Satu Keluarga di Kabupaten Malang Tewas, Diduga Bunuh Diri

Jurnalis: Gumilang
Editor: Muhammad Faizin

12 Des 2023 08:34

Headline

Thumbnail Satu Keluarga di Kabupaten Malang Tewas, Diduga Bunuh Diri
Kondisi TKP satu keluarga di Pakis Kabupaten Malang yang diduga melakukan bunuh diri. (Foto : Gumilang/ketik.co.id).

KETIK, MALANG (Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk mendorong perilaku yang mengarah pada bunuh diri atau menyiksa diri sendiri. Jika anda atau orang di sekitar anda memiliki gejala gangguan psikis yang mengarah pada hal-hal yang membahayakan, jangan ragu untuk segera menghubungi layanan konsultasi psikologi atau lembaga pendamping terdekat.)

Warga Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, dihebohkan dengan peristiwa tewasnya satu keluarga diduga melakukan bunuh diri, Selasa, (12/12/2023).

Korban Wahab (38), bersama istrinya Sulikha (35) dan anaknya AKE (13) ditemukan bersimbah darah. Sedangkan seorang anaknya ditemukan dalam keadaan lemas dengan luka sayatan.

Ketua RT 3 Iswahyudi menyatakan, peristiwa penemuan tiga orang satu keluarga yang sekarat diketahui oleh tetangga. Kejadian ini ditemukan sekitar pukul 08.00 WIB, pada Selasa pagi.

Baca Juga:
Bupati Malang Lantik Putranya Jadi Kepala Dinas, Fraksi PDIP: Jangan Hukum Orang karena Akte Kelahiran

"Tiga orang itu satu keluarga, ayahnya Pak Wahab, satu istrinya dan satu anaknya perempuan," ujar Iswahyudi saat ditemui di kediamannya yang tak jauh dari rumah korban.

Ia mengungkapkan, sebenarnya Wahab ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri tapi tubuhnya masih bergerak. Sedangkan ibu dan anaknya ditemukan tewas di kasur kamar belakang.

"Bapaknya sempat dilarikan ke rumah sakit, tapi akhirnya dinyatakan meninggal dunia," ungkapnya. Diketahui Keluarga Wahab tinggal selama 7 tahun di rumahnya. Ini adalah rumah kontrakan. Wahab diketahui tinggal bersama Sulikha dan 2 anaknya.

Keluarga itu menyisakan anak sulung berinisial ARE yang masih hidup. Sementara itu, Kapolsek Pakis, Iptu Sunarko membenarkan kejadian itu. Lantas ia menjelaskan mengenai kronologi peristiwa itu.

Baca Juga:
Pemdes Tirtomoyo di Kabupaten Buka Rekrutmen Perangkat Desa, Tersedia Dua Formasi Jabatan

Pada Selasa (12/12) pagi, anaknya ARE bangun pagi kesiangan kemudian menuju ke kamar belakang. Ia ditemui oleh Wahab, di saat yang bersamaan Wahab menyuruh Ayesha untuk memanggil tetangganya.

"Setelah ARE kembali dari memanggil tetangga dan kembali ke rumah, di sana sudah ditemukan Bapak Wahab dengan tangan kiri sudah bercucuran darah,” jelasnya.

Dari keterangan keluarga diketahui Wahab tidak ditemukan cekcok pertengkaran dalam keluarga. Selain itu belum diketahui penyebab Bunuh Diri,. karena Wahab dikenal pendiam dan taat ibadah.

Sementara itu, pantauan di lokasi kejadian terlihat sejumlah petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Tim Inafis Polres Malang juga tampak menjalankan tugasnya.

Garis polisi juga tampak terpasang di depan halaman rumah yang dikontrak oleh Wahab sekeluarga. Diketahui Wahab merupakan guru SD di Kota Malang. (*)

Baca Sebelumnya

Sejumlah Titik di Kota Malang Diprediksi Alami Kemacetan selama Nataru 2024

Baca Selanjutnya

Kendalikan Inflasi, Dispangtan Kota Malang Tambah Greenhouse

Tags:

bunuh diri Satu Keluarga Kabupaten Malang Pakis Tim Inafis Polres Malang

Berita lainnya oleh Gumilang

Ketat! Suporter Persis Dicegah Masuk hingga Perbatasan, Laga Arema vs Persebaya Disarankan Tak di Kanjuruhan  ‎

16 April 2026 11:30

Ketat! Suporter Persis Dicegah Masuk hingga Perbatasan, Laga Arema vs Persebaya Disarankan Tak di Kanjuruhan  ‎

Bupati Malang Lantik Putranya Jadi Kepala Dinas, Fraksi PDIP: Jangan Hukum Orang karena Akte Kelahiran

16 April 2026 10:00

Bupati Malang Lantik Putranya Jadi Kepala Dinas, Fraksi PDIP: Jangan Hukum Orang karena Akte Kelahiran

Lewat Aksi Damai, DPD NasDem Kabupaten Malang Dorong Penyampaian Informasi Berimbang dan Beretika

15 April 2026 16:30

Lewat Aksi Damai, DPD NasDem Kabupaten Malang Dorong Penyampaian Informasi Berimbang dan Beretika

Malang Ikut Disorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Bupati Sanusi Buka Suara: Insya Allah Aman!

15 April 2026 06:26

Malang Ikut Disorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Bupati Sanusi Buka Suara: Insya Allah Aman!

Salurkan Alsintan Roda 4 di Kabupaten Malang, Chusni Mubarok: Bentuk Keseriusan Presiden Peduli Petani ‎

15 April 2026 05:00

Salurkan Alsintan Roda 4 di Kabupaten Malang, Chusni Mubarok: Bentuk Keseriusan Presiden Peduli Petani ‎

Waduh! Usai KPK OTT Bupati Tulungagung Kota Malang Juga Disorot, Sinyal Bahaya?

14 April 2026 22:43

Waduh! Usai KPK OTT Bupati Tulungagung Kota Malang Juga Disorot, Sinyal Bahaya?

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H