Diiringi Arak-Arakan Mahasiswa, FTP UB Sambut Meriah Pengukuhan Prof Kiki Fibrianto

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Mustopa

21 Agt 2025 16:02

Thumbnail Diiringi Arak-Arakan Mahasiswa, FTP UB Sambut Meriah Pengukuhan Prof Kiki Fibrianto
Prof Kiki Fibrianto diarak oleh mahasiswa dan civitas akademika THP FTP UB usai pengukuhan. (Foto: Lutfia/Ketik)

KETIK, MALANG – Pengukuhan Prof Kiki Fibrianto sebagai guru besar di bidang Ilmu Sensoris Pangan di Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Brawijaya (UB) disambut meriah. Pasalnya, usai pengukuhan, Prof Kiki diarak oleh rombongan mahasiswa dan civitas akademika dari Teknologi Hasil Pertanian (THP) FTP UB.

Berbagai yel-yel hingga nyanyian khas THP turut mengiringi arak-arakan dari Gedung Samantha Krida menuju Gedung FTP. Sesampainya di halaman Gedung FTP UB, Prof Kiki memberikan sambutan dan semangat kepada para mahasiswa agar dapat mengimplementasikan ilmunya kepada masyarakat.

Sambutan meriah dari mahasiswa dan juga civitas akademika tersebut memberikan kesan tersendiri bagi pria yang juga merupakan alumni dari FTP UB itu.

"Saya terkesan dengan adik-adik mahasiswa yang bisa meluangkan waktu. Saya tahu ini waktunya kuliah, tapi mereka bisa meluangkan waktu untuk memberikan sambutan yang sangat berarti. Ini sangat berkesan bagi saya," ujarnya, Kamis 21 Agustus 2025.

Baca Juga:
Kisah Inspiratif Zachcaria, Siswa SMKN 4 Malang Juara LKS Jatim dan Lolos UB

Prof Kiki merupakan profesor yang dikukuhkan di bidang Ilmu Sensoris Pangan pertama di Indonesia. Ia juga merupakan profesor aktif ke-30 di FTP UB dan ke-266 di UB. Pengukuhan tersebut juga membuatnya menjadi profesor ke-436 yang telah dihasilkan oleh UB.

Selama ini Prof Kiki tertarik menjelajahi riset-riset terhadap produk pangan lokal di Indonesia, khususnya tanaman teh dan kopi. Bahkan ia telah mengembangkan sebuah produk teh daun kopi yang dapat membantu menangani permasalahan kesehatan mental di Indonesia.

"Saya tertarik pada pengembangan varietas lokal. Itu salah satu kekuatan bangsa kita untuk berdiri sendiri terkait sumber daya alam yang kita punyai. Potensi produk pangan lokal di Malang Raya ini sangat besar. Baik dari UMKM maupun pertanian itu sangat potensial dikembangkan," tegasnya.

Untuk mengetahui kinerja rileksan teh daun kopi, dikembangkanlah Model Face-DAKO (Facial-based Cognitive Model for Daun Kopi). Model ini dikembangkan dengan mengintegrasikan pengenalan ekspresi wajah berbasis AI pada analisis kognisi pangan. Dengan demikian dapat diketahui efek relaksasi secara real-time usai mengkonsumsi teh daun kopi.

Baca Juga:
Semarak HUT ke-34, Kombel SMAGONTA Ceria Gelar Workshop AI Generatif untuk Transformasi Pembelajaran

"Setelah ini saya masih akan mengembangkan produk turunan dari kopi termasuk teh daun kopi yang akan kami instanisasi. Rencananya saya akan merambah pada produk kosmetik seperti masker dari daun kopi juga," jelasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Dindik Pacitan Klaim Tak Ada Kerusakan Sekolah Akibat Cuaca Ekstrem

Baca Selanjutnya

Pasca Putusan PKPU Yang Diajukan Dahlan Iskan, Ini Tanggapan Kuasa Hukum Jawa Pos

Tags:

Prof Kiki Fibrianto THP FTP UB FTP UB Universitas Brawijaya Guru Besar Ilmu Sensori Pangan

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Pasar Sawojajar Bakal Disulap Jadi Pusat Kuliner, Lantai 2 Siap Tampung 30 UMKM

16 April 2026 15:35

Pasar Sawojajar Bakal Disulap Jadi Pusat Kuliner, Lantai 2 Siap Tampung 30 UMKM

DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi

15 April 2026 19:41

DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi

DPRD Kota Malang Ikut Kawal 4 Usulan Ranperda, Atur Pencegahan Narkoba Hingga RTH

15 April 2026 17:57

DPRD Kota Malang Ikut Kawal 4 Usulan Ranperda, Atur Pencegahan Narkoba Hingga RTH

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

15 April 2026 16:31

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

15 April 2026 14:28

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

15 April 2026 13:54

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H