KETIK, MALANG – Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di lereng gunung Arjuno di kawasan Singosari Kabupaten Malang sejak Sabtu (26/8/2023) lalu kini telah merembet hingga ke wilayah Kabupaten Pasuruan.
Kepala Seksi Perlindungan dan Pemberdayaan Masyarakat Taman Hutan Raya (Tahura) R Soerjo, Ajat Sudrajat mengatakan, sampai saat ini terus dilakukan pemadam oleh petugas Tahura R Soerjo bersama Relawan Masyarakat Peduli Api.
"Wilayah yang terbakar Singosari, Lawang kemudian Purwadi dan terus merembet ke kawasan Kabupaten Pasuruan," jelasnya, Rabu (30/8/2023).
Penampakan Gunung Arjuno dari Tol Malang-Pandaan pasca kebakaran. (Foto: Naufal/Ketik.co.id)
Baca Juga:
Terungkap di Rakor Penanganan Bencana! Durasi Kemarau di Jatim Tahun Ini Lebih Lama Dibandingkan 2025Ajat menguraikan, pihaknya belum bisa mendeteksi luasan wilayah kebakaran. Karena api Belum padam dan masih merembet. Petugas pun masih berjibaku untuk memadamkan api. Namun, ia memastikan bahwa titik api berasal dari lereng Gunung Arjuno di Singosari.
"Terdeteksi terjadi kebakaran sejak tanggal 26 Agustus 2023. Dugaan titik api berasal karena disengaja. Bisa jadi oleh pemburu namun ini masih indikasi. Karena kita belum bisa menangkap tangan," urainya.
Untuk mempercepat pemadaman api, sebanyak 120 petugas Tahura R Soerjo diterjunkan setiap hari. mereka bekerja selama lima hari. Petugas menggunakan metode manual untuk memadamkan api. Yaitu, dengan memotong rating pohon.
Dikatakan Ajat setiap kali ada bantuan personel, mereka langsung naik ke Gunung Arjuno untuk bergabung dengan personil yang sudah ada sebelumnya.
Baca Juga:
Rakor Penanganan Kemarau Panjang 2026! Gubernur Khofifah Ingatkan Tak Bakar Sampah-Lahan Berpotensi Karhutla"Tidak gantian. Karena kita tidak shift-shift an. Bagaimana api cepat padam, makanya semua personel kita terjunkan untuk melakukan pemadaman," tegasnya.(*)