Waspada Campak! Dinkes Malang Lakukan Imunisasi Serentak untuk Anak di Kotalama

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Fisca Tanjung

14 Okt 2025 16:32

Thumbnail Waspada Campak! Dinkes Malang Lakukan Imunisasi Serentak untuk Anak di Kotalama
Pelaksanaan imunisasi campak serentak di Kelurahan Kotalama, Kota Malang. (Foto: Lutfia/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Capaian imunisasi campak di wilayah Kotalama, Kota Malang masih tergolong rendah, yakni di bawah 80 persen. Untuk meningkatkan angka tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang melaksanakan program Imunisasi Tambahan Anak Serentak (ITAS) bagi anak-anak berusia 9 bulan hingga 7 tahun di kawasan tersebut.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Malang, Meifta Eti Winindar, menjelaskan bahwa banyak anak di wilayah Kotalama terdeteksi positif campak, dan kasus-kasus tersebut memiliki keterkaitan secara epidemiologis.

"Jadi memang selama 3 tahun terakhir, capaian imunisasi di kelurahan Kotalama itu masih kurang. Direkomendasikan untuk melakukan imunisasi campak serentak melalui ITAS," ujarnya, Selasa 14 Oktober 2025.

Lebih lanjut, ia menyebutkan terdapat lima kasus campak yang dialami anak-anak di Kelurahan Kotalama. Melalui pelaksanaan imunisasi serentak ini, pihaknya menargetkan capaian imunisasi bisa mencapai 95 persen dalam kurun waktu dua minggu, mulai 6 hingga 18 Oktober 2025.

Baca Juga:
Usai Visum, Jenazah Yai Mim Dimakamkan di Blitar

Meifta menjelaskan, masih ada sejumlah orang tua yang menolak memberikan imunisasi kepada anaknya. Salah satu alasan yang sering muncul adalah kekhawatiran anak akan mengalami demam setelah imunisasi.

Meifta menekankan agar edukasi ke masyarakat harus terus dilakukan. Mengingat imunisasi tidak hanya bermanfaat bagi anak saja, namun untuk melindungi lintas generasi dan kelompok agar memiliki kekebalan imunitas. 

"Kami harus selalu memotivasi mereka yang saat ini mungkin menolak karena takut anaknya panas. Tetapi, mereka kurang paham kalau yang panasnya itu kan hanya 1-2 hari. Itu pun tidak semuanya bisa bereaksi panas. Itu pun bisa diantisipasi dengan diberikan obat penurun panas," tegasnya. 

Dinkes Kota Malang juga berencana melakukan sweeping ke masyarakat untuk memastikan semua anak mendapatkan imunisasi. Meifta menambahkan, ada kecenderungan peningkatan kasus campak pada tahun 2025 dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Baca Juga:
DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

"Kemudian mereka waktu jadwalnya imunisasi di tahun 2020-2022 kan masih Covid-19. Jadi posyandu tutup saat itu, nah mereka takut datang ke Puskesmas sehingga terlewat jadwal imunisasi sesuai dengan usia si anak," jelas Meifta. 

Ia menegaskan, anak yang terkena campak akan semakin mudah terserang virus, kuman, bakteri, dan lainnya. Bahkan dapat menyebar ke otak dan menimbulkan kejang hingga radang otak. 

"Kemudian bisa menyebar kumannya itu ke paru-paru. Kalau sudah kena campak, imunitasnya itu jadi hilang, artinya sistem tubuhnya akan lupa terkait dengan imunitas yang selama ini sudah didapatkan," tegas Meifta. 

Melihat besarnya dampak dari campak, ia meminta agar orang tua memastikan kelengkapan imunisasi anak. Jangan sampai imunitas anak terganggu hingga menimbulkan kematian hanya karena enggak melakukan imunisasi. 

"Jangan sampai menyebabkan kematian karena belum imunisasi. Meskipun memang anak yang sudah diimunisasi itu masih bisa tertular, tapi kalaupun tertular tidak menimbulkan hal-hal yang fatal dengan gejala yang ringan," tutupnya. 

Baca Sebelumnya

Kebutuhan Darah di Jawa Timur Masih Tinggi, PMI Gencar Edukasi Donor Darah Sejak Sekolah

Baca Selanjutnya

Trans7 Lecehkan Pesantren Lirboyo, Sekjen PKB: Lukai Santri Se-Indonesia

Tags:

Imunisasi Campak kotalama Kota Malang Imunisasi Campak Serentak Campak ITAS

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Wakil Wali Kota Malang Ajak Pemuda Pancasila Kawal Pembangunan, Tekankan Persatuan Jadi Kunci

13 April 2026 17:43

Wakil Wali Kota Malang Ajak Pemuda Pancasila Kawal Pembangunan, Tekankan Persatuan Jadi Kunci

Waspada Bahaya Ambruk, Area Timur Pasar Besar Malang Disterilkan dari Aktivitas

13 April 2026 17:14

Waspada Bahaya Ambruk, Area Timur Pasar Besar Malang Disterilkan dari Aktivitas

Sapa Penggemar di Matos, Pemeran Film 'Ku Pilih Jalur Langit' Ceritakan Tantangan Syuting di Malang

12 April 2026 19:13

Sapa Penggemar di Matos, Pemeran Film 'Ku Pilih Jalur Langit' Ceritakan Tantangan Syuting di Malang

Komitmen Bangun Kembali Gaza, LMI dan LAZ Yasa Targetkan Galang Donasi Rp1 Miliar di Malang

12 April 2026 18:25

Komitmen Bangun Kembali Gaza, LMI dan LAZ Yasa Targetkan Galang Donasi Rp1 Miliar di Malang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar