Tekan Stunting, AKB dan AKI, Bupati Mojokerto Gelar Program SEHATI di Desa Mojokumpul

Jurnalis: Andung
Editor: Marno

13 Jun 2023 13:59

Thumbnail Tekan Stunting, AKB dan AKI, Bupati Mojokerto Gelar Program SEHATI di Desa Mojokumpul
Bupati Ikfina memangku balita saat menggelar acara Program SEHATI di Balai Desa Mojokumpul, Kecamatan Kemlagi,cSelasa (13/6/2023). (Foto: Diskominfo Mojokerto)

KETIK, MOJOKERTO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto terus berupaya untuk menurunkan angka stunting, Angka Kematian Bayi (AKB), dan Angka Kematian Ibu (AKI) di Bumi Majapahit. Hal tersebut dilakukan agar ke depannya Kabupaten Mojokerto memiliki SDM yang berkualitas.

Berbagai program pun telah dilakukan oleh Pemkab Mojokerto untuk menekan angka stunting, AKI dan AKB, salah satunya dengan melaksanakan program Selasa Sehat Turunkan Stunting, AKI dan AKB (SEHATI) yang diselenggarakan di Balai Desa Mojokumpul, Kecamatan Kemlagi pada Selasa (13/6/2023) pagi.

Foto Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati sambutan. (Foto: Diskominfo Mojokerto)Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati sambutan. (Foto: Diskominfo Mojokerto)

Pelaksanaan program SEHATI yang diinisiasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto itu, diikuti calon pengantin, ibu hamil, ibu balita, dan para lansia yang tergabung dalam tim Selantang se-Desa Mojokumpul. Selain itu, pelaksanaan program SEHATI ini juga turut dihadiri langsung oleh Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati.

Baca Juga:
Banjir hingga Kemiskinan Masih Jadi Persoalan Klasik, Data Pemkot Malang Disorot Dewan

Dalam sambutannya, Bupati Ikfina mengungkapkan bahwa Pemkab Mojokerto telah berkeliling ke SMP dan SMA untuk menggalakkan minum Tablet Tambah Darah (TTD) secara serentak sebagai upaya untuk mencegah lahirnya bayi stunting yang disebabkan oleh remaja putri yang sebagai calon ibu mengalami kurang darah atau anemia.

"Perempuan tidak boleh kurang darah karena setiap bulan mengalami menstruasi. Jadi makanan yang dimakan harus cukup gizinya untuk dapat menggantikannya, maka bagi yang memiliki remaja putri atau cucu remaja putri yang ke depannya akan menjadi calon istri jangan sampai kekurangan darah, karena itu penting," ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati Ikfina juga berpesan padaibu hamil untuk memenuhi gizi dari calon bayi, maka para ibu hamil harus memiliki lingkar lengan minimal 23,5 cm. Karena hal tersebut, merupakan salah satu indikator ibu tidak kekurangan gizi.

"Kalau ibunya kurang gizi, jadi anaknya dikasih gizi darimana? Karena di dalam kandungan anaknya tidak boleh kurang gizi. Jadi saling mengingatkan, karena indikator seorang ibu tidak kurang gizi itu memiliki lengan tidak kurang dari 23,5 cm," ujarnya.

Baca Juga:
Bupati Bojonegoro Tekankan Penanganan Stunting Berbasis Data, Soroti Pentingnya Air Bersih

Selain itu, untuk mewujudkan generasi penerus yang cerdas dan pintar, orang nomor satu di lingkup Pemkab Mojokerto berharap, para orang tua dapat mencukupi gizi anaknya mulai dari di dalam kandungan hingga usia 6 tahun.

"Pertumbuhan otak anak-anak kita ini berjalan mulai dari dalam kandungan sampai usia 6 tahun. Kalau kita ingin anaknya pintar, maka bahannya untuk pintar yakni otaknya harus bagus dan maksimal. Hal itu akan terjadi kalau gizinya cukup sampai usia 6 tahun yang ditandai dengan setiap bulan berat badannya naik sesuai dengan grafik," bebernya.

Foto Bupati Ikfina senam bersama ibu-ibu dan anak-anak. (Foto: Diskominfo Mojokerto)Bupati Ikfina senam bersama ibu-ibu dan anak-anak. (Foto: Diskominfo Mojokerto)

Di akhir sambutannya, Bupati Ikfina mengimbau, saat ini dengan adanya perkembangan teknologi informasi, para orang tua dapat menjaga anak-anak remaja agar terhindar dari pernikahan usia dini. Karena hal tersebut pasangan remaja dapat berisiko melahirkan bayi stunting.

"Maka saya minta tolong agar anak-anak SMP dan SMA jangan pacaran, dan kalau sudah pacaran jangan berlebihan, jadi kita harus awasi," pungkasnya.

Pada pelaksanaan program SEHATI di Balai Desa Mojokumpul juga dilaksanakan senam bersama. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Forkopimca Kemlagi, Ketua TP PKK Kecamatan Kemlagi, Kepala Desa Mojokumpul, Kepala Puskesmas Kemlagi dan Kedungsari, serta TP PKK Desa Mojokumpul.(*)

Baca Sebelumnya

Polda Jatim Terjunkan 4.508 Personel Gabungan Amankan Indonesia Vs Palestina

Baca Selanjutnya

Persiga Trenggalek, Tim Paling Siap Tampil di Liga 3

Tags:

Program SEHATI Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati Stunting

Berita lainnya oleh Andung

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar