Maluku Terendam Banjir, Distribusi Bantuan Terhambat

Jurnalis: S. Widodo
Editor: Rudi

23 Jan 2023 23:56

Thumbnail Maluku Terendam Banjir, Distribusi Bantuan Terhambat
Ilustrasi banjir. Desa terluar di Maluku terendam banjir. Namun, mereka belum dapat bantuan karena gelombang tinggi. (Istockphoto)

KETIK, MALUKU TENGAH – Desa Rotnama, Kecamatan Madonahera, Kabupaten Maluku Barat Daya, Maluku, terendam banjir pada Senin (23/1) lantaran dua buah sungai meluap.

Kepala Desa Rotnama Teprianus Hadulu mengatakan banjir disebabkan intensitas hujan yang tinggi melanda wilayah pegunungan Madonahera membuat aliran sungai di daerah itu meluap hingga menggenangi pemukiman warga.

"Hujan sejak Kamis (19/1) hingga Senin (23/1), warga terpaksa mengungsi ke dataran tinggi dan bangunan sekolah," ujarnya melalui pernyataan resmi, Senin (23/1).

Ia menilai pekerjaan proyek jalan lintas antarpulau Sermata yang mengambil material sertu dari dua sungai yang satu sungai bersebelahan timur dan satu bersebelahan barat menjadi pemicu banjir karena area sungai semakin mengecil.

Baca Juga:
Masih Dibutuhkan, Bupati Bandung Minta ke Presiden Aktifkan Lagi Satgas Citarum Harum

"Jadi area sungai itu digali sehingga daerah aliran sungai tidak normal, saat hujan turun, sungai tak mampu tampung air sehingga air meluap dan merendam perkampungan warga,"ucapnya.

Saat ini, kata dia, warga membutuhkan bahan makanan karena bahan makanan warga yang tersimpan tergenang banjir. Tak hanya bahan makanan, warga juga tak bisa berkomunikasi karena kehilangan ponsel saat rumah mereka terendam banjir.

Banjir juga memutus akses jalan lintas antarpulau, banjir juga menerjang pembangunan talud penahan ombak dan talud penahan banjir.

Warga berharap Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Maluku Barat Daya segera menyalurkan bantuan ke desa mereka karena mereka masih bertahan di kamp pengungsian yang dibangun swadaya oleh korban banjir.

Baca Juga:
Bupati Bandung Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, BNPB Segera Tinjau Titik Rawan

"Saat ini, warga di pulau terluar masih menunggu bantuan, mungkin kendala transportasi, karena laut yang belum membaik. Sementara otoritas setempat masih melarang kapal-kapal untuk berlayar karena gelombang tinggi akibat cuaca," imbuh dia.

Kepala BPBD Kabupaten Maluku Barat Daya Jemi Lico mengaku pihaknya sempat terhambat mengirim bantuan ke Desa Rotnama, Kecamatan Madonahera, Kabupaten Maluku Barat Daya.

Bantuan belum sempat didistribusikan lantaran terkendala transportasi akibat kondisi lautan yang belum membaik. Saat ini, pihaknya disebut masih berkoordinasi dengan Polsek Madonahera terkait penambahan personel untuk membantu warga.

"Jadi ada bantuan cuma masih terkendala, kita masih koordinasi dengan kades dan camat agar meminta pengusaha lokal disitu membantu dulu, sebab kalau nunggu dari Pemda terlambat," tuturnya.

Ia bilang, saat ini, kapal-kapal masih dilarang berlayar setelah otoritas pelabuhan setempat mengeluarkan larangan pelayaran setelah Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengumumkan tinggi gelombang di sekitar perairan Maluku Barat Daya.

Berdasarkan data yang terhimpun oleh BPBD Maluku Barat Daya warga yang menjadi korban banjir berjumlah 247 jiwa atau sekitar 63 Kepala Keluarga (KK).(*)

 

Baca Sebelumnya

Bupati Bandung Dikukuhkan Jadi Waketum Apkasi

Baca Selanjutnya

Hari Ini Sidang Lanjutan Tragedi Kanjuruhan Digelar 

Tags:

Maluku banjir

Berita lainnya oleh S. Widodo

Konjen RI Sambut Kloter Terakhir di Jeddah, Ingatkan Jemaah Jaga Kesehatan

24 Juni 2023 21:02

Konjen RI Sambut Kloter Terakhir di Jeddah, Ingatkan Jemaah Jaga Kesehatan

Yaqut Cholil:  Fasilitas Arafah dan Mina Siap 90 Persen

23 Juni 2023 21:45

Yaqut Cholil:  Fasilitas Arafah dan Mina Siap 90 Persen

Komisi VIII DPR RI Menilai, Layanan Petugas Haji di Bandara Baik dan Lancar

23 Juni 2023 13:42

Komisi VIII DPR RI Menilai, Layanan Petugas Haji di Bandara Baik dan Lancar

PPIH Dirikan Pos Kesehatan Utama dan Satelit  Jelang Puncak Haji

22 Juni 2023 20:20

PPIH Dirikan Pos Kesehatan Utama dan Satelit  Jelang Puncak Haji

Menag Tinjau Mina, Toilet Bertambah, Dapur Oke, Layanan Siap 99 Persen

21 Juni 2023 21:35

Menag Tinjau Mina, Toilet Bertambah, Dapur Oke, Layanan Siap 99 Persen

2000 Alumni SMAN 1 Magetan Serbu GOR Ki Mageti Magetan untuk Reuni Akbar

21 Juni 2023 15:55

2000 Alumni SMAN 1 Magetan Serbu GOR Ki Mageti Magetan untuk Reuni Akbar

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H