dengan perkembangan zaman," kata Bupati Harda.
Ia menjelaskan bahwa kemampuan adiwicara atau seni berbicara di depan umum dalam bahasa Jawa tidak sekadar berfokus pada teknik olah vokal maupun estetika penyusunan kata semata. Lebih jauh dari itu, seni berbicara tersebut merupakan cerminan nyata dari karakter, unggah-ungguh, tata krama, serta etika kepribadian seseorang.
Digelar Mandiri Selama Tiga Bulan
Pada kesempatan yang sama, Ketua DPD PPY Kabupaten Sleman, Agus Wiranto, memaparkan bahwa program pelatihan ini dirancang secara matang guna mencetak para praktisi public speaking Jawa yang berkualitas dan berkarakter.
"Pelatihan ini kami rancang berlangsung intensif selama tiga bulan dengan total 24 kali pertemuan, didukung 12 narasumber ahli dan diikuti 97 peserta. PPY Sleman menjadi satu-satunya kepengurusan di wilayah Yogyakarta yang mampu menyelenggarakan program pawiyatan ini secara mandiri," jelas Agus.
Melalui kemitraan yang erat antara pemerintah daerah dan komunitas kebudayaan ini, PPY Sleman diharapkan dapat terus memantapkan posisinya sebagai ruang belajar, wadah pengembangan kapasitas diri, sekaligus motor penggerak utama dalam merawat tradisi Jawa di wilayah Sleman. (*)
