Pengabdian Dosen UT Melalui Income Generating dari Kain Perca, Buka Jalan bagi Pemberdayaan Ekonomi Warga Tambakasri

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Mustopa

3 Sep 2025 14:42

Thumbnail Pengabdian Dosen UT Melalui Income Generating dari Kain Perca, Buka Jalan bagi Pemberdayaan Ekonomi Warga Tambakasri
Peserta pelatihan membuat perca oleh Dosen UT Malang, Rizka Furqorina, menunjukkan produk yang telah jadi. (Foto: Lutfia/Ketik)

KETIK, MALANG – Dosen Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Terbuka (UT) Malang, Rizka Furqorina melakukan pengabdian kepada masyarakat di Tambakasri, Tajinan Malang. Limbah perca dijadikan pembukaan jalan untuk pemberdayaan ekonomi ibu-ibu rumah tangga. 

Kain perca yang selama ini dianggap sebagai limbah justru dapat menjadi kerajinan menarik. Mulai dari boneka, gantungan kunci, taplak meja, maupun kerajinan lainnya. 

"Pengabdian yang saya lakukan bersama tim tentang income generating melalui kerajinan perca. Kami berikan pelatihan dan peralatan untuk mendukung meningkatkan ekonomi keluarga dengan mendaur ulang perca," ujarnya, Rabu 3 September 2025.

Para peserta pun turut antusias mengikuti pelatihan tersebut. Telebih saat mengetahui marjin yang besar pada Harga Pokok Penjualan (HPP) Rp2.500-3.500, ketika dipasarkan ke hotel dapat bernilai hingga Rp35.000 per picis. 

Baca Juga:
Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Foto Boneka-boneka lucu hasil karya peserta pelatihan oleh Dosen UT Malang, Rizka Furqorina, di Desa Tambakasri, Tajinan, Malang. (Foto: Rizka Furqorina for Ketik)Boneka-boneka lucu hasil karya peserta pelatihan oleh Dosen UT Malang, Rizka Furqorina, di Desa Tambakasri, Tajinan, Malang. (Foto: Rizka Furqorina for Ketik)

Pelatihan tersebut telah dilaksanakan untuk kedua kalinya bersama salah satu komunitas yang dimiliki oleh warga setempat. 

"Pelatihan ini sudah pertemuan kedua. Pertemuan pertama 27 Agustus 2025,ada opening di Desa Tambakasri sebagai desa binaan. Kami ada tim dengan 3 kegiatan yang berbeda. Akan berlanjut sampai bulan September 2025," lanjutnya. 

Tak berhenti sampai pelatihan, pembinaan tetap akan dilanjutkan oleh Tim Pengabdian UT Malang bersama komunitas. Terlebih Tim Pengabdian telah menyediakan seminar kit yang dapat digunakan oleh peserta meskipun pelatihan telah selesai. 

Baca Juga:
Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

"Kalau dari saya sudah menyediakan kit yang lengkap sekali. Ada seminar kit, jarum jahit, sampai kain perca atau yang baru juga ada, serta dakron. Jadi bukan hanya untuk pelatihan tapi ketika teman-teman produksi pun masih bisa digunakan," sebutnya. 

Melalui pembinaan yang berkelanjutan, ia berharap usaha warga dapat berkembang. Dengan demikian mampu berimbas pada pembukaan lapangan pekerjaan bagi warg sekitar. 

"Tidak hanya sampai selesai saja tapi akan dilakukan berkesinambungan. Kita berupaya memaksimalkan potensi desa, bisa membuat income generating untuk ibu-ibu," pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Politisi Partai Aceh Desak DPRK Gelar RDPU, Bongkar Proses IUP PT Abdya Mineral Prima

Baca Selanjutnya

Wabup Aceh Singkil Segera Penuhi Kebutuhan Air Bersih dan Pengaspalan Jalan Warga Kuta Simboling

Tags:

Rizka Furqorina UT Malang Pengabdian Dosen Desa Tambakasri Tajinan malang kain perca Kerajinan Kain Perca Income Generating

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

14 April 2026 16:25

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

14 April 2026 15:34

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

14 April 2026 14:57

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar