Teror Penembakan Mobil di Lawang Terekam CCTV, Polres Malang Buru Pelaku

Jurnalis: Gumilang
Editor: Muhammad Faizin

11 Mar 2025 21:56

Thumbnail Teror Penembakan Mobil di Lawang Terekam CCTV, Polres Malang Buru Pelaku
Polres Malang ketika melakukan olah TKP teror penembakan mobil di Lawang Kabupaten Malang. (Foto: Humas Polres Malang)

KETIK, MALANG – Warga Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang baru-baru ini dihantui dengan teror aksi penembakan mobil terekam CCTV. Menindaklanjuti hal itu, Polres Malang langsung melakukan penyelidikan untuk memburu pelaku.

Aksi perusakan melalui penembakan  mengakibatkan kaca 2 unit mobil mengalami kerusakan berat. Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, membenarkan adanya laporan tersebut dan menegaskan bahwa penyelidikan saat ini terus berjalan. 

"Benar, saat ini Satreskrim Polres Malang bersama Polsek Lawang tengah melakukan pendalaman terkait kasus perusakan kaca mobil tersebut. Beberapa barang bukti sudah diamankan, termasuk satu proyektil yang diduga digunakan untuk merusak kaca," ujar AKP Bambang Subinajar saat dikonfirmasi di Polres Malang, Selasa, 11 Maret 2025.

Dari hasil laporan yang diterima, peristiwa ini terjadi pada Sabtu, 8 Maret 2025 sekitar pukul 09.00 WIB di Jl. Anjasmoro Gang I, Desa Turirejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. 

Baca Juga:
Bikin Bangga! Sekda Kabupaten Malang Budiar Sabet Penghargaan Bergengsi PWI, Diakui hingga Tingkat Nasional

Korban dalam peristiwa ini diketahui bernama Iwan Putra Pradana (33), warga Desa Turirejo, Lawang, yang mendapati kaca mobilnya dalam keadaan pecah dan berlubang. 

Mobil milik korban yang dirusak antara lain Daihatsu Sigra dengan nopol DA-1784-IB dan Toyota Innova dengan nopol L-1568-BAD. Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian material sekitar Rp3 juta.

Dikatakan AKP Bambang, peristiwa ini diketahui korban saat hendak keluar rumah untuk pergi ke pasar. Saat itu, korban terkejut melihat kaca mobil miliknya sudah pecah, bahkan ditemukan lubang yang diduga akibat tembakan alat seperti senjata api.

"Dari hasil pemeriksaan awal, kaca bagian kiri, kanan, dan belakang dari dua mobil tersebut mengalami kerusakan. Bahkan ditemukan lubang pada kaca yang diduga akibat tembakan benda keras menyerupai peluru," ungkapnya.

Baca Juga:
Bupati Malang Lantik Putranya Jadi Kepala Dinas, Fraksi PDIP: Jangan Hukum Orang karena Akte Kelahiran

Tidak hanya itu, dari lokasi kejadian, petugas juga mengamankan sebuah proyektil peluru berwarna perunggu, yang kini menjadi barang bukti penting dalam penyelidikan. Korban juga telah memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi. 

"Dari CCTV terlihat dua orang tak dikenal yang berboncengan motor mendekati mobil, lalu menembakkan alat menyerupai pistol ke arah kaca mobil hingga pecah, kemudian kabur," jelasnya.

AKP Bambang menyebut, saat ini, tim Satreskrim Polres Malang dan Unit Reskrim Polsek Lawang telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi, dan mengamankan barang bukti berupa proyektil peluru.

Ia juga menambahkan bahwa penyidik sedang mendalami motif pelaku, apakah perusakan ini berkaitan dengan motif pribadi, ancaman, atau murni kriminalitas. 

Hingga saat ini, polisi terus melakukan penyelidikan intensif, termasuk berkoordinasi dengan tim Laboratorium Forensik (Labfor) untuk mengidentifikasi jenis proyektil dan alat yang digunakan pelaku.

"Kami masih mendalami siapa pelaku di balik kejadian ini. Tim Reskrim sedang bekerja di lapangan, mengumpulkan petunjuk, termasuk menganalisa proyektil yang ditemukan," pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Bupati Bojonegoro Hadiri Penandatanganan Kerjasama Pemprov Jatim dengan Kodam V Brawijaya

Baca Selanjutnya

Asisten 1 Muba Ditahan Jaksa Perkara Lahan Tol Nasional Betung-jambi

Tags:

teror penembakan mobil Lawang Kabupaten Malang Polres Malang

Berita lainnya oleh Gumilang

Bikin Bangga! Sekda Kabupaten Malang Budiar Sabet Penghargaan Bergengsi PWI, Diakui hingga Tingkat Nasional

17 April 2026 09:23

Bikin Bangga! Sekda Kabupaten Malang Budiar Sabet Penghargaan Bergengsi PWI, Diakui hingga Tingkat Nasional

Ketat! Suporter Persis Dicegah Masuk hingga Perbatasan, Laga Arema vs Persebaya Disarankan Tak di Kanjuruhan  ‎

16 April 2026 11:30

Ketat! Suporter Persis Dicegah Masuk hingga Perbatasan, Laga Arema vs Persebaya Disarankan Tak di Kanjuruhan  ‎

Bupati Malang Lantik Putranya Jadi Kepala Dinas, Fraksi PDIP: Jangan Hukum Orang karena Akte Kelahiran

16 April 2026 10:00

Bupati Malang Lantik Putranya Jadi Kepala Dinas, Fraksi PDIP: Jangan Hukum Orang karena Akte Kelahiran

Lewat Aksi Damai, DPD NasDem Kabupaten Malang Dorong Penyampaian Informasi Berimbang dan Beretika

15 April 2026 16:30

Lewat Aksi Damai, DPD NasDem Kabupaten Malang Dorong Penyampaian Informasi Berimbang dan Beretika

Malang Ikut Disorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Bupati Sanusi Buka Suara: Insya Allah Aman!

15 April 2026 06:26

Malang Ikut Disorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Bupati Sanusi Buka Suara: Insya Allah Aman!

Salurkan Alsintan Roda 4 di Kabupaten Malang, Chusni Mubarok: Bentuk Keseriusan Presiden Peduli Petani ‎

15 April 2026 05:00

Salurkan Alsintan Roda 4 di Kabupaten Malang, Chusni Mubarok: Bentuk Keseriusan Presiden Peduli Petani ‎

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend