Gandeng Institut Asia Malang, NVIDIA Wujudkan Misi Super Human di Generasi Muda

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Mustopa

22 Jan 2025 15:58

Thumbnail Gandeng Institut Asia Malang, NVIDIA Wujudkan Misi Super Human di Generasi Muda
NVIDIA bersama Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang berupaya mewujudkan super human. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – NVIDIA menggandeng Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang dalam memberikan wawasan tentang AI yang jelas dan kuat di kalangan mahasiswa. Hal tersebut untuk mewujudkan misi membentuk generasi muda menjadi super human. 

Adrian Lesmono, Country Consumer Business Lead NVIDIA Indonesia menjelaskan, generasi muda sangat haus akan perkembangan teknologi. Merekalah yang akan membuat perbedaan bagi masa depan. 

"Ini semua bagian dari membawa pandangan dan memberikan pengertian yang kuat dan jelas tentang AI. Ujung-ujungnya bisa jadi expert dan membuat mereka jadi super human. Itu tujuan NVIDIA," ujarnya, Rabu 22 Januari 2025. 

Terlebih NVIDIA memiliki teknologi yang dapat dimanfaatkan oleh berbagai segmen. Mulai dari segmen konsumen, perusahaan B2B, hingga enterprise. 

Baca Juga:
Siapkan Generasi "Melek" AI, Polres Kendal Luncurkan Pilot Project AI Ready ASEAN

"Untuk segmen konsumen itu GeForce RTX target marketnya ke gamer, konten creator, adanya di kartografis laptop dan PC," jelasnya. 

Untuk level perusahaan B2B, NVIDIA memiliki work station dengan quadro RTX yang lebih tinggi. Sedangkan untuk enterprise terdapat data center yang dapat dikomersilkan. 

"Itu yang mungkin kebutuhannya untuk dijual lagi berupa kapabilitas dan token ke perusahaan lain. Emang berbagai macam level, segmennya juga beragam," katanya. 

Dalam menjangkau anak muda, NVIDIA rutin melaksanakan roadshow di beberapa instansi pendidikan. Melalui NVIDIA, Adrian ingin menunjukkan bahwa AI tak akan menggantikan seorang yang expert di bidangnya. 

Baca Juga:
Pemerintah Atur Penggunaan AI di Dunia Pendidikan

Menurutnya produk maupun karya yang dihasilkan oleh expert akan lebih bagus jika dikolaborasikan dengan AI. Justru AI dapat membantu pemula untuk melakukan pekerjaan yang semua tak mungkin dilakukan. 

"Kita semua punya kesempatan yang sama untuk membuat produk yang bagus. AI tetap butuh input dari manusia, tidak akan menggantikan seorang expert," tegasnya.  

Sementara itu Rektor Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) ASIA Malang, Risa Santoso menjelaskan beberapa kelas telah mengajarkan penggunaan dan analitik AI. 

"Kami juga ada AI literasi karena sekarang ini banyak orang yang sudah melek AI. Jadi bagaimana kami mencoba mengajarkan mahasiswa untuk memanfaatkan AI," sebutnya. 

Saat ini banyak mahasiswa yang tertarik untuk mengembangkan pemanfaatan AI. Bahkan tidak menutup kemungkinan konsentrasi terhadap AI dapat diimplementasikan menjadi sebuah program studi baru. 

"The first step memastikan tenaga pengajarnya bisa benar-benar bisa mendalami AI sampai akhirnya bisa menjadi prodi yang berkonsentrasi pada AI. Tapi mungkin dimulai dari konsentrasi dulu, lalu program khusus, baru menjadi prodi," tandasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Evaluasi Pilkada Serentak 2024, KPU Bondowoso Terbuka Terima Masukan

Baca Selanjutnya

Bupati-Wabup Sidoarjo Terpilih Dilantik 6 Februari; H Subandi: Alhamdulillah Saya Tidak Sendirian Lagi

Tags:

NVIDIA Institut Asia Malang Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang Super Human teknologi AI AI

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Wakil Wali Kota Malang Ajak Pemuda Pancasila Kawal Pembangunan, Tekankan Persatuan Jadi Kunci

13 April 2026 17:43

Wakil Wali Kota Malang Ajak Pemuda Pancasila Kawal Pembangunan, Tekankan Persatuan Jadi Kunci

Waspada Bahaya Ambruk, Area Timur Pasar Besar Malang Disterilkan dari Aktivitas

13 April 2026 17:14

Waspada Bahaya Ambruk, Area Timur Pasar Besar Malang Disterilkan dari Aktivitas

Sapa Penggemar di Matos, Pemeran Film 'Ku Pilih Jalur Langit' Ceritakan Tantangan Syuting di Malang

12 April 2026 19:13

Sapa Penggemar di Matos, Pemeran Film 'Ku Pilih Jalur Langit' Ceritakan Tantangan Syuting di Malang

Komitmen Bangun Kembali Gaza, LMI dan LAZ Yasa Targetkan Galang Donasi Rp1 Miliar di Malang

12 April 2026 18:25

Komitmen Bangun Kembali Gaza, LMI dan LAZ Yasa Targetkan Galang Donasi Rp1 Miliar di Malang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar