Di Forum Internasional, Akademisi UIN Malang Bahas Perubahan Iklim dan Hak Atas Air di Thailand

1 November 2026 17:46 1 Nov 2026 17:46

Thumbnail Di Forum Internasional, Akademisi UIN Malang Bahas Perubahan Iklim dan Hak Atas Air di Thailand

Akademisi UIN Malang Bahas Perubahan Iklim dan Hak atas Air di Thailand. (Foto: Dok. UIN Malang)

KETIK, MALANG – Akademisi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang, Jundiani, membahas isu perubahan iklim dan hak dasar masyarakat atas air dalam konferensi internasional di Fatoni University, Thailand, Minggu, 1 November 2026.

Dalam forum yang mempertemukan pejabat, akademisi, dan peneliti tersebut, Jundiani bersama Ernu Widodo dari Universitas Dr. Soetomo, Surabaya, mempresentasikan materi bertajuk ASEAN Climate Mitigation and Adaptation Initiatives and the Basic Right to Water.

Presentasi itu membahas pentingnya upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, sekaligus memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses terhadap air bersih.

Jundiani menyoroti perubahan iklim sebagai tantangan bersama bagi negara-negara ASEAN. Dampaknya tidak hanya berkaitan dengan kerusakan lingkungan, tetapi juga berpengaruh terhadap ketersediaan air, kehidupan sosial, dan kesejahteraan masyarakat.

"Karena persoalan seperti kekeringan, banjir, penurunan kualitas air, hingga meningkatnya tekanan terhadap sumber daya air membutuhkan penanganan yang melibatkan berbagai negara," katanya.

Karena itu, ia menyebut, kebijakan lingkungan perlu dirancang dengan mempertimbangkan keberlanjutan sumber daya alam dan perlindungan hak masyarakat.

Selain itu, ia menekankan pentingnya menempatkan hak atas air sebagai bagian dari kebijakan penanganan perubahan iklim.

"Pengelolaan sumber daya air pun perlu mengedepankan prinsip keadilan dan keberlanjutan agar masyarakat dapat memperoleh akses air secara layak," jelasnya.

Dengan demikian, lanjut Jundiani, air tidak hanya dipandang sebagai sumber daya yang memiliki nilai ekonomi, tetapi juga kebutuhan dasar manusia yang harus dijaga ketersediaan dan kualitasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

forum internasional Akademisi Uin Malang Perubahan iklim Hak Atas Air Thailand