EJSC Workshop: Tidak Hanya Tanah, Kini Menanam Pohon Bisa dengan Teknologi

Editor: Mustopa

27 Nov 2025 18:58

Thumbnail EJSC Workshop: Tidak Hanya Tanah, Kini Menanam Pohon Bisa dengan Teknologi
Acara workshop GrowTech di EJSC Co-Working Space Malang (Foto: Alifia Kurnia Putri for Ketik.com)

KETIK, MALANG – East Java Super Corridor (EJSC) berkolaborasi dengan komunitas Bumi Baik memperkenalkan aplikasi konservasi lingkungan Bumi Baik Apps dalam workshop bertema “GrowTech: Menanam Pohon dengan Teknologi, Mengurangi Jejak Karbon untuk Keberlanjutan Masa Depan”.

Acara berlangsung di EJSC Co-Working Space Malang, Kamis, 27 November 2025, sekaligus memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia.

Aplikasi Bumi Baik merupakan platform geoteknologi yang membantu pengguna menghitung jejak karbon dari penggunaan bensin, LPG, dan listrik bulanan.

Selain itu, aplikasi ini menyediakan fitur pemantauan pohon (tree monitoring) melalui sistem geo-tagging. Setiap pohon yang ditanam akan dipasangi kode QR untuk memverifikasi lokasi dan memperbarui data pertumbuhan secara berkala.

Baca Juga:
Satu Dekade 'Dicuekin', Warga De Cassablanca Malang Geram Developer Tak Kunjung Beresi Dokumen Rumah

Program ini dikembangkan oleh Cempaka Foundation sebagai bentuk adaptasi teknologi dalam kegiatan konservasi.

“Keinginan kami bukan hanya menanam ribuan pohon, tetapi juga memastikan kondisi pohon yang sudah ditanam,” ujar Sarifudin, Direktur Cempaka Foundation, selaku salah satu narasumber.

Narasumber lainnya, Sulaiman, penerima Small Grants Programmer RBC 2 & 3 periode kedua dan ketiga kerjasama Norwegia dan Indonesia, menegaskan pentingnya penyelarasan antara aksi dan edukasi lingkungan.

“Tujuan saya ada dua: aksi dan edukasi. Tanpa salah satunya, itu percuma. Karena itu saya berkomitmen berada di garda terdepan membuat Gerakan Menanam Pohon secara masif di bumi Jawa Timur dan Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga:
Kisah Inspiratif Zachcaria, Siswa SMKN 4 Malang Juara LKS Jatim dan Lolos UB

Dengan hadirnya aplikasi ini, kegiatan menanam pohon tidak hanya dilakukan secara konvensional, tetapi juga melalui dukungan teknologi untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas program lingkungan.(*)

Baca Sebelumnya

Aset Pemkab Bandung Diklaim Ahli Waris, DPUTR: Pemohon Salah Nomor Persil Obyek

Baca Selanjutnya

Pemdes Winong Tulungagung Gelar Penyuluhan Kader TPKK, Fokus Soal KDRT dan TPPO

Tags:

EJSC Workshop malang

Berita lainnya oleh Mustopa

Resmi Dirilis, Buwas Ungkap Makna Logo Hari Pramuka Ke-65 dan Jamnas XII 2026

18 April 2026 18:36

Resmi Dirilis, Buwas Ungkap Makna Logo Hari Pramuka Ke-65 dan Jamnas XII 2026

Gandeng HKTI, Kwarnas Panen Raya Kedelai di Buperta Cibubur

18 April 2026 17:10

Gandeng HKTI, Kwarnas Panen Raya Kedelai di Buperta Cibubur

Budaya Konten Pendek & Dangkalnya Makna

17 April 2026 11:15

Budaya Konten Pendek & Dangkalnya Makna

Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Dugaan Suap Tata Kelola Pertambangan Nikel Rp1,5 Miliar

16 April 2026 18:28

Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka Dugaan Suap Tata Kelola Pertambangan Nikel Rp1,5 Miliar

Pakai Rompi Pink Kejagung dan Tangan Diborgol, Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka

16 April 2026 16:27

Pakai Rompi Pink Kejagung dan Tangan Diborgol, Ketua Ombudsman RI Jadi Tersangka

Jaksa Agung Rotasi 14 Kajati, Termasuk Jawa Timur

13 April 2026 21:26

Jaksa Agung Rotasi 14 Kajati, Termasuk Jawa Timur

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend