Rapor 100 Hari Kepemimpinan Prabowo-Gibran Dihantui Ulah Para Menteri, Terbaru Mendikti Saintek

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: M. Rifat

25 Jan 2025 12:38

Headline

Thumbnail Rapor 100 Hari Kepemimpinan Prabowo-Gibran Dihantui Ulah Para Menteri, Terbaru Mendikti Saintek
Presiden dan Wakil Presiden RI, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Instagram @prabowo)

KETIK, MALANG – Pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka menginjak usia ke-100 hari kerja pada Selasa 28 Januari 2025 esok.

Dalam perjalanan awal ini, sudah terdapat beberapa polemik maupun kegaduhan yang disebabkan beberapa menteri Kabinet Merah Putih tersebut.

Baru-baru ini Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) ambil bagian dalam menghantui catatan sejarah pemerintahan Prabowo-Gibran.

Kegaduhan pertama datang dari Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai. Dia mengatakan bahwa kementeriannya tidak memiliki program 100 hari kerja namun meminta tambahan anggaran Rp20 triliun. Baru-baru ini, Natalius juga kembali jadi sorotan publik sebab mengatakan memiliki tiga orang pacar.

Pada 21 Oktober 2025, Yusril Ihza Mahendra, Menteri Koordinator Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menko Kumham) menyusul kehebohan dengan mengatakan bahwa tragedi 1998 bukanlah pelanggaran HAM berat.

Baca Juga:
So Sweet! Dari Paris, Presiden Prabowo Sampaikan Ucapan Ulang Tahun ke-67 untuk Titiek Soeharto

Tak lama setelah itu, muncul undangan haul ibu dari Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Yandri Susanto dengan kop surat dan stemple resmi Kementerian Desa PDT yang ditandatangani sebagai Menteri.

Tak berselang lama, Menteri Dikti Saintek, Satryo Soemantri Brodjonegoro ambil giliran. Muncul sebuah rekaman yang diduga perlakuan semena-mena Satryo terhadap staf kementerian. Dalam drama ini, masyarakat disuguhkan dengan alur baru terkait demo yang diisi oleh para ASN.

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya (UB), Anang Sujoko memberikan komentar tentang polemik Sang Menteri Satryo. Menurutnya seorang pemimpin baru harus paham budaya organisasi.

"Sebaik apapun value yang dimiliki pemimpin tapi ketika gak paham budaya organisasi yang eksisting akan jadi problem. Artinya pemimpin harus paham dulu yang di bawah (staf dan budaya organisasi) seperti apa," ujarnya, Sabtu 25 Januari 2025.

Baca Juga:
Bantah Makar, Saiful Mujani Jelaskan Arti Seruan 'Turunkan Prabowo'

Menurutnya aksi demo yang dilakukan oleh ASN kementerian merupakan bom waktu yang disebabkan oleh pembiaran konflik internal.

Lemah atau bahkan ketiadaan mediasi antara pegawai dan pimpinan di kementerian akhirnya menimbulkan kegaduhan yang dapat berdampak pada kepercayaan publik.

"Masalah internal ada pembiaran sekian lama hingga memuncak. Menurut saya ketika sudah demo suatu lembaga, itu karena saking luar biasanya konflik dibiarkan. Jika masuk ke ruang publik pasti berdampak ke kepercayaan publik terhadap kementerian," imbuhnya.

Anang menjelaskan terdapat beberapa persoalan yang bisa jadi memicu kemarahan para ASN di Kemendikti Saintek. Salah satunya masalah psikologis yang berkaitan dengan jabatan dan masalah ekonomi.

Terlebih Kemendikti Saintek merupakan salah satu bagian pecahan dari Kemendikbutristekdikti di era kepemimpinan Joko Widodo.

"Dalam psikologi organisasi, gerakan yang cenderung vulgar itu karena ada ancaman secara psikologis. Bisa jadi ada pergeseran posisi ke kementerian baru, ada kemungkinan mengancam karir. Ancaman secara ekonomi membuat seseorang memunculkan kepanikan dan ketidaknyamanan yang luar biasa sehingga hal kecil jadi besar," terangnya. (*)

Baca Sebelumnya

Arifin Panigoro Dialog Ke-15 Bahas Penguatan Fondasi Transformasi Pembangunan Indonesia

Baca Selanjutnya

Pendakian Semeru Dikenakan Aturan Wajib Pendamping, Balai Besar TNBTS: Demi Keselamatan

Tags:

100 Hari Prabowo-Gibran Prabowo Subianto Gibran Rakabuming Raka Menteri Problematik Menteri Dikti Saintek Polemik Menteri

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi

15 April 2026 19:41

DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi

DPRD Kota Malang Ikut Kawal 4 Usulan Ranperda, Atur Pencegahan Narkoba Hingga RTH

15 April 2026 17:57

DPRD Kota Malang Ikut Kawal 4 Usulan Ranperda, Atur Pencegahan Narkoba Hingga RTH

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

15 April 2026 16:31

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

15 April 2026 14:28

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

15 April 2026 13:54

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar