Prof Dr H Ali Masykur Musa Dikukuhkan Sebagai Guru Besar Kehormatan Unisma

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Gumilang

18 Nov 2023 11:15

Thumbnail Prof Dr H Ali Masykur Musa Dikukuhkan Sebagai Guru Besar Kehormatan Unisma
Khofifah dan Prabowo saat menghadiri pengukuhan Guru Besar Kehormatan Prof. Ali Masykur di Unisma (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Prof (H.C. UNISMA) Dr H Ali Masykur Musa S.H M.Si M.Hum baru saja dikukuhkan sebagai Guru Besar Kehormatan di bidang Politik Pendidikan Islam pada Sabtu (18/11/2023).

Dalam orasinya Prof. Ali Masykur membahas Piagam Madinah yang dicetuskan oleh Nabi Muhammad SAW untuk mengenalkan kehidupan yang harmonis di antara masyarakat yang plural dan majemuk.

"Melaui piagam inilah Rasulullah SAW memperkenalkan sistem kehidupan yang harmonis dan damai bagi masyarakat Madinah yang majemuk dan plural. Di sana, Rasulullah meletakkan dasar kehidupan yang kuat bagi pembentukan masyarakat baru, yaitu masyarakat madani yang rukun dan damai," sebutnya saat orasi di Universitas Islam Malang (Unisma).

Dalam Piagam Madinah mengatur kemajemukan komunitas mulai dari politik, sosial, hukum, ekonomi, hak asasi manusia, hingga kebebasan beragama. Piagam tersebut menjadi kesepakatan damai yang disetujui oleh perwakilan dari kelompok yang ada di Madinah termasuk Yahudi bani Qainuqa, bani Nadhir, dan bani Quraizhah.

Baca Juga:
Gubernur Khofifah Beberkan Kunci Sukses Jatim Jadi Lumbung Pangan Nasional di Hadapan Peserta SESPIMTI Polri

"Piagam Madinah merupakan kesepakatan damai sekaligus draf perundang-undangan yang mengatur kemajemukan komunitas dan berbagai sektor kehidupan Madinah. Mulai dari urusan politik, sosial, hukum, ekonomi, hak asasi manusia, kesetaraan, kebebasan beragama, pertahanan, keamanan, dan perdamaian. Rasulullah yang memperkenalkan sekaligus melaksanakan draft kebijakan bersama warga Madinah yang sepakat dengan isi perjanjian," bebernya gamblang.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa turut hadir dalam pengukuhan Guru Besar Kehormatan, bersama Menteri Pertahanam (Menhan) RI Prabowo Subianto. Ia menyepakati bahwa melalui Piagam Madinah memperjelas posisi Islam dalam memegang nilai-nilai multikultural.

"Basisnya adalah Konstitusi Madinah, bagaimana membangun konstitusi keberagaman. Ada agama, stratifikasi sosial, suku-suku besar, suku kecil, tapi mereka harus hidup dalam harmoni," ujar Khofifah.

Selama ini masyarakat telah mengenal istilah Masyarakat Madani, yang merupakan pemaknaan dari masyarakat yang beradab dan harmonis. Kondisi inilah yang harus diterapkan oleh masyarakat untuk dapat merajut kebersamaan.

Baca Juga:
So Sweet! Dari Paris, Presiden Prabowo Sampaikan Ucapan Ulang Tahun ke-67 untuk Titiek Soeharto

"Kita sering mendengar terminologi masyarakat madani, itu sebenarnya adalah masayarakat Madinah. Masyarakat yang penuh harmoni dalam rangkuman keberagaman lintas-lintas stratifikasi dan saya rasa itu kebutuhan kita merajut kebersamaan. Beda pilihan politik, beda pandangan, di dalam membangun bangsa dan negara tetap ideologinya Pancasila," pesannya. (*)

Baca Sebelumnya

Senggol Pemotor, Pengemudi Innova Kabur dan Tewaskan Pemotor Lain

Baca Selanjutnya

Tahun Politik Tak Pengaruhi Wisata Kota Batu

Tags:

Masyarakat Madani Piagam Madinah Pengukuhan Guru Besar Kehormatan UNISMA Universitas Islam Malang Khofifah Indar Parawansa Prof. Ali Masykur Prabowo Subianto

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

15 April 2026 13:54

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

14 April 2026 16:25

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

14 April 2026 15:34

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

14 April 2026 14:57

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar