Freeport Hijaukan Kembali Kawasan Bekas Tambang Terbuka Grasberg

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Muhammad Faizin

16 Jan 2024 15:15

Headline

Thumbnail Freeport Hijaukan Kembali Kawasan Bekas Tambang Terbuka Grasberg
Upaya reklamasi lahan yang dilakukan oleh PTFI di kawasan Grasberg. (Foto: Dok. Freeport)

KETIK, MIMIKA – PT Freeport Indonesia (PTFI) menunjukkan komitmennya terhadap lingkungan. Pihak PTFI melakukan penanaman dan penghijauan kembali kawasan bekas tambang terbuka (open pit) Grasberg.

Kegiatan yang menjadi bagian besar dari aktivitas reklamasi ini merupakan wujud keseriusan PTFI dalam menjalankan roadmap yang telah disusunnya kepada pemerintah, dalam hal ini kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). 

Manager Highland Environmental PTFI Yohan Sunyoto menjelaskan ada dua tugas utama reklamasi yang dijalankan oleh PTFI di kawasan Grasberg, yakni penatagunaan lahan dan revegetasi (penanaman kembali).

"Reklamasi ini sudah kami lakukan secara paralel sejak masih proses produksi berjalan hingga nanti operasional kami berakhir di tahun 2041," kata Yohan.  

Pada tahun 2023, PTFI telah melakukan penanaman di bekas galian Grasberg seluas 35 hektare di area Wanagon (sebelah barat puncak Cartenz dengan elevasi di ketinggian 3.800 mdpl) dan Kaimana (sebelah barat di ketinggian 4.300 mdpl).

Sedangkan untuk tahun 2024 ini, target reklamasi PTFI menjadi 65 hektare.

“Berdasarkan kewajiban yang tertuang di dalam roadmap, luasan yang akan direklamasi hingga tutup operasional yaitu seluas 900 hektare. Sementara itu, total reklamasi yang sudah dijalankan hingga 2023 sudah mencapai 507 hektare,” jelas Superintendent Grasberg Engineering Divisi Environment PTFI Edi Suryanto.

Edi menjelaskan dalam upaya reklamasi ini hal pertama yang dilakukan adalah pelandaian lahan.

Foto Komitmen PTFI menjaga lingkungan. (Foto: Dok. Freeport)Komitmen PTFI menjaga lingkungan. (Foto: Dok. Freeport)

Pelandaian ini dilakukan dengan melakukan penutupan bekas galian tambang dengan menggunakan limestone atau batu kapur setebal 5 meter. Penutupan bekas galian ini sekaligus juga berfungsi sebagai upaya mencegah terjadinya rembesan air.

Sementara untuk kemiringan setiap hamparan yang dilandaikan itu sekitar 25 derajat.

Sementara itu untuk kegiatan revegetasi, tim environmental PTFI menggunakan jenis tanaman asli setempat, yaitu rumput endemik Deschampsia.

Tanaman ini hanya tumbuh di wilayah Grasberg.

“Ketinggian 4.000 meter di atas permukaan laut (mdpl) merupakan keunikan dari kawasan ini yang membuatnya sulit ditumbuhi banyak jenis tanaman. Rumput jenis ini memiliki faktor kesuksesan paling tinggi untuk tumbuh di zona alpin, yaitu 94 persen,” jelas Superintendent Highland Divisi Environment PTFI Amiruddin.

PTFI memiliki rumah nursery untuk memperbanyak rumput endemik ini. Untuk lahan seluas 1 hektare, dapat ditumbuhi sekitar 10 ribu rumput Deschampsia. PTFI juga melakukan hydroseeding, yaitu upaya pemupukan dengan sistem tabur dan semprot.

“Cairan yang disemprot itu berisi campuran dari pupuk (bactosoil), media tanam, dan benih-benih yang kita ambil dari kelopak-kelopak di rumput ini. Pupuk bactosoil sendiri kami datangkan secara khusus dari Jerman,” kata Amir.

Upaya reklamasi lahan yang dilakukan oleh PTFI di kawasan Grasberg menunjukkan komitmen PTFI dalam melakukan kegiatan produksi secara aman dan berkelanjutan.

Terlepas dari tantangan yang ada, PTFI selalu berupaya untuk mengembalikan lingkungan pasca tambang seperti semula.

Baca Juga:
DLH Kota Tegal Kini Lebih Gesit! Alat Uji Mikrobiologi Baru Penuhi Standar KLHK

PTFI percaya bahwa setelah tambang berhenti beroperasi, lingkungan dan masyarakat di sekitar area tambang dapat terus melanjutkan kehidupannya lebih baik lagi.(*)

Baca Juga:
Presiden Prabowo: Jawa Timur Harus Ramah bagi Investor
Baca Sebelumnya

Kisah Haru di Balik Penangkapan 139 Oknum Pesilat PSHW oleh Polrestabes Surabaya

Baca Selanjutnya

KPU Jatim Terima LADK dari Parpol, PKB Penerima Dana Kampanye Tertinggi, PKN Paling Rendah

Tags:

PTFI PT Freeport Indonesia freeport hijaukan lingkungan Graberg kawasan Grasberg KLHK revegetasi

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar