Kejar Target Rumah Subsidi, Menteri PKP: 202.267 Unit Terealisasi Oktober 2025

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Rahmat Rifadin

17 Okt 2025 21:00

Headline

Thumbnail Kejar Target Rumah Subsidi, Menteri PKP: 202.267 Unit Terealisasi Oktober 2025
Menteri PKP RI, Maruarar Sirait menjelaskan realisasi target 350.000 rumah subsidi hingga akhir 2025. (Foto: Lutfia/Ketik)

KETIK, MALANG – Pemerintah Pusat tengah mengejar target pembangunan 350.000 rumah bersubsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) hingga akhir tahun 2025.

Dari target tersebut, saat ini sudah mulai proses bangun hingga akad realisasi sebanyak 202.267 rumah subsidi sejak 1 Januari hingga 16 Oktober 2025.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, Maruarar Sirait saat meresmikan Perumahan ASN di Kota Malang. Ara menjelaskan bahwa masih ada sekitar 47.000 rumah yang dalam proses pembangunan.

"Kemudian untuk ready stock, artinya yang sudah jadi tapi belum diserahterimakan, persetujuan kredit dari bank sudah ada tapi belum diserahterimakan, akad kredit belum cair sebanyak 2.045 unit. Jadi totalnya 247.875 unit," lanjutnya.

Baca Juga:
Usai Visum, Jenazah Yai Mim Dimakamkan di Blitar

Target 350.000 rumah subsidi tersebut tersebar di seluruh penjuru Indonesia, mulai dari Aceh, Papua, Maluku Utara, NTT, dan daerah lainnya. Menurutnya program tersebut merupakan tujuan pemerintah untuk mempermudah MBR memperoleh rumah.

Bahkan Presiden RI telah membebaskan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) kepada masyarakat yang mengakses program tersebut.

"Pernah ada atau tidak, presiden yang kasih BPHTB gratis, memberikan kuota 350.000. Coba cek, karena ini keberpihakan pada rakyat kecil itu sangat kuat dari Presiden Prabowo di bidang perumahan," tegasnya.

Menteri Ara juga sempat menyinggung program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan dengan total anggaran hingga Rp130 triliun. Melalui KUR Perumahan, diharapkan dapat memberikan manfaat terhadap UMKM di bidang kontraktor, developer, hingga toko bangunan dengan modal maksimal Rp10 miliar dan omzet maksimal Rp50 miliar.

Baca Juga:
DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

"Apa saja yang dibantu negara, mulai dari bunganya disubsidi 5 persen. Kalau disubsidi dengan bunga 5 persen, itu besar sekali. Berarti cost of fund rendah karena biasa 12-11 persen, sedangkan ini hanya 6 persen (karena terpotong subsidi bunga 5 persen)," pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

4.900 Pekerja Rentan di Asahan Terima Kartu BPJS Ketenagakerjaan dari Wakil Bupati Rianto

Baca Selanjutnya

Rapat Bersama Tim Anggaran Pemda Kota Sorong, Anggota DPRK Saman Bugis Usulkan Ini

Tags:

maruarar sirait Menteri PKP RI Kementerian PKP RI Rumah Subsidi Kota Malang 350.000 Rumah Subsidi Pemerintah pusat

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Wakil Wali Kota Malang Ajak Pemuda Pancasila Kawal Pembangunan, Tekankan Persatuan Jadi Kunci

13 April 2026 17:43

Wakil Wali Kota Malang Ajak Pemuda Pancasila Kawal Pembangunan, Tekankan Persatuan Jadi Kunci

Waspada Bahaya Ambruk, Area Timur Pasar Besar Malang Disterilkan dari Aktivitas

13 April 2026 17:14

Waspada Bahaya Ambruk, Area Timur Pasar Besar Malang Disterilkan dari Aktivitas

Sapa Penggemar di Matos, Pemeran Film 'Ku Pilih Jalur Langit' Ceritakan Tantangan Syuting di Malang

12 April 2026 19:13

Sapa Penggemar di Matos, Pemeran Film 'Ku Pilih Jalur Langit' Ceritakan Tantangan Syuting di Malang

Komitmen Bangun Kembali Gaza, LMI dan LAZ Yasa Targetkan Galang Donasi Rp1 Miliar di Malang

12 April 2026 18:25

Komitmen Bangun Kembali Gaza, LMI dan LAZ Yasa Targetkan Galang Donasi Rp1 Miliar di Malang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar