Kuota Sampah PSEL Naik 2000 Ton, DLH Kota Malang Koordinasi dengan Kementerian LH

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Muhammad Faizin

18 Sep 2025 10:42

Thumbnail Kuota Sampah PSEL Naik 2000 Ton, DLH Kota Malang Koordinasi dengan Kementerian LH
Plh Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond menjelaskan proyek PSEL yang kini memerlukan kuota 2000 ton sampah. (Foto: Lutfia/Ketik)

KETIK, MALANG – Proyek Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Kota Malang menemui kendala. Saat ini kuota sampah yang diperlukan untuk menjalankan PSEL naik menjadi 2000 ton. 

Plh Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang menjelaskan adanya kesulitan untuk memenuhi kuota tersebut meskipun telah melibatkan wilayah Malang Raya. 

Persoalan tersebut telah disampaikan kepada Wali Kota Malang. DLH Kota Malang pun terus aktif berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup untuk mengatasi kendala tersebut. 

"Ada surat yang terbaru, bahwa untuk mengelola PSEL minimal 2000 ton sampah. Kita masih menyampaikan telaah ke pimpinan, karena kalau 2.000 ton ini sepertinya tidak sampai walaupun itu sudah mencakup Kota Malang, Kota Batu dan Kabupaten Malang," ujarnya, Kamis 18 September 2025.

Baca Juga:
Baru Kredit Sebulan, Motor Pemuda di Kota Malang Ini Hilang Digasak Maling

Sebelumnya diperlukan 1000 ton sampah untuk proyek tersebut. Kota Malang sendiri hanya menghasilkan 720 ton sampah dan hanya ada 514 ton sampah yang masuk ke TPA Supit Urang per hari. 

"Untuk memenuhi 1000 sampah sebelumnya, kita kerja sama dengan Kota Batu dan Kabupaten Malang. Kota Malang sendiri, sampahnya kurang lebih sekitar 720 ton per hari, yang masuk ke TPA hanya 514 ton di luar itu terkelola di TPST dan TPS3R," lanjutnya. 

Sebelumnya telah disepakati bahwa proyek PSEL akan dilaksanakan di TPA Supit Urang. Di sana terdapat lahan selus 5 hekatar yang dapat dioptimalkan. 

Namun perubahan kebijakan kuota sampah membuat diperlukan koordinasi ulang untuk membahas kelanjutan proyek tersebut. Telebih baik Kabupaten Malang maupun Kota Batu telah bersedia menyumbangkan sampah ke Kota Malang. 

Baca Juga:
Tongkat Komando Korem 083/Baladhika Jaya Resmi Berganti, Kini Dijabat Oleh Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus

"Tetapi, karena ada surat penambahan baru yang menjadi 2000 ton sampah, kami masih intensif berkoordinasi. Jadi keputusannya masih belum 100 persen, masih koordinasi lagi dengan Kementerian Lingkungan Hidup," pungkasnya. (*) 

Baca Sebelumnya

Sempat Heboh, Begini Duduk Perkara Surat Angket MBG di MTs Negeri Brebes

Baca Selanjutnya

Hadir Terlengkap dan Termurah di Kota Malang, Apotek Slamet Urip Cemorokandang Jadi Rujukan Masyarakat

Tags:

DLH Kota Malang PSEL Kuota Sampah Kota Malang TPA Supit Urang

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

15 April 2026 16:31

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

15 April 2026 14:28

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

15 April 2026 13:54

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

14 April 2026 16:25

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

14 April 2026 15:34

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar