Ghuna, Sang Pemadam Kelaparan dan Penjaga Pelancong di Balik Derasnya Coban Srikandi Kabupaten Malang

Jurnalis: Nurul Aliyah
Editor: Dendy Ganda Kusumah

16 Jan 2026 21:42

Thumbnail Ghuna, Sang Pemadam Kelaparan dan Penjaga Pelancong di Balik Derasnya Coban Srikandi Kabupaten Malang
Pengunjung sedang memesan minuman hangat di Lapak Ghuna Coban Srikandi. (Foto: Aliyah/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Lapak penjual makanan dan minuman menjadi hal krusial bagi para pelancong yang menikmati derasnya aliran Air Terjun Coban Srikandi di Desa Benjor, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang.

Di obyek wisata tersebut, hanya terdapat satu lapak sederhana yang menyediakan pelepas dahaga dan lapar bagi para pelancong. Lapak berbentuk meja kayu itu milik Ghuna. Selama tiga bulan terakhir, ia menjadi penopang kebutuhan makan dan minum wisatawan di kawasan Coban Srikandi.

Setiap hari, sekitar pukul 07.00 WIB, Ghuna turun ke area air terjun untuk membuka lapaknya. Rutinitas tersebut nyaris tak pernah berubah sejak ia mulai berjualan di lokasi tersebut.

Meski dagangannya tidak selalu habis, Ghuna mengaku berusaha berjualan setiap hari. Ia hanya menutup lapak jika memiliki keperluan penting dan telah berkoordinasi dengan pengelola di atas.

Baca Juga:
Sekda Kabupaten Malang Terpukau Graha Ketik, Dikelilingi UMKM hingga Ketagihan Pempek Palembang Khas Cemorokandang

“Setiap hari diusahakan jual di sini, kalau tidak ada kepentingan atau keperluan. Kalau ada keperluan, kita izin di atas,” ungkap Ghuna.

Foto Satu-satunya penjual makanan dan minuman di Coban Srikandi. (Foto: Aliyah/Ketik.com)Satu-satunya penjual makanan dan minuman di Coban Srikandi. (Foto: Aliyah/Ketik.com)

Rute menuju Coban Srikandi tergolong cukup menantang. Selain jalur naik turun, pelancong juga harus menyeberangi sungai sebanyak tiga kali untuk mencapai lokasi air terjun.

Kondisi tersebut kerap menyulitkan wisatawan, terutama saat musim hujan ketika debit air sungai meningkat dan menyulitkan pengunjung untuk kembali ke atas.

Baca Juga:
Miris! Satu Keluarga di Kabupaten Malang Jadi Sindikat Curanmor, Mertua hingga Anak dan Menantu Ditangkap

Dalam situasi tersebut, Ghuna tidak hanya berperan sebagai penjual. Ia juga membantu pelancong menyeberang sungai, sekaligus menjaga keamanan dan keselamatan pengunjung di kawasan bawah air terjun.

Ghuna menjelaskan, ia turun ke lokasi air terjun sejak pengunjung pertama datang dan kembali naik bersama pengunjung terakhir sekitar pukul 15.00 WIB jika cuaca dalam kondisi baik.

Namun, saat musim hujan, pengunjung biasanya diminta segera naik ketika hujan turun sekitar pukul 13.00 WIB untuk mengantisipasi potensi banjir.

“Saya ikut turun jam 7-an dan pulang bareng pengunjung terakhir, maksimal jam 15.00 kalau cuaca bagus. Tapi kalau hujan, pukul 13.00, kami ajak naik karena takut banjir, soalnya harus menyeberang sungai tiga kali,” tutur Ghuna.

Ia menambahkan, dalam kondisi tertentu, petugas di atas juga turun untuk membantu wisatawan menyeberang sungai. Ghuna turut terlibat membantu pengunjung sembari tetap berjualan dan berjaga di kawasan bawah.

“Saya jualan sambil ikut menyeberangkan pengunjung, sambil bertugas dan jaga bawah,” imbuhnya. 

Ghuna sendiri berharap jumlah pengunjung Coban Srikandi ke depan semakin meningkat, sehingga aktivitas wisata di kawasan tersebut semakin ramai dan berdampak pada dagangannya.

“Harapannya ke depan pengunjung semakin ramai dan banyak yang beli di sini,” pungkasnya .(*)

Baca Sebelumnya

PC Fatayat NU Sampang Gelar Renstra, Prioritaskan Pengkaderan dan Pemberdayaan Ekonomi

Baca Selanjutnya

Bimtek Kepala Sekolah dan Tendik Sekolah Rakyat se-Jatim, Gus Ipul Ajak Wali Asuh Mengabdi Sepenuh Hati

Tags:

Cobak Srikandi Kabupaten Malang Wisata Malang Penjual

Berita lainnya oleh Nurul Aliyah

BREAKING NEWS: Eks Dosen Pascasarjana UIN Malang Yai Mim Meninggal Dunia

13 April 2026 16:18

BREAKING NEWS: Eks Dosen Pascasarjana UIN Malang Yai Mim Meninggal Dunia

Sekda Kabupaten Malang Terpukau Graha Ketik, Dikelilingi UMKM hingga Ketagihan Pempek Palembang Khas Cemorokandang

13 April 2026 15:43

Sekda Kabupaten Malang Terpukau Graha Ketik, Dikelilingi UMKM hingga Ketagihan Pempek Palembang Khas Cemorokandang

Skyroom Cafe HOTEL THE 1O1 Malang OJ Luncurkan Paket "Work and Chill", Sensasi WFH di Rooftop Tertinggi Kota Malang

13 April 2026 07:00

Skyroom Cafe HOTEL THE 1O1 Malang OJ Luncurkan Paket "Work and Chill", Sensasi WFH di Rooftop Tertinggi Kota Malang

Area Barat Cafe Batu, Tempat Ngopi di Tengah Hutan dengan Suasana Healing yang Menenangkan

12 April 2026 16:45

Area Barat Cafe Batu, Tempat Ngopi di Tengah Hutan dengan Suasana Healing yang Menenangkan

De Access Malang Buka PPDB Batch 6 Gelombang II TA Juli 2026-Juli 2027, Siapkan SDM Hospitality Siap Kerja

12 April 2026 16:38

De Access Malang Buka PPDB Batch 6 Gelombang II TA Juli 2026-Juli 2027, Siapkan SDM Hospitality Siap Kerja

Haraku Ramen Hadir di Kota Malang, Sajikan Ramen Halal dengan Cita Rasa Jepang yang Medok di Lidah Lokal

12 April 2026 15:38

Haraku Ramen Hadir di Kota Malang, Sajikan Ramen Halal dengan Cita Rasa Jepang yang Medok di Lidah Lokal

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar