KETIK, MALUKU UTARA – Halmahera Selatan (Halsel) membuka langkah dengan sangat manis di cabang olahraga sepak bola Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke V Maluku Utara 2026. Bermain di Lapangan Pitu, Tobelo Tengah, Halmahera Utara, Minggu 7 Juni 2026, Halsel menundukkan Halmahera Timur(Haltim) dengan skor tipis 3-2.
Kemenangan ini menjadi modal awal yang sangat penting bagi Halsel. Tiga poin pertama langsung diamankan, sekaligus membuka jalan positif dalam perburuan medali emas cabang olahraga sepak bola Porprov V Maluku Utara (Malut) 2026.
Namun kemenangan itu tidak datang dengan mudah. Anak asuh Safrudin A. Rasid sempat berada dalam tekanan berat sejak awal laga. Haltim yang ditukangi Wandi Djohar langsung memberi kejutan lewat gol cepat penyerang mereka, Faisal Barapa (11), pada menit ke-9.
Gol itu membuat Halsel tertinggal 0-1. Meski begitu, permainan Halsel tidak langsung runtuh. Mereka tetap menjaga struktur, menunggu ruang, lalu mencoba menekan lewat skema serangan balik cepat. Beberapa kali counter attack dibangun dari lini tengah, tetapi belum mampu menembus rapatnya barisan pertahanan Haltim.
Situasi semakin berat bagi Halsel menjelang akhir paruh pertama. Faisal Barapa kembali menjadi mimpi buruk bagi lini belakang Halsel setelah mencetak gol keduanya pada menit ke-40. Haltim menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0.
Tertinggal dua gol membuat Halsel masuk ruang ganti dalam tekanan besar. Tetapi selepas turun minum, wajah permainan berubah. Halsel tampil lebih berani, lebih hidup, dan mulai menemukan ritme untuk keluar dari tekanan.
Gol balasan akhirnya lahir pada menit ke-51. Faisal Alhadad menjadi pemantik kebangkitan Halsel. Pemain bernomor punggung 7 itu memanfaatkan celah di sisi kiri pertahanan Haltim, lalu melepas tembakan keras kaki kiri. Bola meluncur tajam ke tiang jauh sisi kanan gawang Rifaldi Umagapi. Skor berubah menjadi 1-2.
Gol itu seperti membuka kembali napas Halsel. Tensi pertandingan naik. Kedua tim saling jual beli serangan. Haltim mencoba mempertahankan keunggulan, sementara Halsel terus menekan dengan tempo yang lebih agresif.
Hanya dua menit berselang, Halsel kembali menghentak. Sahrul Masud (9) mencetak gol penyeimbang pada menit ke-53. Berawal dari situasi set piece, Sahrul berdiri di posisi tepat dan menyambut bola dengan sundulan untuk mengubah skor menjadi 2-2.
Gol itu membuat laga semakin panas. Halsel yang sempat tertinggal dua gol kini kembali berada dalam permainan. Momentum berbalik. Para pemain Halsel tampil lebih percaya diri, sementara Haltim mulai kehilangan ketenangan di lini belakang.
Petaka bagi Haltim datang pada menit ke-82. Faisal Alhadad kembali menunjukkan kelasnya. Dengan skema serangan yang hampir mirip dengan gol pertamanya, Faisal melepas tembakan keras yang kembali merobek gawang Haltim.
Gol itu menjadi penentu. Halsel berbalik unggul 3-2 setelah sempat tertinggal 0-2. Hingga laga berakhir, skor tidak berubah. Halsel keluar sebagai pemenang dalam laga perdana yang berjalan dramatis dan penuh tensi.
Kemenangan ini menjadi sinyal kuat bagi Halsel di Porprov V Maluku Utara 2026. Tiga poin perdana bukan hanya soal hasil, tetapi juga soal mental bertanding. Halsel menunjukkan karakter comeback, daya tahan, dan keberanian untuk bangkit dalam tekanan.
Dengan hasil ini, Halsel membuka langkah awal menuju fase berikutnya dengan percaya diri. Jalan menuju medali emas masih panjang, tetapi kemenangan 3-2 atas Haltim menjadi fondasi penting bagi pasukan Safrudin A. Rasid.
