Arema FC Goes to School Kembali Digelar, 1500 Siswa SMK Turen Antusiasme Sambut Para Pemain

25 September 2026 17:43 25 Sep 2026 17:43

Nurul Aliyah, Gumilang

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Arema FC Goes to School Kembali Digelar, 1500 Siswa SMK Turen Antusiasme Sambut Para Pemain

Arema FC menggelar Arema FC Goes to School di SMK Turen, Kabupaten Malang pada Kamis, 24 September 2026. (Foto: Arema FC Media Officer)

KETIK, MALANG – Klub Singo Edan kembali menyelenggarakan program Arema FC Goes to School dengan menyapa para pelajar SMK Turen (STM), Kabupaten Malang, Kamis, 24 September 2026. Antusiasme tinggi dari sekitar 1500 siswa bertatap muka langsung bersama manajemen dan pemain Arema FC.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran manajemen Arema FC. Diantaranya Manajer Operasional Arema FC, Sudarmaji, serta founding father Arema, Ovan Tobing.

Turut hadir pula dua penggawa Singo Edan, yaitu kapten tim Johan Ahmat Farizi (Alfarizi) dan bek muda Alfiansyah, yang menjadi daya tarik utama bagi para siswa. Serta, Presidium Aremania juga turut terlibat dalam Arema FC Goes to School.

Foto Ribuan pelajar SMK Turen mengikuti rangkaian kegiatan Arema FC Goes to School pada Kamis, 24 September 2026. (Foto: Arema FC Media Officer)Ribuan pelajar SMK Turen mengikuti rangkaian kegiatan Arema FC Goes to School pada Kamis, 24 September 2026. (Foto: Arema FC Media Officer)

Seluruh siswa berkumpul di area lapangan utama SMK Turen dengan didominasi pelajar laki-laki untuk mengikuti rangkaian kegiatan. Sementara, pelajar perempuan terlihat juga bersemangat ketika sesi talk show.

Manajer Operasional Arema FC, Sudarmaji, menekankan pentingnya peran pelajar sebagai generasi penerus sebagai suporter Aremania yang santun, tertib, dan dewasa. Ia berharap para siswa SMK Turen dapat menjadi kelompok suporter yang menaati aturan serta mampu mendukung tim secara positif.

 "Pelajar di tingkat SMK/STM ini sudah memasuki usia mandiri. Kita harapkan adik-adik bisa menjadi suporter yang bertindak dewasa, menaati peraturan, no rasis, dan siap untuk kembali meramaikan serta 'nribun' bersama di Stadion Kanjuruhan dengan penuh tanggung jawab," ujarnya.

Sudarmaji juga menyampaikan bahwa nantinya akan terwujud skema penanganan tiket khusus pelajar untuk mempermudah akses anak muda dalam memberikan dukungan langsung di stadion.

Sementara itu, Ovan Tobing tak kalah membakar semangat para siswa dengan gaya khasnya yang komunikatif dan energik. Bung OT mendorong para pelajar untuk menyalurkan kreativitas mereka melalui chant dan pelajar SMK Turen agar bisa menciptakan lagu dukungan khusus untuk dinyanyikan di Stadion Kanjuruhan.

 "Semangat adik-adik di STM Turen ini luar biasa. Saya membayangkan, kalau suatu saat ada kreasi lagu dan chant yang diciptakan di sekolah bisa digelorakan bersama-sama saat mendukung Arema di stadion," tutur Ovan Tobing di hadapan ratusan siswa.

Selain itu, perwakilan Aremania Utas turut mensosialisasikan pentingnya edukasi dan pendaftaran Kartu Tanda Aremania (KTA) sebagai wadah resmi serta sarana komunikasi antar korwil dan presidium.

Inspirasi dari Lapangan: Kerja Keras dan Kebanggaan

Antusiasme siswa semakin terasa saat memasuki sesi tanya jawab interaktif. Para pelajar bersemangat dalam melontarkan pertanyaan seputar pengalaman pertandingan, peran kepemimpinan di lapangan, hingga masukan untuk penyelenggaraan pertandingan.

Sesi berbagi pengalaman lewat talk show bersama para pemain terlihat jadi momen yang paling ditunggu. Kapten tim Arema FC, Johan Ahmat Farizi, membagikan kisahnya yang meniti karier dari akademi hingga dipercaya mengenakan jersey Arema FC dan kini menjadi kapten tim.

Alfarizi mendapatkan pertanyaan dari salah satu pelajar, terkait cara menghandle rekan-rekan di lapangan sebagai seorang kapten.

"Semua berawal dari mimpi. Menjadi kapten dan memimpin rekan-rekan di lapangan adalah tanggung jawab sekaligus kebanggaan yang besar. Kuncinya adalah disiplin, kerja keras tanpa henti, dan tidak mudah menyerah saat menghadapi kegagalan," jelas Alfarizi.

Senada dengan sang kapten, pemain muda Alfiansyah juga memberikan motivasi kepada para siswa agar tidak takut bermimpi dan mau berjuang melewati setiap proses tantangan.

Di akhir acara, SMK Turen juga mengundang Apa Rapper untuk menghibur siswa-siswi. Kurang lebih enam lagu dinyanyikan secara bersama dan menciptakan menggemuruhkan di area lapangan sekolah.

Melalui program Arema Goes to School ini, Arema FC berharap hubungan antara klub, pelajar, dan komunitas suporter dapat terus terjalin erat demi menciptakan iklim sepak bola Malang yang kondusif, kreatif, dan membanggakan.(*)

Tombol Google News

Tags:

Arema FC Sepak Bola Malang SMK Turen Kabupaten Malang