Jelang MMD, UB Siap Berangkatkan 13.600 Mahasiswa ke 1.000 Desa

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Marno

30 Jun 2023 06:51

Thumbnail Jelang MMD, UB Siap Berangkatkan 13.600 Mahasiswa ke 1.000 Desa
Jajaran Kodam V/Brawijaya dan civitas akademica Universitas Brawijaya saat pelepasan mahasiswa pada program MMD (Foto: Lutfia/ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Rektor Universitas Brawijaya (UB) Prof. Widodo bersama Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Farid Makruf lepaskan 13.600 mahasiswa yang mengikuti program Mahasiswa Membangun Desa (MMD), Jumat (30/6/2023). Para mahasiswa dibagi ke dalam 1.000 kelompok yang akan menjalankan program pengabdian di 1.000 desa di Jawa Timur.

Mayjen Farid mengaku tertarik dengan program tersebut. Mengingat Kodam V Brawijaya memiliki lima program unggulan yang selaras dengan program MMD.

"Kami punya lima program unggulan. Ada ketahanan pangan, TNI manunggal air, bapak asuh stunting, Babinsa masuk dapur, dan Babinsa masuk sekolah. Kelima program ini matching dengan yang akan dilakukan oleh mahasiswa saat MMD," ungkapnya ketika ditemui di Gedung Samantha Krida, UB.

Foto Penyerahan pohon untuk program MMD (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)Penyerahan pohon untuk program MMD (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

Baca Juga:
Tongkat Komando Korem 083/Baladhika Jaya Resmi Berganti, Kini Dijabat Oleh Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus

Ia berpesan supaya mahasiswa mampu bersinergi dengan masyarakat dan membangkitkan kembali semangat gotong royong. Babinsa di tiap daerah akan dikerahkan untuk membantu program mahasiswa. Data yang dimiliki Babinsa dapat digunakan untuk menerapkan program mahasiswa yang telah disesuaikan dengan kondisi masyarakat.

"Misalnya data stunting, mahasiswa dari bidang kesehatan bisa melihat penyebabnya apa, intervensi penanganan seperti apa dan outcomenya apa. Dari TNI memberikan data dasarnya. Nanti diolah sama mahasiswa menjadi sebuah formula bagaimana mengatasi stunting," jelasnya. 

Sementara itu, Prof. Widodo berharap mahasiswa dapat menggali potensi yang ada di masing-masing desa. Dengan demikian, para mahasiswa dapat melihat realita permasalahan masyarakat sekitar.

"Masing-masing mahasiswa punya program yang unik, khas, sesuai potensi yang ada di desa itu. Jadi universitas menyesuaikan dengan Pemerintah Kabupaten masing-masing," jelasnya.

Baca Juga:
PHRI Kota Malang Ungkap Kenaikan Harga Avtur Belum Berdampak Spesifik pada Hotel

Untuk itu, ia mengenalkan platform Desaverse untuk mempublikasikan potensi dan nilai-nilai baik dari desa. Ia berharap mahasiswa dapat menangkap nilai lokal masyarakat yang dapat digunakan untuk membawa kemajuan bagi masyarakat setempat.

"Salah satu program kita berusaha untuk mengangkat potensi desa, kemudian kekayaan desa yang sifatnya positif, lokal wisdom. Sehingga kami ada Desaverse supaya potensi desa, hal-hal positif di desa bisa terpublikasi dan akhirnya semua masyarakat desa bisa melihat," sambungnya.

Baca Sebelumnya

Khofifah Lepas Kontingen Jatim Siap Berlaga di Fornas ke-VII

Baca Selanjutnya

Pesan untuk Mahasiswa MMD, Rektor UB: Bila Menyatu dengan Penduduk, Pulang akan Ditangisi

Tags:

MMD Mahasiswa UB Universitas Brawijaya Kota Malang

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

14 April 2026 16:25

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

14 April 2026 15:34

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

14 April 2026 14:57

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar