Air Hujan Malang Tercemar Mikroplastik: Blimbing Zona Merah, Ancaman Kanker Mengintai!

Jurnalis: Dendy Ganda Kusumah
Editor: Fisca Tanjung

13 Nov 2025 13:24

Thumbnail Air Hujan Malang Tercemar Mikroplastik: Blimbing Zona Merah, Ancaman Kanker Mengintai!
Peneliti Ecoton, Prigi Arisandi, sedang menunjukkan paparan mikroplastik di sampel air hujan kepada pengunjung Malang Creative Center, beberapa waktu lalu (Foto: Instagram @prigi.arisandi)

KETIK, MALANG – Musim hujan membawa ancaman baru bagi warga Malang Raya. Tak hanya bencana hidrometeorologi, musim penghujan pun menghadirkan ancaman mikroplastik.

Dalam riset yang diadakan Ecological Observation and Wetlands Conservation (Ecoton), ditemukan adanya sebaran mikroplastik pada air hujan di Malang Raya. Sampel untuk riset ini diambil pada 7-9 November 2025.

Dari lima tempat yang diambil sampel, kawasan Blimbing, Kota Malang yang paling parah terpapar mikroplastik. Ditemukan 98 partikel mikroplastik dalam satu liter sampel yang diteliti, sebagian besar di antaranya merupakan unsur fiber.

Sementara, sampel yang paling sedikit mengandung unsur mikroplastik didapatkan dari kawasan Sudimoro Kota Malang. 'Hanya' ditemukan sebelas partikel mikroplastik, yang terdiri dari fiber, fragmen, dan filamen.

Baca Juga:
Darurat Lingkungan! DAS Brantas Terkepung Polutan Mikroplastik

Filamen biasanya berasal dari limbah kantong plastik. Sementara, fiber berasal dari serat pakaian sintetis yang terlepas saat proses pencucian.

Keberadaan partikel mikroplastik ini merupakan dampak dari pembakaran sampah. Partikel-partikel mikroplastik terbang ke udara dan turun bersama dengan air hujan.

Peneliti Ecoton, Rafika Aprilianti, menyebut keberadaan mikroplastik ini mengancam kesehatan. Pasalnya, mikroplastik ini bisa merusak sel, yang bahkan sampai mengakibatkan kanker.

"Secara fisik, paparan mikroplastik bisa mengganggu kesehatan seperti merusak jaringan paru, hati, dan sistem imun tubuh,” kata Rafika.

Baca Juga:
Malang Dikepung Mikroplastik, Aktivis Lingkungan Hidup Desak Adanya Regulasi Pembatasan Plastik Sekali Pakai

Lebih lanjut, demi mengurangi tingkat cemaran mikroplastik, Ecoton merekomendasikan sejumlah langkah.

Mereka meminta Pemerintah Kota Malang melarang pembakaran terbuka sampah plastik. Pasalnya,pembakaran sampah di permukiman padat penduduk merupakan salah satu sumber utama partikel mikroplastik di atmosfer.

Selain itu, Ecoton juga merekomendasikan pengurangan penggunaan plastik sekali pakai dan penguatan peraturan pembatasan plastik. 

Baca Sebelumnya

BI Malang Ajak Anak Muda Lebih Paham dan Bangga Pakai Rupiah di Tengah Pesatnya Era Cashless

Baca Selanjutnya

Unada Banda Aceh Dorong Sekolah Adiwiyata Lewat Edukasi Biopori di SDN 53

Tags:

mikroplastik paparan mikroplastik malang raya #ECOTON

Berita lainnya oleh Dendy Ganda Kusumah

Arema FC Resmi Jalin Kerja Sama dengan RS Hermina Tangkubanprahu Malang

14 April 2026 06:49

Arema FC Resmi Jalin Kerja Sama dengan RS Hermina Tangkubanprahu Malang

Melampaui Kebaya: R.A. Kartini dan Relevansi Kesetaraan Gender Ditinjau dari Stereotype Content Model

14 April 2026 06:29

Melampaui Kebaya: R.A. Kartini dan Relevansi Kesetaraan Gender Ditinjau dari Stereotype Content Model

Sekda Kabupaten Malang Budiar Anwar Kunjungi Graha Ketik, Tekankan Peran Media Kawal Pembangunan

13 April 2026 13:26

Sekda Kabupaten Malang Budiar Anwar Kunjungi Graha Ketik, Tekankan Peran Media Kawal Pembangunan

Mindful Living Tanpa Plastik

11 April 2026 20:13

Mindful Living Tanpa Plastik

Hujan Deras Disertai Es Turun di Sawojajar Kota Malang

9 April 2026 13:12

Hujan Deras Disertai Es Turun di Sawojajar Kota Malang

Timnas Futsal Indonesia Bungkam Australia 3-2, Segel Juara Grup ASEAN Futsal Championship 2026

8 April 2026 15:14

Timnas Futsal Indonesia Bungkam Australia 3-2, Segel Juara Grup ASEAN Futsal Championship 2026

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar