WD III Fakultas Syariah UIN Malang Buka LADEC Law Competition V, Puluhan Mahasiswa Siap Adu Argumentasi

19 September 2026 14:09 19 Sep 2026 14:09

Nurul Aliyah, Dendy Ganda K.

Redaksi Ketik.com
Thumbnail WD III Fakultas Syariah UIN Malang Buka LADEC Law Competition V, Puluhan Mahasiswa Siap Adu Argumentasi

Opening Ceremony LADEC Law Competition V di Gedung D Fakultas Syariah UiN Malang, Sabtu, 19 September 2026. (Foto: Fakultas Syariah UIN Malang)

KETIK, MALANG – Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Dr. H. Miftahul Huda, M.H., membuka Opening Ceremony LADEC Law Competition V (LLC) Piala Dekan Fakultas Syariah 2026, Sabtu (19/9/2026).

Pembukaan yang berlangsung di Gedung D Lantai 2, Ruang 2023–2024 tersebut turut dihadiri Ketua HMPS Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI), Hukum Ekonomi Syariah (HES), dan Hukum Tata Negara (HTN). Kegiatan ini diikuti puluhan mahasiswa dari berbagai program studi di Fakultas Syariah.

Dalam sambutannya, Miftahul Huda mendorong peserta menjadikan kompetisi tersebut tidak sekadar sebagai ajang meraih kemenangan, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, menyusun argumentasi, dan menyampaikan pendapat secara sistematis.

Ia menekankan bahwa kemampuan berargumentasi membutuhkan proses latihan yang konsisten. Menurutnya, kemampuan debat juga perlu dibarengi dengan integritas dan sportivitas agar mahasiswa tidak hanya mampu mempertahankan pendapat, tetapi juga menghargai argumentasi pihak lain.

“Jangan takut salah dan jangan takut kalah. Dari proses latihan akan lahir kemampuan, dan dari keberanian akan lahir prestasi,” ujarnya.

Miftahul Huda menambahkan, kemampuan debat memiliki peran penting dalam membentuk mahasiswa yang mampu berpikir kritis dan menyampaikan gagasan secara terstruktur. Karena itu, LADEC Law Competition diharapkan menjadi salah satu ruang pembinaan dan pengembangan potensi mahasiswa Fakultas Syariah.

Ia juga mengingatkan agar pengalaman mengikuti debat tidak hanya berorientasi pada prestasi kompetisi. Lebih dari itu, proses tersebut diharapkan membentuk mahasiswa yang kritis, percaya diri, berintegritas, serta mampu menyampaikan gagasan dengan baik.

“Berani berpendapat, cerdas berargumentasi, dan siap berprestasi,” pesannya.

Foto Wakil Dekan III Fakultas Syariah UIN Malang, Dr. Miftahul Huda, M.H, saat membuka gelaran LADEC Law Competition V, Sabtu, 19 September 2026. (Foto: Fakultas Syariah UIN Malang)Wakil Dekan III Fakultas Syariah UIN Malang, Dr.H. Miftahul Huda, M.H, saat membuka gelaran LADEC Law Competition V, Sabtu, 19 September 2026. (Foto: Fakultas Syariah UIN Malang)

Ketua Law Debate Community (LADEC), Hidayatul Mabruroh, mengatakan LADEC Law Competition V berada di bawah naungan Law Debate Community. Kompetisi tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa Fakultas Syariah untuk mengembangkan kemampuan debat sekaligus keterampilan penulisan esai.

Menurutnya, kompetisi ini tidak hanya menjadi ajang adu argumentasi, tetapi juga bagian dari proses pembinaan mahasiswa agar mampu menyusun gagasan secara logis, kritis, dan sistematis.

Sementara itu, Ketua Panitia LADEC Law Competition V 2026, Annisa Zhafira, menjelaskan bahwa babak penyisihan kompetisi dilaksanakan dengan format online dan offline.

Format tersebut menjadi bagian dari rangkaian kompetisi yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk menunjukkan kemampuan debat dan menyampaikan argumentasi sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan panitia.

Puluhan mahasiswa dari berbagai program studi di Fakultas Syariah mengikuti kompetisi tersebut dengan antusias. Melalui LADEC Law Competition V Piala Dekan Fakultas Syariah 2026, Law Debate Community diharapkan dapat terus mendorong lahirnya debater muda yang kritis, berintegritas, dan siap berkompetisi membawa nama Fakultas Syariah.

Tombol Google News

Tags:

Fakultas Syariah Uin Malang UIN Malang Miftahul Huda Ladec Law Competition V