KETIK, MALANG – Paguyuban Putra Jawa Kelahiran Sumatera (Pujakusuma) ingin memastikan aktivitas di Jawa Timur. Arifin pun terpilih untuk menjadi Ketua DPW Pujakusuma Jatim.
Arifin merupakan pria kelahiran Medan yang juga aktif berkarir di Kota Malang. Selama kepemimpinannya di Pujakusuma Jatim nanti, Arifin menunjukkan komitmennya untuk merapatkan barisan dalam mendukung program strategis Presiden Prabowo Subianto.
"Kita konsolidasi dengan teman-teman Pujakusuma Jatim yang ada sambil cari-cari lagi. Kan ada banyak Pujakusuma di Jawa Timur," ujarnya, Senin 8 Juni 2026.
Arifin sendiri merupakan keturunan keempat dari buyutnya yang berasal dari Jawa dan menetap di Medan. Ia mendapatkan cerita bahwa dulu buyutnya dibawa oleh Belanda menggunakan kapal untuk bekerja di pabrik tembakau Deli.
"Tapi sampai sekarang tidak tahu dari Jawa Timur mana. Sampai akhirnya kita berputar ke Kalimantan sampai Kota Malang. Dari salah satu kakek saya, ada yang bilang Sidoarjo, ada juga yang bilang Blitar," kata Arifin.
Menurutnya banyak Pujakusuma yang masih dalam misi pencarian asal usul buyutnya di Jawa. Namun meskipun bertahun-tahun tinggal di Sumatera, ia dan para Pujakusuma lainnya masih memegang unggah-ungguh Jawa.
"Dari mulai kakek, ibu, bapak, sampai saya di Medan. Asli lahir di Medan tapi asalnya buyut itu, Jawa. Jawa di mana kita enggak tahu. Jadi memang, ada bahasa Jawa itu kepaten obor, itu tidak nyambung keluarga lagi," katanya.
Untuk mempererat solidaritas, Arifin berencana membentuk ranting-ranting Pujakusuma di setiap wilayah di Jawa Timur. Terlebih solidaritas Pujakusuma yang kembali merantau ke Jawa khususnya Jawa Timur dinilai masih sangat kuat.
"Solidaritas orang Sumatera tuh cukup kuat. Sangat banyak, Pujakusuma juga di pemerintahan dan memang cukup solid," pungkasnya. (*)
