Korban Jembatan Ambruk di Musi Banyuasin Capai 13 Orang, Basarnas Kerahkan 2 Tim Pencarian

Jurnalis: Wisnu Akbar Prabowo
Editor: Mustopa

13 Agt 2024 08:41

Thumbnail Korban Jembatan Ambruk di Musi Banyuasin Capai 13 Orang, Basarnas Kerahkan 2 Tim Pencarian
Kondisi Jembatan Lalan di Kecamatan Lalan, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan yang putus akibat ditabrak kapal tongkang pengangkut batu bara, Selasa (13/8/24). (Foto: Basarnas Palembang).

KETIK, MUSI BANYUASIN – Jembatan Lalan di Kecamatan Lalan, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan yang ambruk akibat ditabrak kapal tongkang batu bara menyebabkan korban sebanyak 13 orang.

Dari data sementara yang dimiliki Basarnas Palembang, 13 orang yang menjadi korban akibat insiden tabrakan tersebut, dengan rincian 6 orang hilang, 6 orang luka ringan, dan 1 orang luka berat.

"Dilaporkan ada enam orang hilang, enam orang luka ringan dan satu orang luka berat," jelas Kepala Basarnas Palembang, Raymond Konstantin. 

Adapun identitas korban hilang di antaranya Muhammad Kusdio (45) warga P.5 Sari Agung, Hendra Hanlipi (15) warga P.5 Sari Agung, Mohamad Alansyah (15) warga Suka Jadi, Misbahul Munir (31) warga Suka Jadi, Samari (43) warga P.13 Purwodadi Banyuasin, dan Ribut Riyadi (34) warga Palembang.

Baca Juga:
Sidang Pembunuhan di PN Palembang, Istri Korban Ungkap Detik-Detik Joko Samara Ditemukan Tak Bernyawa

Sedangkan untuk identitas warga yang mengalami luka ringan adalah Lukas, Raka, M Rifansyah, Heri dan Andre yang merupakan warga P.6 Sukajadi. Lalu Andre warga P.11 Galih Sari. 

Sedangkan untuk korban luka berat bernama Elpis warga P.11 Galih Sari. Elpis mengalami patah tulang dan harus diberi perawatan intensif.

Dalam rangka mencari korban hilang, Basarnas Palembang mengerahkan dua tim pencarian yang akan menyisir aliran sungai di sekitar jembatan.

"Ada dua tim yang diturunkan untuk melakukan pencarian orang hilang. Saat ini tim masih menuju lokasi," ungkap Raymond.

Baca Juga:
Perantau asal Sumsel di Jatim Merapat! Kangen Kampung Halaman? Ayo Hadir di Silaturahmi Akbar "Dari Kito untuk Kito"

Menurut Raymond, pencarian korban terkendala akses yang jauh dari lokasi kejadian. Untuk mencapai TKP, Tim SAR membutuhkan waktu sekitar 6 jam perjalanan.

"Untuk menuju TKP membutuhkan waktu karena lokasinya jauh untuk ditempuh dengan darat. Sedangkan waktu tempuh jalur air akan memakan waktu lima hingga enam jam," ungkapnya. 

Ia berharap seluruh korban hilang dapat ditemukan dan akses lalu lintas alternatif dapat segera dibangun agar aktivitas masyarakat setempat tidak lumpuh.

"Semoga semua korban (hilang) dapat segera kita temukan," harap dia.

Sebelumnya, Jembatan Lalan di Kecamatan Lalan, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan ambruk akibat ditabrak tongkang batu bara saat melintas pada Senin (12/8/24) malam.

Hal itu dibenarkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Musi Banyuasin, Pathi Riduan. Menurut dia, jembatan penghubung dua kecamatan tersebut putus akibat ditabrak tongkang batu bara.

"Iya jembatan penghubung Kecamatan Lalan dan Sungai Lilin ambruk karena ditabrak tongkang batu bara," kata Pathi pada Selasa (13/8/24).

Insiden tabrakan tersebut terjadi pada Senin malam sekitar pukul 21.00 WIB. Akibatnya, jembatan sepanjang 500 meter yang menjadi akses penghubung Kecamatan Lalan dan Sungai Lilin tersebut kini terputus.

Menurut Pathi, saat insiden terjadi, sejumlah orang dan kendaraan masih melintas di atas jembatan itu. Berdasarkan informasi, terdapat 1 unit mobil, beberapa unit sepeda motor, dan beberapa pemancing jatuh ke sungai.(*)

Baca Sebelumnya

Megawati Dipastikan Tak Hadiri Perayaan HUT RI di IKN

Baca Selanjutnya

Jelang Pilkada Serentak, Jokowi Wanti-Wanti Anggaran Harus Rampung

Tags:

jembatan lalan putus korban Hilang terluka Berat ringan Musi Banyuasin Sumatera Selatan Basarnas palembang

Berita lainnya oleh Wisnu Akbar Prabowo

Perkuat Posisi Perusahaan Berbasis AI, Indosat Raih Pertumbuhan Laba Bersih dan EBITDA Dua Digit di 2024

10 Februari 2025 19:09

Perkuat Posisi Perusahaan Berbasis AI, Indosat Raih Pertumbuhan Laba Bersih dan EBITDA Dua Digit di 2024

Indosat Gandeng TREBEL Music Hadirkan Fitur Download Musik Berbasis AI

7 Februari 2025 16:29

Indosat Gandeng TREBEL Music Hadirkan Fitur Download Musik Berbasis AI

Rayakan HUT ke-21, Novotel Palembang Adakan Beragam Kegiatan Seru

31 Januari 2025 14:09

Rayakan HUT ke-21, Novotel Palembang Adakan Beragam Kegiatan Seru

KAI Divre III Palembang Layani 16 Ribu Pelanggan Selama Libur Isra Miraj dan Imlek 2025

30 Januari 2025 17:35

KAI Divre III Palembang Layani 16 Ribu Pelanggan Selama Libur Isra Miraj dan Imlek 2025

Rayakan Pesona Imlek Tahun Ular Kayu 2025 Bersama ARYADUTA Palembang

28 Januari 2025 12:16

Rayakan Pesona Imlek Tahun Ular Kayu 2025 Bersama ARYADUTA Palembang

Dorong Transformasi AI di Indonesia, Indosat Ooredoo Hutchison dan AIonOS Jalin Sinergi

28 Januari 2025 11:05

Dorong Transformasi AI di Indonesia, Indosat Ooredoo Hutchison dan AIonOS Jalin Sinergi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar