Dari Gajayana ke Kanjuruhan, Jejak Sejarah Kandang 'Singo Edan' Arema

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Aziz Mahrizal

11 Agt 2025 06:00

Thumbnail Dari Gajayana ke Kanjuruhan, Jejak Sejarah Kandang 'Singo Edan' Arema
Stadion Gajayana. (Foto: Lutfia/Ketik)

KETIK, MALANG – Di balik gemuruh sorak Aremania dan dentuman drum, Stadion Kanjuruhan dikenal sebagai kandang Arema. Namun, jauh sebelum Kanjuruhan berdiri, Stadion Gajayana lebih dulu menjadi saksi bisu perjuangan awal tim berjuluk Singo Edan.

Stadion Gajayana, yang berlokasi di jantung Kota Malang, bukan sekadar lapangan sepak bola biasa. Ia adalah ikon, monumen hidup, dan saksi bisu sejarah panjang sepak bola Malang, khususnya Arema. Dibangun pada tahun 1967 dengan nama Stadion Kota Malang, tempat ini menjadi saksi pertama kali Arema menjejakkan kakinya di kompetisi resmi pada era Galatama.

Era Emas di Gajayana

Pada masa kejayaannya, Gajayana menjadi pusat perhatian setiap kali Arema bertanding. Ribuan Aremania tumpah ruah memenuhi setiap sudut tribun, menciptakan atmosfer yang tak tertandingi. Dari sinilah lahir legenda-legenda Arema seperti Singgih Pitono, Mecky Tata, dan Aji Santoso yang memukau penonton dengan keahlian mereka.

Baca Juga:
PT Winmar Studi Banding ke Thailand, Bidik Standar Global untuk Benih Jagung Hibrida

Gajayana juga menjadi saksi sejarah manis saat Arema menjuarai Galatama pada musim 1992-1993. Momen-momen bersejarah itu terukir jelas dalam ingatan para suporter setia.

Stadion Gajayana mungkin bukan lagi rumah utama Arema, tetapi ia akan selalu menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah Singo Edan. Setiap sudutnya menyimpan cerita, setiap tribun menyimpan kenangan, dan setiap jengkal lapangannya menyimpan jejak-jejak perjuangan.

Kanjuruhan

Foto Stadion Kanjuruhan Malang. (Foto: Ig @ ilovearema)Stadion Kanjuruhan Malang. (Foto: Ig @ ilovearema)

Baca Juga:
Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Melansir laman resmi Pemerintah Kabupaten Malang, pembangunan Stadion Kanjuruhan yang berlokasi di Jalan Trunojoyo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang dimulai pada tahun 1997. Pembangunan stadion ini menelan biaya sekitar Rp35 miliar.

Stadion Kanjuruhan diresmikan oleh Presiden Megawati Soekarnoputri pada 9 Juni 2004, ditandai dengan penandatanganan plakat yang kini berada di depan stadion.

Stadion ini menjadi saksi sejarah kala Arema FC dinobatkan sebagai juara Indonesia Super League (ISL) musim 2009-2010. Penobatan juara dilangsungkan dalam laga Perang Bintang pada 6 Juni 2010, yang mempertemukan Arema Indonesia melawan tim ISL All-Star. Dalam laga tersebut, Arema harus mengakui keunggulan tim All-Star dengan skor 4-5. Pada momen itu, kiper Arema, Kurnia Meiga Hermansyah, dianugerahi gelar Pemain Terbaik ISL musim 2009-2010. 

Tragedi Kanjuruhan

Selain menjadi saksi bisu kejayaan Arema FC, Stadion Kanjuruhan juga menjadi lokasi terjadinya salah satu tragedi paling kelam dalam sejarah sepak bola dunia. Tragedi ini terjadi pada 1 Oktober 2022, setelah pertandingan antara Arema FC dan Persebaya Surabaya dalam lanjutan Liga 1.

Setelah pertandingan yang dimenangkan oleh Persebaya dengan skor 2-3, sejumlah Aremania turun ke lapangan. Pihak kepolisian kemudian menembakkan gas air mata ke arah kerumunan, baik di lapangan maupun di tribun stadion.

Tembakan gas air mata ini menyebabkan kepanikan massal. Ribuan penonton berusaha melarikan diri ke pintu keluar, namun banyak di antaranya yang terjebak dan berdesakan. Akibatnya, banyak korban mengalami sesak napas dan terinjak-injak. Tragedi ini menewaskan 135 orang dan melukai ratusan lainnya.(*)

Baca Sebelumnya

Abah Landoeng, Sosok Veteran yang Menginspirasi Iwan Fals Bikin Lagu Guru Oemar Bakrie

Baca Selanjutnya

Makna Mendalam di Balik Logo dan Jargon Baru Arema FC untuk HUT ke-38

Tags:

arema stadion gajayana kanjuruhan Tragedi Kanjuruhan malang

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

15 April 2026 14:28

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

15 April 2026 13:54

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

14 April 2026 16:25

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

14 April 2026 15:34

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

14 April 2026 14:57

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar