Sempat Larang Santrinya Kuliah di Kampus Islam, Ternyata Ini Alasan Gus Irfan Ambil Studi S3 di UIN Malang

Jurnalis: Avirista Midaada
Editor: Fisca Tanjung

4 Okt 2025 20:25

Thumbnail Sempat Larang Santrinya Kuliah di Kampus Islam, Ternyata Ini Alasan Gus Irfan Ambil Studi S3 di UIN Malang
Mochammad Irfan Yusuf Menteri Haji dan Umrah wisuda doktoral di UIN Malang (Aris ketik)

KETIK, MALANG – Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Mochammad Irfan Yusuf mengungkap alasan dirinya memutuskan kuliah S3 di Universitas Islam Negeri (UIN) Malang. Padahal sebelumnya ia tidak menempuh pendidikan S1 dan S2 di UIN Malang.

Gus Irfan, sapaan akrabnya menjelaskan, awalnya memang ia merupakan orang yang memprovokasi santri agar tidak mengambil kuliah di Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTAIN). Ia beralasan, itu bukanlah karena perguruan berbasis keagamaan itu jelek.

"Saya termasuk orang di Tebu Ireng dan pesantren yang memprovokasi santri jangan ngambil UIN, jangan kuliah di UIN, kenapa, bukan karena UIN jelek, kalau UIN jelek saya tidak kuliah di sini, tetapi saya ingin santri-santri itu menyebar di seluruh perguruan tinggi," kata Gus Irfan, di hadapan wisudawan dan akademisi UIN Malang, Sabtu 4 Oktober 2025.

Hal ini terbukti dari santri - santri Pondok Pesantren (Ponpes) Tebu Ireng yang banyak berkuliah di perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia. Ia bahkan mengklaim bahwa ada alumni santri Ponpes Tebu Ireng yang sampai kuliah di Rusia.

Baca Juga:
BREAKING NEWS: Eks Dosen Pascasarjana UIN Malang Yai Mim Meninggal Dunia

"Artinya apa, kami ingin santri-santri termasuk wisudawan bisa mengambil posisi mengambil tempat di seluruh Indonesia," ucap menteri berusia 63 tahun ini, yang juga pengasuh Ponpes Tebu Ireng, Jombang.

Namun Gus Irfan mengungkap, alasan mengapa akhirnya ia memutuskan kuliah S3 atau program doktor di UIN Malang pada usia yang tidak muda lagi. Padahal dirinya mengakui tidak lagi memerlukan ijazah, karena memang bukan berlatarbelakang dari Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Saya juga tidak perlu membutuhkan ijazah, saya bukan ASN, saya tidak butuh ijazah untuk kenaikan tunjangan, bukan tunjangan DPR. Saya jadi anggota DPR tiga minggu, dan belum merasakan tunjangannya. Saya tidak mengejar apapun, hanya dua yang saya lakukan," jelasnya.

"Pertama mengejar ilmu yang bisa saya peroleh, karena kita harus menuntut ilmu sejak di buaian sampai liang lahat. Kedua Saya memberikan semangat, memberikan contoh ke anak-anak saya. Selalu saya tekankan belajar, belajar, dan terus belajar, jangan sampai berhenti dengan alasan apapun," pungkasnya.

Baca Juga:
Jalur Mandiri UIN Malang 2026 Resmi Dibuka, Cek Jadwal Lengkapnya di Sini!

Sebagai informasi, Gus Irfan lulus program Doktoral S3 Program Studi Bisnis Manajemen Pendidikan Islam. Gus Irfan perlu waktu dua tahun dalam menyelesaikan disertasi sebagai syarat kelulusan gelarnya.

Baca Sebelumnya

Resmi Dibuka! Dapur Mandiri BKNDI Cilacap Jamin Gizi Siswa dan Cegah Keracunan

Baca Selanjutnya

Polda Jatim Mulai Kumpulkan Bukti Ambruknya Ponpes Al Khoziny, Libatkan Ahli Konstruksi

Tags:

Universitas Islam Negeri Malang UIN Malang Menteri Haji dan Umrah Mochammad Irfan Yusuf Gus Irfan

Berita lainnya oleh Avirista Midaada

6 Guru Besar Resmi Terima SK dari Menag, Warek UIN Malang: Buat Kampus Bereputasi Internasional!

24 Oktober 2025 19:01

6 Guru Besar Resmi Terima SK dari Menag, Warek UIN Malang: Buat Kampus Bereputasi Internasional!

Mengenal Darul Ulum Agung Malang, Ponpes yang Membina Crosser Nasional Bertalenta

24 Oktober 2025 18:55

Mengenal Darul Ulum Agung Malang, Ponpes yang Membina Crosser Nasional Bertalenta

Sahara Ancam Laporkan Selebgram Malang hingga Akun Medsos yang Unggah Provokasi dan Ujaran Kebencian

24 Oktober 2025 18:47

Sahara Ancam Laporkan Selebgram Malang hingga Akun Medsos yang Unggah Provokasi dan Ujaran Kebencian

Kuliah Tamu di UMM, Muliaman Paparkan Arah Pengelolaan Ekonomi Danantara

24 Oktober 2025 05:51

Kuliah Tamu di UMM, Muliaman Paparkan Arah Pengelolaan Ekonomi Danantara

Kisah Saudara Kembar Calon Wisudawan Unisma, Keduanya Raih IPK Menakjubkan

24 Oktober 2025 05:15

Kisah Saudara Kembar Calon Wisudawan Unisma, Keduanya Raih IPK Menakjubkan

1.642 Mahasiswa Unisma Diwisuda, 10 Calon Wisudawan dari Luar Negeri

23 Oktober 2025 15:22

1.642 Mahasiswa Unisma Diwisuda, 10 Calon Wisudawan dari Luar Negeri

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H