Target PAD Pajak Daerah Kota Malang Turun Jadi Rp 834 Miliar, DPRD Sambut Baik

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: M. Rifat

27 Jul 2023 10:05

Thumbnail Target PAD Pajak Daerah Kota Malang Turun Jadi Rp 834 Miliar, DPRD Sambut Baik
I Made Riandiana Kartika selaku Ketua DPRD Kota Malang (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Usai diragukan oleh DPRD Kota Malang, kini Pemkot Malang menetapkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2023 di sektor pajak daerah menjadi Rp 834 miliar.

Jumlah ini telah dilakukan pengurangan dari target PAD sektor pajak daerah yang semula melebihi Rp 1 triliun.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Malang Sutiaji pada pembahasan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) di rapat paripurna DPRD Kota Malang.

"Dalam perubahan KUA PPAS APBD tahun 2023, pendapatan daerah ditargetkan menjadi Rp 2,373 triliun. Berkurang dari target awal sebesar Rp 2,561 triliun. Salah satu perubahan pendapatan daerah ini terdiri dari berturunnya PAD di sektor pajak daerah," jelas Sutiaji, Kamis (27/7/2023).

Baca Juga:
Baru Kredit Sebulan, Motor Pemuda di Kota Malang Ini Hilang Digasak Maling

Perubahan tersebut tentu disambut baik oleh DPRD Kota Malang. Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Malang sebelumnya mengaku pesimis dengan ambisi Pemkot Malang terhadap target PAD di sektor pajak daerah tadi.

"Terbukti Banggar dari awal sudah tidak optimis dengan PAD di atas 1 triliun. Belum saatnya kita diangka itu. Kita sudah meyakini bahwa Rp 850 miliar itu sudah maksimal," jelas I Made Riandiana Kartika selaku Ketua DPRD Kota Malang.

Menurutnya penyerapan APBD Kota Malang masih sangat minim. Banyak program besar yang tidak dikerjakan. Hingga akhirnya muncullah keraguan Banggar terhadap besaran target pajak daerah.

"Catatan kita yang tajam kemarin adalah apa yang dilakukan di 2022 masih terulang di 2023 ini. Seperti penyerapan APBD 2023 masih sangat minim. Banyak program besar yang tidak dikerjakan sehingga kita rombak total," sambungnya.

Baca Juga:
Tongkat Komando Korem 083/Baladhika Jaya Resmi Berganti, Kini Dijabat Oleh Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus

Dengan demikian penetapan pajak daerah menjadi Rp 834 miliar merupakan angka realistis yang mampu dicapai Pemkot Malang. Ia menginginkan Pemkot Malang memperjelas pendapatan daerah terlebih dahulu.

"Tujuannya adalah bagaimana pendapatan ini jelas dulu, baru belanjanya. Jangan dibalik, belanja dulu baru mencari pendapatan. Seharusnya belanja menyesuaikan dengan pendapatan. Sehingga sekarang terjadi di pelemparan KUPA sudah bukan lagi Rp 1 triliun sekian tapi sudah diangka Rp 836 miliar. Ini lumayan realistis menurut kita," sebut Made.(*)

Baca Sebelumnya

Kabaharkam Polri Tinjau Langsung Program Polisi RW Surabaya

Baca Selanjutnya

Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-76, Momentum Entaskan Kemiskinan Jawa Timur

Tags:

PAD Pajak Daerah Kota Malang

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi

15 April 2026 19:41

DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi

DPRD Kota Malang Ikut Kawal 4 Usulan Ranperda, Atur Pencegahan Narkoba Hingga RTH

15 April 2026 17:57

DPRD Kota Malang Ikut Kawal 4 Usulan Ranperda, Atur Pencegahan Narkoba Hingga RTH

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

15 April 2026 16:31

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

15 April 2026 14:28

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

15 April 2026 13:54

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar