Pendakian Gunung Semeru Dibuka Kembali usai 5 Tahun Ditutup, Dibatasi hingga Ranu Kumbolo

Jurnalis: Sholeh
Editor: M. Rifat

26 Des 2024 07:26

Headline

Thumbnail Pendakian Gunung Semeru Dibuka Kembali usai 5 Tahun Ditutup, Dibatasi hingga Ranu Kumbolo
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni saat meninjau Ranu Kumbolo Gunung Semeru. (Foto: Ig @Rajaantoni)

KETIK, MALANG – Masyarakat bisa kembali menikmati keindahan Gunung Semeru Kabupaten Lumajang Jawa Timur saat Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Itu karena per Senin 23 Desember 2024, gunung setinggi 3.676 mdpl tersebut dibuka kembali untuk jalur pendakian.

Diketahui, jalur pendakian Gunung Semeru sempat ditutup selama lima tahun. Namun, pembukaan jalur pendakian hanya dibatasi hingga kawasan Ranu Kumbolo.

"Kami sudah berkoordinasi, termasuk dengan pusat vulkanologi dan kemarin secara resmi pendakian Gunung Semeru mulai dibuka. Ada buffer-nya sampai di Ranu Kumbolo," kata Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Juli Antoni, Kamis 26 Desember 2024.

Baca Juga:
Sempat Ditutup Karena Cuaca Ekstrem, Kawasan Ranu Regulo Gunung Semeru Kembali Dibuka

Menhut menjelaskan, setelah berkordinasi dengan berbagai pihak, hasilnya pendakian sebenarnya itu boleh sampai radius 3,5 kilometer dari puncak Mahameru.

"Radius itu sampai Kali Mati. Tetapi kami putuskan sampai Ranu Kumbolo, supaya lebih aman," jelasnya.

Sementara itu, kuota pendaki yang akan naik ke Semeru juga dibatasi. Yakni 200 orang perhari. Untuk pembelian, masyarakat bisa membeli secara online melalui situs resmi Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

"Silahkan bagi pecinta alam yang selama ini merindukan Semeru karena ditutup selama lima tahun akibat Covid-19 dan bencana vulkanologi, sekarang bisa daftar dengan online," urai Raja Juli.

Baca Juga:
Gak Perlu Capek Trekking! Spot Panorama Air Terjun Kapas Biru Lumajang, View Bak Lukisan

Sementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar TNBTS, Septi Eka Wardhani mengatakan, para pendaki wajib.didampingi oleh Persatuan Pemandu Gunung Semeru Terdaftar (PPGST).

Hal itu untuk mengantisipasi adanya masyarakat yang nekat mendaki ke puncak Mahameru.

"PPGST ini teman pemandu yang sudah kami latih khusus. Nantinya mereka akan mendampingi pendaki, sekaligus mengantisipasi supaya tidak ada yang ke puncak," katanya.

Septi menambahkan 1 pendamping bisa memandu rombongan yang terdiri atas 10 pendaki. Kemudian, setiap pendaki diberikan tenggat waktu pendakian hanya selama dua hari.

"Kuotanya kan 200 orang, satu pemandu bisa 10 pendaki dan memang aturannya ini maksimal dua hari untuk mendaki," tegasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Owner PR Bahagia H. Mukmin, Tokoh Dermawan dan Peduli

Baca Selanjutnya

Akhir Tahun, Pemkot Batu Resmikan Tiga Proyek Strategis Senilai Rp6,014 M

Tags:

Gunung Semeru Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni Kementrian Kehutanan ranu kumbolo Taman Nasional Bromo Tengger Semeru

Berita lainnya oleh Sholeh

Efisiensi Anggaran, Kota Batu Justru Siapkan 30 Event Berkualitas di 2026

9 Desember 2025 20:30

Efisiensi Anggaran, Kota Batu Justru Siapkan 30 Event Berkualitas di 2026

Cak Nur Dorong Pembangunan KDMP Menyeluruh di Semua Desa Kota Batu

9 Desember 2025 20:07

Cak Nur Dorong Pembangunan KDMP Menyeluruh di Semua Desa Kota Batu

Pemkot Batu Apresiasi Guru Berprestasi Melalui Spekta GTK 2025

9 Desember 2025 15:58

Pemkot Batu Apresiasi Guru Berprestasi Melalui Spekta GTK 2025

Wali Kota Nurochman Lepas Bantuan Kemanusiaan Senilai Lebih dari Rp500 Juta ke Sumatera

9 Desember 2025 15:46

Wali Kota Nurochman Lepas Bantuan Kemanusiaan Senilai Lebih dari Rp500 Juta ke Sumatera

Duh! Hanya Gara-gara Listrik, Portal e-Parkir Alun-alun Kota Batu Masih Manual

8 Desember 2025 17:00

Duh! Hanya Gara-gara Listrik, Portal e-Parkir Alun-alun Kota Batu Masih Manual

Dishub Gagal di Parkir Tepi Jalan Solusi Instan Portal Parkir Jalan Alun-alun Kota Batu, Melanggar!

8 Desember 2025 16:48

Dishub Gagal di Parkir Tepi Jalan Solusi Instan Portal Parkir Jalan Alun-alun Kota Batu, Melanggar!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H