KETIK, MALANG – Grand Mercure Malang Mirama tak mau ketinggalan dalam memperingati Hari Bumi Sedunia pada Rabu, 22 April 2026, Berkolaborasi dengan Bumi Baik dan Gunung Pithing Mangrove Conservation, mereka menanam bibit mangrove di kawasan pesisir Pantai Tamban, Desa Tambakrejo, Kabupaten Malang.
Kegiatan ini bertajuk "Menanam Mangrove, Menitipkan Kebaikan untuk Masa Depan" dan bertujuan untuk memperkuat benteng alami pesisir selatan Malang dari ancaman abrasi, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya ekosistem payau bagi keberlangsungan hayati.
Pantai Tamban dipilih sebagai lokasi penanaman mangrove karena memiliki posisi yang strategis, tapi rentan terhadap pengikisan garis pantai. Mangrove memiliki peran krusial dalam sekuestrasi karbon yang dapat menyerap emisi karbon jauh lebih efektif dibandingkan hutan daratan.
Selain itu, vegetasi ini juga berfungsi sebagai proteksi pesisir dan pemecah gelombang alami untuk melindungi permukiman warga sekitar serta habitat alami. Mangrove juga menyediakan tempat pembiakan bagi ikan, kepiting, dan biota laut lainnya yang menjadi sumber mata pencaharian nelayan lokal.
Penanaman 60 bibit mangrove ini dilakukan di kawasan pesisir Pantai Tamban, Desa Tambakrejo, Kabupaten Malang, dengan melibatkan kurang lebih 25 partisipan, baik dari pihak Grand Mercure Malang Mirama, Bumi Baik, maupun kelompok Gunung Pithing Mangrove Conservation yang turut hadir dalam peresmian acara tersebut.
Kegiatan diawali dengan sambutan hingga simbolisasi penandatanganan kerja sama dalam penanaman serta penyerahan bibit dari Grand Mercure Malang Mirama kepada pihak Gunung Pithing Mangrove Conservation sebelum menuju lokasi penanaman.
Dalam acara ini, Sugito Adhi, Cluster General Manager Grand Mercure Malang Mirama dan Mercure Surabaya Grand Mirama, mengungkapkan bahwa program ini menjadi proyek kedua yang diselenggarakan oleh Grand Mercure Malang Mirama secara bersama dan berkolaborasi, khususnya dalam bidang lingkungan, dengan Bumi Baik.
“Dalam momentum peringatan Hari Bumi 2026, Grand Mercure Malang Mirama ingin bersinergi dan berkontribusi dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan, salah satunya melalui aksi penanaman bibit mangrove ini, yang merupakan bentuk dukungan kami dalam menjaga kawasan pesisir pantai di Malang Raya,” ungkap Sugito Adhi.
Sugito Adhi, Cluster General Manager Grand Mercure Malang Mirama dan Mercure Surabaya Grand Mirama ikut serta dalam penanaman 60 bibit mangrove di kawasan pesisir Pantai Tamban, Desa Tambakrejo, Kabupaten Malang. (Foto: Grand Mercure Malang Mirama for Ketik.com)
Kegiatan penanaman bibit ini dimulai pada pukul 08.00 WIB hingga siang hari. Program ini tidak hanya sekadar menanam, tetapi juga mencakup edukasi singkat mengenai tata cara perawatan bibit agar memiliki tingkat keberlangsungan hidup (survival rate) yang tinggi.
Dalam kesempatan ini, Edy Sulaksono, perwakilan pengurus Gunung Pithing Mangrove Conservation, memberikan apresiasi kepada Grand Mercure Malang Mirama atas inisiatif dan kontribusi nyata dalam gerakan lingkungan.
“Mangrove adalah pahlawan tanpa tanda jasa bagi ekosistem laut. Selain menjadi penyerap karbon yang luar biasa, akarnya menjadi rumah bagi kehidupan bawah laut. Aksi hari ini adalah langkah nyata untuk memulihkan keseimbangan alam yang selama ini mungkin terlupakan. Kami mengapresiasi Grand Mercure Malang Mirama yang telah mendukung gerakan lingkungan ini,” ujar Edy Sulaksono.
“Selain itu, kegiatan ini juga menjadi dukungan perluasan tanaman mangrove yang saat ini telah mencapai kurang lebih 22 hektare lahan dan akan terus bertambah dengan dukungan berbagai mitra, seperti Grand Mercure Malang Mirama,” imbuhnya. (*)
