Atasi Pengemis Lansia dan Anak-Anak, Dinsos Kolaborasi dengan Satpol PP Kota Malang

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Mustopa

23 Des 2024 15:31

Thumbnail Atasi Pengemis Lansia dan Anak-Anak, Dinsos Kolaborasi dengan Satpol PP Kota Malang
Ilustrasi badut yang sering terlihat di jalanan Kota Malang. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Kota Malang tengah berupaya menjadi kota yang ramah akan kaum rentan, beberapa di antaranya adalah anak dan lansia. Namun Pemerintah Kota Malang harus dihadapkan dengan realita bahwa masih marak ditemukan anak-anak dan lansia yang menjadi gelandangan maupun pengemis. 

Bahkan sebagian dari mereka membawa anaknya yang masih balita untuk mengemis ataupun mengamen. 

Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang, Donny Sandito menjelaskan penanganan anak jalanan, gelandangan, dan pengemis telah bekerjasama dengan Satpol PP Kota Malang. Dalam penanganan tersebut juga mengantisipasi adanya tindakan eksploitasi anak. 

"Sambil kita lihat ada eksploitasi anak atau tidak. Misal ada, itu bagian kami untuk menanganinya sengan UPT PPA Polresta Malang Kota," ujarnya ditulis Ketik.co.id, Minggu 22 Desember 2024. 

Baca Juga:
Usai Visum, Jenazah Yai Mim Dimakamkan di Blitar

Hadirnya pengemis lansia maupun anak-anak di pinggir jalanan tentu melukai citra yang akan dibangun Kota Malang. Namun pemerintah selalu berdalih bahwa meskipun anak jalanan dan pengemis yang telah ditertibkan, mereka selalu kembali ke jalanan. 

Dari pengamatan di lapangan dan laporan yang dihimpun, lokasi yang menjadi jujugan pengemis dan gelandangan ialah perempatan Jalan Veteran, Jembatan Soehat, Jalan Galunggung, hingga area Jembatan Tunggulmas. 

Tak jarang mereka berkumpul di satu titik tertentu untuk bekerja secara bergantian di jalanan. Bahkan di area sekitar patung pesawat Jalan Soekarno Hatta dan belakang Gedung DPRD Kota Malang sering dijadikan tempat peristirahatan gelandangan. 

"Ada di pendataan Satpol PP, jadi aktifitas yang mengganggu ketentraman di fasilitas umum, merupakan pelanggaran Perda. Oleh karena itu, teman-teman satpol yang menindak. Untuk pembinaannya dari Dinsos," katanya. 

Baca Juga:
DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tak hanya lansia dan anak-anak, pengemis dan pengamen yang biasa dijumpai masih berada di usia produktif. 

Kepala Satpol PP Kota Malang, Heru Mulyono menjelaskan kebanyakan pengemis dan pengamen mulai beroperasi saat menjelang Maghrib. 

"Mereka itu mencari momen, pas ramainya pagi atau menjelang maghrib, biasanya mereka mencari tahu," katanya. 

Heru juga mengungkapkan bahwa di daerah Kasin terdapat kotak kontrol milik profider telekomunikasi yang dijadikan tempat untuk menunggu bergantian. 

"Namun saya pastikan bahwa lebih dari 70 persen mereka bukan warga Kota Malang," imbuhnya. 

Menurutnya hadirnya gelandangan, pengemis, anak jalanan, dan pengamen dapat  merugikan wajah Kota Malang. 

"Itu jelas merugikan wajah kota. Harusnya di perempatan gak ada gangguan tapi terusik. Terus ada potensi kerawanan kejahatan. Mobil diberet kalau gak dikasih, memaksakan, dan lainnya," tutupnya.(*)

Baca Sebelumnya

Dukung Keluarga Sejahtera, DWP Bapenda Jatim Jalin Kerja Sama dengan Puskesmas hingga RSJ Menur Surabaya

Baca Selanjutnya

Gus Muhdlor Mantan Bupati Sidoarjo Divonis 4 Tahun 6 Bulan Penjara dalam Kasus Korupsi Dana Insentif ASN

Tags:

pengemis Pengamen lansia Kota Malang anak-anak

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Wakil Wali Kota Malang Ajak Pemuda Pancasila Kawal Pembangunan, Tekankan Persatuan Jadi Kunci

13 April 2026 17:43

Wakil Wali Kota Malang Ajak Pemuda Pancasila Kawal Pembangunan, Tekankan Persatuan Jadi Kunci

Waspada Bahaya Ambruk, Area Timur Pasar Besar Malang Disterilkan dari Aktivitas

13 April 2026 17:14

Waspada Bahaya Ambruk, Area Timur Pasar Besar Malang Disterilkan dari Aktivitas

Sapa Penggemar di Matos, Pemeran Film 'Ku Pilih Jalur Langit' Ceritakan Tantangan Syuting di Malang

12 April 2026 19:13

Sapa Penggemar di Matos, Pemeran Film 'Ku Pilih Jalur Langit' Ceritakan Tantangan Syuting di Malang

Komitmen Bangun Kembali Gaza, LMI dan LAZ Yasa Targetkan Galang Donasi Rp1 Miliar di Malang

12 April 2026 18:25

Komitmen Bangun Kembali Gaza, LMI dan LAZ Yasa Targetkan Galang Donasi Rp1 Miliar di Malang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar