Berbekal Peralatan Medis, Dua Dokter UB Berangkat ke Gaza Bawa Misi Kemanusiaan

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Muhammad Faizin

4 Jul 2025 16:30

Thumbnail Berbekal Peralatan Medis, Dua Dokter UB Berangkat ke Gaza Bawa Misi Kemanusiaan
dr Ristiawan (kiri) dan dr Kuntadi (kanan), dua dokter dari FK UB yang akan berangkat ke Gaza demi misi kemanusiaan. (Foto: Lutfia/Ketik)

KETIK, MALANG – Dua orang dokter dari Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Brawijaya (UB) akan berangkat ke Gaza, Palestina demi misi kemanusiaan. Mereka akan bertugas di Rumah Sakit An-Nasr selama 2 minggu dengan membawa bantuan peralatan medis. 

Kedua dokter tersebut ialah dr Ristiawan Muji Laksono ahli anastesi, dan dr Mohammad Kuntadi Syamsul Hodayat ahli orthopedi. Keberangkatan dari Jakarta menuju Jordan dilakukan pada 8 Juli 2025. Barulah bersama 4 orang dokter relawan lainnya akan diberangkatkan ke Gaza oleh Israel Defense Forces (IDF). 

"Sebagai dokter kami berangkat ke sana tujuannya demi kemanusiaan, dan murni untuk tindakan medis. Saya sebagai dokter anastesi mendapat informasi bahwa obat-obatan menipis sehingga keahlian saya untuk manajemen nyeri dan untuk operasi diperlukan," ujarnya, Jumat 4 Juli 2025.

Bantuan peralatan medis tersebut merupakan hasil donasi dari civitas akademika, hingga alumni FK UB. Donasi yang terkumpul mencapai Rp1 miliar, terdiri Rp700 juta dari alumni FK UB dan Rp290 juta dari civitas akademika. 

Baca Juga:
Semarak HUT ke-34, Kombel SMAGONTA Ceria Gelar Workshop AI Generatif untuk Transformasi Pembelajaran

"Kami bawa bantuan jarum-jarum dari para donatur, dan USG yang dibutuhkan di sana agar obat-obatan yang dipakai efisien, tidak terlalu banyak untuk tindakan pembiusan saat operasi. Kami akan masuk ke IGD dan ICU," lanjut dokter RSSA Malang itu. 

 

Foto UB melepas kedua dokter yang akan berangkat ke Gaza. (Foto: Lutfia/Ketik)UB melepas kedua dokter yang akan berangkat ke Gaza. (Foto: Lutfia/Ketik)

 

Baca Juga:
Melampaui Kebaya: R.A. Kartini dan Relevansi Kesetaraan Gender Ditinjau dari Stereotype Content Model

Sementara itu dr Mohammad Kuntadi Syamsul Hidayat menceritakan telah memantapkan hati untuk berangkat ke Gaza. Ia yakin bahwa penting untuk mengimplementasikan ilmu yang didapatkan demi keberlangsungan hidup umat manusia. 

"Ini menjadi momen tepat untuk membantu saudara kita di sana yang sangat membutuhkan. Kami berusaha menjadi orang yang terbaik untuk sesama," ucapnya. 

Keluarganya pun memberikan dukungan penuh atas keputusannya membantu warga di jalur Gaza yang kini tengah berjuang mempertahankan tanah airnya. Keberangkatan tersebut bukan tanpa risiko, mengingat tentara Israel akan menyortir bantuan medis yang dibawa oleh tim. 

"Kami juga meminta doa semua, supaya kami tetap pada niat ikhlas. Tidak terganggu dengan pemberitaan macam-macam yang bisa jadi membuat kami berubah niatnya. Kami tingkatkan hubungan dengan Yang Maha Kuasa," lanjutnya. 

Ia mengaku pasrah dan ikhlas dengan nasib dan situasi yang akan mereka hadapi selama bertugas. Keduanya akan bergabung dengan dokter lain dari berbagai benua. 

"Seandainua memang takdirnya di sana meninggal, ya sudah. Kalau takdirnya bisa selamat, ya semoga bisa balik dengan selamat," jelasnya. 

dr Kuntadi mengaku telah dua kali melakukan misi kemanusiaan. Sebelumnya, ia juga pernah berangkat ke Nepal pada tahun 2015 bersama BNPB ketika negara tersebut dilanda gempa. 

Ia telah mempersiapkan bone graft untuk keperluan mencangkok tulang yang banyak dibutuhkan oleh warga Gaza yang terdampak pengeboman dan luka perang lainnya. 

"Jadi kalau ada tulang yang terkena, itu biasanya ada tulang yang hilang. Kami perlu untuk penyembuhan cepat, perlu memberikan cangkok tulang. Kalau menunggu pertumbuhan tulang itu lama," tutur dokter yang bertugas di RS Prima Husada itu. 

Sebagai informasi, keberangkatan ledua dokter tersebut berkat kerjasama antara Tim UB Palestine Solidarity dengan lembaga Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI). Mereka juga terkoneksi dengan Rahma Worldwide yang akan membantu masuk ke Gaza. (*) 

Baca Sebelumnya

Ketua Muhammadiyah Pemalang Serukan Aksi Nyata Tolak LGBT dan Minta APH Tindak Tegas Pelaku

Baca Selanjutnya

Mia Santoso Masuk DPO Kejati Jatim, Ini Tanggapan Kuasa Hukum

Tags:

gaza Palestina Universitas Brawijaya UB relawan Dokter Relawan Misi Kemanusiaan Free Palestine

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi

15 April 2026 19:41

DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi

DPRD Kota Malang Ikut Kawal 4 Usulan Ranperda, Atur Pencegahan Narkoba Hingga RTH

15 April 2026 17:57

DPRD Kota Malang Ikut Kawal 4 Usulan Ranperda, Atur Pencegahan Narkoba Hingga RTH

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

15 April 2026 16:31

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

15 April 2026 14:28

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

15 April 2026 13:54

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H