Eks Napi Koruptor Bakal Maju di Pilkada, KPU Kota Malang Masih Abu-Abu

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Gumilang

7 Mei 2024 12:45

Thumbnail Eks Napi Koruptor Bakal Maju di Pilkada, KPU Kota Malang Masih Abu-Abu
Eks napi kasus korupsi, Abah Anton saat mendaftarkan diri di Desk Pilkada PKB Kota Malang. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Mantan terpidana kasus korupsi, Mochamad Anton  telah mendaftarkan diri sebagai bakal calon Wali Kota Malang 2024 melalui PKB. Menanggapi hal itu, KPU Kota Malang masih abu-abu terkait diperbolehkan atau tidaknya Mochamad Anton mencalonkan diri. 

Ketua KPU Kota Malang, Aminah Asminingtyas menjelaskan, verifikasi baru dapat dilaksanakan ketika bakal calon telah mendaftarkan diri ke KPU. Sedangkan pendaftaran bacawali Kota Malang melalui jalur partai baru dibuka pada bulan Agustus 2024 

"KPU untuk sekarang kapasitasnya belum menentukan boleh atau tidak. Daftar saja belum tentu," ujar Aminah pada Selasa (7/5/2024). Penentuan boleh dan tidaknya pencalonan Abah Anton sapaan akrabnya Mochamad Anton, dilakukan saat verifikasi sekaligus melihat kelengkapan administrasi para calon. 

"Untuk menentukan boleh tidaknya harus dilihat, diteliti, ditanyakan oleh pihak terkait misalnya dengan PN yang mengeluarkan. Itu kan nanti kalau ada dasar untuk menanyakan itu," lanjutnya. Tak hanya kelengkapan administrasi, riwayat terpidana juga menjadi bahan pertimbangan KPU Kota Malang. 

Baca Juga:
Tongkat Komando Korem 083/Baladhika Jaya Resmi Berganti, Kini Dijabat Oleh Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus

"Kita lihat administrasi lengkap apa tidak, kemudian ada hal yang dilanggar atau tidak. Misalkan ada perlengkapan yang kurang seperti ijazah, nama, dan lainnya. Pasti ada penelitian termasuk pernah dipidana atau tidak," tambahnya. 

Akan tetapi apabila terdapat calon yang merupakan mantan napi kasus korupsi, harus mengumumkan secara terbuka ke publik bahwa ia adalah mantan narapidana. 

"Masih perlu penelitian, kalau pidana dengan hukuman kurang dari lima tahun perlu mengumumkan atau tidak. Kalau lebih dari lima tahun haru mengumumkan ke publik, sudah melewati masa jeda atau belum, itu perlu penelitian," tambahnya. 

Sementara itu Abah Anton telah mendaftarkan diri ke Tim Desk Pilkada PKB Kota Malang pada Senin (29/4/2024). DPP PKB masih akan meninjau calon-calon mana yang akan maju bersama PKB dalam Pilwali Kota Malang. 

Baca Juga:
PHRI Kota Malang Ungkap Kenaikan Harga Avtur Belum Berdampak Spesifik pada Hotel

Anton mengklaim pencalonannya kembali pada Pilkada Kota Malang didasari atas kehendak masyarakat dan para ulama untuk melanjutkan pembangunan. 

"Kita melihat suara dari masyarakat paling bawah, itu didengarkan oleh ulama. Bahwa ada keinginan besar untuk ke depan ini, bersama-sama membangun Kota Malang," ujar Anton pada saat berada di Kantor DPC PKB Kota Malang. (*)

Anton bahkan menyinggung Koalisi Rakyat untuk mengatasi permasalahan Kota Malang dan membentuk kekuatan bersama. 

"Saya yakin bahwa masyarakat kita, dengan dikawalnya saya oleh para Kyai dan Habaib ini menegaskan pentingnya pembangunan Kota Malang. Bahwa Kota Malang akan berhasil kalau masyarakat tidak hanya dijadikan sebagai objek, tapi berkeinginan bersama membangun Koalisi Rakyat," tuturnya.

Baca Sebelumnya

Pesantren Sidogiri Berduka, Mobil Pondok Kecelakaan, 4 Meninggal Dunia

Baca Selanjutnya

Bupati Bandung Optimistis Pompanisasi Mampu Tingkatkan Produksi Padi Hingga  200 Persen

Tags:

KPU Kota Malang Pilkada Kota Malang Pilwali Kota Malang Eks Napi Korupsi Mantan Terpidana Kasus Korupsi Kota Malang Abah Anton

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

15 April 2026 14:28

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

15 April 2026 13:54

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

14 April 2026 16:25

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

14 April 2026 15:34

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

14 April 2026 14:57

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar