Waspada! Kasus Campak Muncul di Kota Malang, Dinkes Temukan 5 Anak Terjangkit

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Aziz Mahrizal

10 Sep 2025 17:37

Thumbnail Waspada! Kasus Campak Muncul di Kota Malang, Dinkes Temukan 5 Anak Terjangkit
Kepala Dinkes Kota Malang, Husnul Muarif menjelaskan ada 5 anak terkena campak. (Foto: Lutfia/Ketik)

KETIK, MALANG – Warga Kota Malang diimbau untuk waspada terhadap wabah campak yang mulai muncul. Pasalnya terdapat lima anak berusia 3-5 tahun telah terkena campak hingga September 2025 ini.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Husnul Muarif, menjelaskan kelima anak tersebut berasal dari Kecamatan Kedungkandang, tepatnya di Kelurahan Bumiayu dan Arjowinangun. Pihaknya telah melakukan deteksi terhadap pasien untuk diberikan imunisasi kejar.

"Kita kumpulkan dan lakukan imunisasi kejar. Jadi yang campak ini bolong di mana vaksinnya. Kita deteksi vaksin mana yang masih kosong, lalu kita lakukan vaksinasi," jelasnya, Rabu, 10 September 2025.

Menurut Husnul, meskipun ada lima kasus, Kota Malang belum berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB) seperti yang terjadi di Pamekasan. Pihaknya telah melaporkan kasus ini ke Dinkes Provinsi Jawa Timur untuk mendapatkan prioritas dalam pelaksanaan vaksinasi serentak, seperti program Outbreak Response Immunization (ORI) yang menyasar anak usia 1-2 tahun.

Baca Juga:
Usai Visum, Jenazah Yai Mim Dimakamkan di Blitar

"Jadi vaksinasi serentak, tapi itu masih kita laporkan ke Dinkes Jatim karena kasus campak di Kota Malang hanya lima orang, sedangkan provinsi memprioritaskan kabupaten kota yang kasus campaknya lebih banyak," sebutnya.

Husnul menambahkan, pihaknya telah mengumpulkan keluarga pasien serta tokoh masyarakat dan agama di Kelurahan Bumiayu dan Arjowinangun. Upaya ini dilakukan untuk mendorong mereka melengkapi imunisasi anak, mengingat tingkat cakupan imunisasi di kedua wilayah tersebut masih belum stabil.

"Itu yang kita sebut dengan imunisasi kejar. Imunisasi campak itu cuma sekali di usia 9 bulan. Itu harus sudah masuk di imunisasi rutin. Nah, kalau itu kosong, nanti umur berapa ketemunya, lalu kita vaksin," tutupnya. 

Ia juga mengingatkan bahwa penularan campak dapat terjadi melalui saluran pernapasan, mirip dengan penularan COVID-19.

Baca Juga:
DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

"Campak itu menular lewat saluran pernapasan. COVID-19 juga menular lewat saluran pernapasan. Kode entry-nya, tempat masuknya sama, ya cuma campak sebagian besar dari saluran pernapasan," ujarnya. (*)

Baca Sebelumnya

Pohon Pisang dengan 4 Jantung Hebohkan Warga Pulo Sarok Aceh Singkil

Baca Selanjutnya

Dentum Tembakan Jadi Irama Haornas ke-42 di Halmahera Selatan

Tags:

Campak Wabah Campak Kota Malang Dinkes Kota Malang Waspada Campak malang

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Wakil Wali Kota Malang Ajak Pemuda Pancasila Kawal Pembangunan, Tekankan Persatuan Jadi Kunci

13 April 2026 17:43

Wakil Wali Kota Malang Ajak Pemuda Pancasila Kawal Pembangunan, Tekankan Persatuan Jadi Kunci

Waspada Bahaya Ambruk, Area Timur Pasar Besar Malang Disterilkan dari Aktivitas

13 April 2026 17:14

Waspada Bahaya Ambruk, Area Timur Pasar Besar Malang Disterilkan dari Aktivitas

Sapa Penggemar di Matos, Pemeran Film 'Ku Pilih Jalur Langit' Ceritakan Tantangan Syuting di Malang

12 April 2026 19:13

Sapa Penggemar di Matos, Pemeran Film 'Ku Pilih Jalur Langit' Ceritakan Tantangan Syuting di Malang

Komitmen Bangun Kembali Gaza, LMI dan LAZ Yasa Targetkan Galang Donasi Rp1 Miliar di Malang

12 April 2026 18:25

Komitmen Bangun Kembali Gaza, LMI dan LAZ Yasa Targetkan Galang Donasi Rp1 Miliar di Malang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar