Universitas Brawijaya Kembali Kukuhkan Lima Profesor

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Mustopa

16 Sep 2023 08:42

Thumbnail Universitas Brawijaya Kembali Kukuhkan Lima Profesor
Lima profesor Universitas Brawijaya yang baru dikukuhkan. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Universitas Brawijaya kembali mengukuhkan lima profesor yang memiliki bidang keahlian yang berbeda pada Sabtu (16/9/2023).

Kelima profesor tersebut ialah Prof. Dr. Ir. Tri Eko Susilorini dari Fakultas Peternakan, Prof. Dr. Isnani Darti dari Fakultas MIPA, Prof. Dr. Ir. Syafrial dari Fakultas Pertanian, Prof. La Choviya Hawa dari Fakultas Teknologi Pertanian, dan Prof. Dodi Wirawan Irwanto dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Sebagai pakar bidang Ilmu Produksi Ternak Perah, Prof. Susilorini memberikan gagasannya mengenai teknologi morfobiomoluntuk mengembangkan kambing perah dan peningkatan produksi susu. Morfologi seekor ternak mampu memperlihatkan karakteristik ternak untuk meningkatkan standar ternak sebagai bibit.

"Teknologi morfobiomol dapat memberikan informasi fenotipik dan genotipik ternak secara akurat dan efisien. Penemuan penelitian kami, kambing pote memiliki kesamaan secara molekuler dengan kambing senduro. Sehingga kambing pote dapat dikembangkan sebagai kambing tipe perah untuk dataran rendah," ujarnya.

Berbeda dengan Prof. Syafrial yang ahli di bidang Ilmu Ekonomi Pertanian, ia membahas mengenai perumusan kebijakan peningkatan produksi ketahanan pangan dengan Meta-Model23. Menurutnya Meta-Model23 menjadi dasar perhitungan dampak alternatif kebijakan pemerintah hingga geolak harga pangan di pasar dunia.

"Berdasarkan Meta-Model23 dapat digunakan sebagai landasan perumusan berbagai alternatif kebijakan pangan dan mampu menjelaskan dan memperhitungkan dampak kesejahteraan pada setiap pelaku ekonomi," jelas profesor aktif ke-29 Fakultas Pertanian itu.

Berhasilnya ketahanan pangan, baginya dipengaruhi oleh ketersediaan input di tingkat petani maupun pasar input. Alternatif kebijakan di pasar input sangat diharapkan memberi dampak terhadap lsu produktivitas dan kesejahteraan petani.

"Dukungan pemerintah terhadap pasar input dan livelihood capital petani berdampak pada peningkatan pemanfaatan teknologi atau adopsi teknologi baru di bidang produksi pertanian," paparnya.

Profesor selanjutnya yang terlantik ialah Prof. Dr. Isnani Darti yang memberikan gagasan penggunaan matematika dalam pengembangan ekologi, epidemiologi, dan eko-epidemiologi. Menurutnya model ini mampu menjadi alat yang efektif dalam menjelaskan dan menganalisis dinamika pertumbuhan populasi. Selain itu juga mampu memprediksi perilaku populasi di masa mendatang.

"Hasilnya nanti digunakan sebagai scientific back-up sebelum intervensi atau kebijakan dilaksanakan. Namun sebagian besar data lapangan yang sulit diperoleh menyebabkan estimasi nilai parameter model belum dapat dilakukan. Sebagian besar model juga tidak dapat divalidasi dengan data real," jelas Profesor bidang Matematika Terapan itu.

Selain itu, Prof. La Choviya Hawa membahas Integrated Real Time Monitoring System (IRTMS) untuk meminimalkan kerusakan komoditas pertanian pasca panen. Penelitiannya lebih mengarah pada pengeringan komoditas pertanian. IRTMS menjadi sistem pengering konveksi udara paksa dengan kemampuan untuk mengukur perubahan massa, kelembapan relatif, hingga mengontrol suhu maupun udara.

"Keunggulan metode ini, pengukuran perubahan massa menjadi lebih cepat dan mudah dilakukan. Tentu juga semakin presisi dan sederhana apabila dibanding metode pengukuran konvensional," paparnya.

Terakhir ialah profesor dalam bidang Ilmu Manajemen Sumber Daya Manusia, yakni Pro. Dodi Wirawan Irwanto. Ia membahas mengenai gaya kepemimpinan dengan wawasan budaya lokal. Berbagai faktor seperti karakteristik generasi menjadi pertimbangan dalam penerapan konsep Leader Behaviour Description Questionnaire XII (LBDQ XII).

"Terobosan ini memiliki kekuatan dan keunikan sendiri yang sudah tervalidasi secara ilmiah dan telah berhasil diujicobakan pada beberapa perusahaan besar di Indonesia," jelas Prof. Dodi.(*)

Baca Juga:
Semarak HUT ke-34, Kombel SMAGONTA Ceria Gelar Workshop AI Generatif untuk Transformasi Pembelajaran
Baca Juga:
Melampaui Kebaya: R.A. Kartini dan Relevansi Kesetaraan Gender Ditinjau dari Stereotype Content Model
Baca Sebelumnya

Ramah Kelompok Rentan, Polresta Malang Kota Hadirkan Pusat Pelayanan Terpadu

Baca Selanjutnya

Gelar Pasar Murah Bondowoso, Gubernur Khofifah Ungkap Penyebab Kenaikan Harga Beras

Tags:

Profesor Universitas Brawijaya Pengukuhan Profesor Universitas Brawijaya Profesor baru UB

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi

15 April 2026 19:41

DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi

DPRD Kota Malang Ikut Kawal 4 Usulan Ranperda, Atur Pencegahan Narkoba Hingga RTH

15 April 2026 17:57

DPRD Kota Malang Ikut Kawal 4 Usulan Ranperda, Atur Pencegahan Narkoba Hingga RTH

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

15 April 2026 16:31

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

15 April 2026 14:28

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

15 April 2026 13:54

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar