Polinema dan Mafindo Kolaborasi Wujudkan Pemanfaatan AI yang Etis

Jurnalis: Lalu Ahmad Albani Atsauri
Editor: Aziz Mahrizal

11 Nov 2025 13:14

Thumbnail Polinema dan Mafindo Kolaborasi Wujudkan Pemanfaatan AI yang Etis
Keseriusan para peserta dalam mengikuti pelatihan AI Ready ASEAN di Polinema, Selasa, 11 November 2025. (Foto: Mafindo)

KETIK, MALANG – Politeknik Negeri Malang (Polinema) menggelar pelatihan Implementasi AI Ready ASEAN yang didukung oleh Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo), Selasa, 11 November 2025.

Sebanyak 105 mahasiswa mengikuti kegiatan ini sebagai bentuk kolaborasi dalam memanfaatkan Kecerdasan Artifisial (AI). 

“Sudah saatnya kita menggunakannya (AI) dengan etis dan bertanggung jawab,” ungkap master trainer AI Ready ASEAN, Dian Anita Maharani.

AI Ready ASEAN merupakan kemitraan antara ASEAN Foundation dan Google.org yang bertujuan membekali masyarakat dengan keterampilan untuk menghadapi perkembangan Kecerdasan Artifisial di masa depan. Program ini menyasar siswa/mahasiswa, guru, dan orang tua, dengan silabus yang dirancang untuk membangun literasi dan kompetensi fundamental AI.

Baca Juga:
Siapkan Generasi "Melek" AI, Polres Kendal Luncurkan Pilot Project AI Ready ASEAN

Program ini ditargetkan menjangkau lebih dari 5,5 juta warga ASEAN sebagai penerima manfaat, dan dilaksanakan di 10 negara ASEAN. AI Ready ASEAN terbagi atas empat audiens target, yaitu Youth (Pemuda), Parents (Orang tua), Educators (Pendidik), dan Master Trainers.

Di Indonesia, pelaksanaan AI Ready ASEAN menggandeng beberapa Learning Implementation Partner (LIP), seperti Mafindo, Ruangguru, Kaizen, Coding Bee, dan Bebras. 

Modul pelatihan terbagi dalam empat kategori utama. Pertama, AI Fundamentals (Dasar AI). Kedua, AI Usage & Implementation (Penggunaan dan Implementasi AI). Ketiga, AI Ethics, Privacy & Security (Etika, Privasi, dan Keamanan AI). Keempat, Teaching About AI (Mengajar tentang AI)

Peserta juga diberikan akses ke Learning Management System (LMS) melalui laman https://www.aiclassasean.org, sehingga mereka dapat belajar secara fleksibel dan berkelanjutan.

Baca Juga:
Eks Direktur Polinema Bacakan Pledoi, Penasihat Hukum Klaim Pengadaan Lahan Sesuai Aturan

Foto Polinema dan MAFINDO bentuk kerja sama dalam pelatihan AI Ready ASEAN. (Foto: MAFINDO)Polinema dan Mafindo bentuk kerja sama dalam pelatihan AI Ready ASEAN. (Foto: Mafindo)

Menurut MAFINDO, program AI Ready ASEAN merupakan inisiatif strategis dalam memberikan pelatihan dasar tentang Kecerdasan Artifisial yang etis dan bertanggung jawab. Kegiatan ini menyasar peserta di 41 wilayah MAFINDO di Indonesia, bekerja sama dengan berbagai institusi pendidikan dan komunitas.

Salah seorang peserta, Hafidz, menyoroti aspek bias dalam hasil AI. Ia menilai pentingnya mengkritisi hasil keluaran AI agar tidak merugikan kelompok tertentu akibat bias data pelatihan. 

“Bias bisa diatasi dengan diversifikasi data, audit algoritma, dan peningkatan transparansi dalam pengembangannya,” ujarnya.

Menurut Rini Kartini, Master Trainer AI Ready, ada berbagai keunggulan AI, di antaranya membantu meningkatkan kreativitas dan efisiensi kerja, termasuk dalam pembuatan konten media sosial dan penulisan karya ilmiah. 

“Kalau cara manual, saya harus membuka satu per satu jurnal. Sedangkan saya harus mengulik ratusan jurnal untuk tugas program doktoral,” jelas Rini.

Namun, Rini juga mengingatkan bahwa AI belum sempurna. Ia menegaskan pentingnya etika akademik, termasuk menyebutkan apabila sebuah karya ilmiah dibuat dengan bantuan AI.

“Tidak semua data yang diberikan benar. Jangan langsung percaya data yang diberikan. Verifikasi dulu,” tambahnya.

Rini juga mengingatkan bahwa penggunaan AI yang tidak terkendali dapat menimbulkan dampak emosional dan psikologis. Ia menyinggung sebuah kasus di Amerika Serikat, di mana seorang gadis bunuh diri akibat interaksi intens dengan AI. Kasus tersebut bahkan berujung pada gugatan hukum terhadap pengembang AI karena dianggap lalai dalam menguji keamanan modelnya.

Sementara itu, Kepala Program Studi D-IV Teknik Informatika Polinema, Ely Setyo Astuti, menuturkan bahwa kehadiran AI tidak bisa dihindari, namun harus dikendalikan dengan berpikir kritis.

“Sebagai mahasiswa, kita harus kritis menghadapi fenomena deep fake yang diproduksi dengan Kecerdasan Artifisial,” ujarnya.

Pelatihan AI Ready ASEAN di Polinema menjadi langkah penting dalam membangun kesadaran etis dan literasi digital mahasiswa di era kecerdasan buatan.
Program ini tidak hanya mengajarkan cara menggunakan AI, tetapi juga menanamkan tanggung jawab moral, sosial, dan akademik agar teknologi dapat dimanfaatkan secara aman dan bermanfaat bagi masyarakat.(*)

Baca Sebelumnya

‎Ketua Ombudsman RI: Penilaian Kepatuhan Standar Pelayanan Publik Berganti Opini Pengawasan Layanan Publik

Baca Selanjutnya

Hasil Visum Buka Fakta Sebenarnya di Balik Kasus Siswi SDN 150 Palembang

Tags:

polinema MAFINDO AI Ready ASEAN AI Kecerdasan Artifisial

Berita lainnya oleh Lalu Ahmad Albani Atsauri

SMP Charis Malang Inisiasi Mission Trip, Bentuk Karakter Siswa Lewat Pentas Drama dan Charity

28 November 2025 06:45

SMP Charis Malang Inisiasi Mission Trip, Bentuk Karakter Siswa Lewat Pentas Drama dan Charity

Fairy Tales Reimagined: Drama Siswa SMP Charis Malang Suguhkan Kisah Klasik Bernuansa Modern

28 November 2025 06:15

Fairy Tales Reimagined: Drama Siswa SMP Charis Malang Suguhkan Kisah Klasik Bernuansa Modern

FISIP UB Luncurkan Program Magister Ilmu Pemerintahan, Wujudkan Nyata Kontribusi Akademik

27 November 2025 06:30

FISIP UB Luncurkan Program Magister Ilmu Pemerintahan, Wujudkan Nyata Kontribusi Akademik

Dorong Inovasi Kebijakan, FISIP UB Kumpulkan Akademisi dan Kepala Daerah dalam Government Academic Forum 2025

27 November 2025 06:00

Dorong Inovasi Kebijakan, FISIP UB Kumpulkan Akademisi dan Kepala Daerah dalam Government Academic Forum 2025

Forum Dokter Muda UNISMA Turun ke Desa: Beri Edukasi dan Layanan Kesehatan Gratis

26 November 2025 13:24

Forum Dokter Muda UNISMA Turun ke Desa: Beri Edukasi dan Layanan Kesehatan Gratis

UIN Malang dan Amasya University Turki Resmi Jajaki Kerja Sama Global di Bidang Riset dan Akademik

26 November 2025 07:00

UIN Malang dan Amasya University Turki Resmi Jajaki Kerja Sama Global di Bidang Riset dan Akademik

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H