Harga Turun, Petani di Muara Enim Tetap Konsisten Jaga Kualitas Biji Kopi Hingga ke Konsumen

Jurnalis: Mita Rosnita
Editor: Muhammad Faizin

26 Des 2024 18:00

Thumbnail Harga Turun, Petani di Muara Enim Tetap Konsisten Jaga Kualitas Biji Kopi Hingga ke Konsumen
Biji kopi di Desa Segamit, Muara Enim. (Foto: Mita Rosnita/ Ketik.co.id)

KETIK, MUARA ENIM – Petani kopi di Kabupaten Muara Enim ditimpa kesedihan. Pasalnya, di penghujung tahun 2024 ini harga kopi mengalami penurunan harga.

Turunnya harga kopi di Muara Enim sudah dirasakan petani sejak satu minggu terakhir. Sebelumnya mereka sempat mengalami kenaikan harga yang cukup tinggi selama hampir satu tahun.

Salah satu petani serta pemilik kebun kopi di Desa Segamit Muara Enim, Zulinto (49) mengeluhkan harga kopi yang kembali turun.

Meskipun tidak begitu signifikan, hal tersebut berdampak terhadap pendapatan petani yang sudah sejak puluhan tahun mengelola kebun kopi yang diwarisi orang tuanya.

Baca Juga:
Lahan Pemkab Muba 'Dikapling' Pihak Swasta, Kejari Naikkan Kasus ke Penyidikan

"Harga kopi ini sempat naik di angka Rp 70 ribu per kilogram, sekarang turun jadi Rp 56 ribu paling kecil," katanya saat dihubungi jurnalis Ketik.co.id, Kamis, 26 Desember 2024. 

Robusta merupakan jenis kopi yang paling banyak di tanam petani di wilayah ini, penjualan kopi di Desa Segamit juga sudah menembus pasaran di Sumatera bahkan Jawa.

Apabila harga kopi terus merosot, maka bisa jadi akan mempengaruhi proses pendistribusian.

"Kalau harga murah terus, kami khawatir nanti tidak sebanding dengan biaya giling hingga biaya distribusi," paparnya.

Baca Juga:
Kejati Sumsel Pastikan Laporan Dugaan di Pagar Alam Tak Terbukti

Belum lagi, sambung dia, kondisi cuaca juga menjadi faktor lain dari penjualan kopi saat ini. 

"kalau hujan terus juga, proses penjemuran akan terkendala, tentu kami (petani) harus bisa putar otak, biar bagaimana caranya kebutuhan kopi Semende masih bisa memenuhi permintaan pasaran meskipun dengan harga murah," tururnya.

Sebab kualitas kopi masih akan tetap mempengaruhi harga, meskipun saat ini para petani tengah diterpa kegundahan.

Namun Zulinto tetap berupaya agar kualitas kopi di sana masih terjaga.

"Desember ini harga kopi menurun, dengan harga per kilogramnya sekitar Rp56 ribu sampai Rp58 ribu, perbedaan harga ini masih tergantung bagaimana kualitas kopi itu sendiri," ujarnya.

Bulan ini, jumlah buah kopi sedang, tentu tidak sebanyak pada saat panen raya (lima tahun sekali), saat ini istilahnya buah selang. Mengenai persiapan menghadapi musim, Zulinto juga menjelaskan bahwa kondisi dan jumlah buah cukup menjanjikan.

"Meski tampak menjanjikan, kita belum tahu ke depan akan seperti apa, lagi-lagi kami selalu berdo'a agar panen selanjutnya buah kopi melimpah dengan harga yang stabil seperti saat ini," harapnya.

Untuk persiapan menghadapi musim nanti, kondisi pupuk terbilang aman dan mudah didapat, tinggal perawatan dan bagaimana perkembangan cuaca ke depan seperti apa.

Zulinto kembali menjelaskan sejauh ini tidak ada kendala bagi para petani di Kecamatan Semendo terkhusus dirinya, tinggal bagaimana memastikan untuk musim panen nanti Kopi Semendo ini tetap terjaga secara kualitas dan cuaca berpihak pada petani. (*) 

Baca Sebelumnya

Hari Ketiga Pencarian Balita Masuk Saluran Air, Radius Pencarian Bertambah Hingga 5 KM

Baca Selanjutnya

Viral Warga Dusun Segelan di Kabupaten Malang Perbaiki Jalan Desa Secara Swadaya, Ini Faktanya

Tags:

Kopi semendo kopi muara enim Sumatera Selatan harga kopi turun Petani Kopi

Berita lainnya oleh Mita Rosnita

Buntut Penolakan Pasien BPJS, DPRD Ogan Ilir Panggil Direktur RSUD

4 Januari 2025 19:05

Buntut Penolakan Pasien BPJS, DPRD Ogan Ilir Panggil Direktur RSUD

OJK: 2 Juta Warga Sumsel Terdaftar Pinjaman Online, Didominasi Judol dan Investasi Ilegal

4 Januari 2025 14:36

OJK: 2 Juta Warga Sumsel Terdaftar Pinjaman Online, Didominasi Judol dan Investasi Ilegal

Cerita Pilu Honorer di Palembang Geruduk Kantor DPRD, Kerja Belasan Tahun Malah Tak Lulus Seleksi

3 Januari 2025 17:33

Cerita Pilu Honorer di Palembang Geruduk Kantor DPRD, Kerja Belasan Tahun Malah Tak Lulus Seleksi

Jembatan Gantung Sungai Malus di Lubuklinggau Putus, Puluhan Wisatawan Terluka

1 Januari 2025 19:36

Jembatan Gantung Sungai Malus di Lubuklinggau Putus, Puluhan Wisatawan Terluka

Sah! Pemkab Muara Enim Resmi Tetapkan UMK 2025, Naik 6,5 Persen

28 Desember 2024 17:30

Sah! Pemkab Muara Enim Resmi Tetapkan UMK 2025, Naik 6,5 Persen

Wabah PMK Jadi Ancaman Ternak di Sumsel Saat Musim Hujan, Dokter Hewan Ini Ingatkan Cara Perawatan yang Tepat

28 Desember 2024 16:01

Wabah PMK Jadi Ancaman Ternak di Sumsel Saat Musim Hujan, Dokter Hewan Ini Ingatkan Cara Perawatan yang Tepat

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar