KETIK, MALANG – EJSC Bakorwil III Malang memberikan pelatihan kepada anak muda terkait cara menjadi TikTok Affiliate. Pelatihan tersebut untuk membantu mencari peluang dalam memanfaatkan media sosial sebagai sumber penghasil cuan tanpa modal.
Andhi Prasetyo selaku Advisor EJSC Bakorwil III Malang menjelaskan ide untuk mengadakan pelatihan TikTok Affiliate berawal dari keresahannya menyaksikan banyak anak muda yang gemar rebahan dan scrolling TikTok. Terlebih platform tersebut kini telah dilengkapi dengan layanan live streaming dan keranjang kuning untuk berbelanja.
"Setelah ngobrol dengan mentor, ternyata bisa jadi cuan dengan menjadi affiliator. Peluangnya, kita bisa membantu penjualan produk orang lalu mendapat komisi tanpa perlu menanggung beban stok barang, pengiriman, ataupun modal," ujarnya,Senin 19 Mei 2025.
Dari 70 pendaftar, tim EJSC telah melakukan penyaringan hingga tersisa sekitar 40 peserta pelatihan. Nantinya pelatihan akan dilanjutkan dengan kelas intensif selama 2 hari dengan pendampingan langsung dari mentor. Untuk mengakses kelas intensif tersebut peserta yang berkenan hanya perlu membayar Rp 200.000.
"Setelah ini harapannya ada kelas khusus yang kita siapkan selama 2 hari. Jika peseeta ingin mengetahui ilmu TikTok Affiliate lebih detail, bisa sampai bikin konten, ada yang check out, ada pendampingan lebih intens," lanjutnya.
Pada pelatihan intensif itu, setiap sesinya akan dilaksanakan hingga 4 jam dengan goals menjadi affiliator yang telah memiliki keranjang kuning dan produknya dapat dicheck out. Apabila belum mampu, EJSC Bakorwil Malang juga akan mendampingi hingga satu minggu.
"Kalau memang belum mampu kita akan dampingi selama seminggu free sampai mereka bisa. Pelatihan ini baru pertama kali digelar sekaligus cek ombak kondisi di pasar seperti apa," katanya.
Dengan berhasil menjadi TikTok Affiliator, ia yakin generasi muda dapat lebih mandiri dan mampu memanfaatkan peluang yang ada. Selain mendorong untukmelek digital, EJSC Bakorwil Malang juga sering menggelar berbagai pelatihan.
"Sekarang kita lihat affiliate sampai di mana, kalau sudah berhasil kita mau naik kelas ke seller, jadi penyedia keranjang kuningnya. Mungkin menyasar UMKM kita dorong agar bisa menaruh produk di TikTok. Kadang punya punya produk bagus tapi kesulitan jualnya," jelas Andhi.
Sementara itu, Rosyida Rahmah selaku pemateri menjelaskan TikTok merupakan aplikasi yang paling banyak diunduh mengalahkan media sosial lainnya. Terlebih dalam satu aplikasi, banyak fitur yang dihadirkan di TikTok mulai dari hiburan, live streaming, hingga media untuk berbelanja.
"Banyak orang Indonesia yang mencari informasi sebelum membeli produk untuk mencari review, pembanding harga, dan lainnya.74 persen Gen-Z lebih suka mencari informasi di TikTok," ujarnya. (*)
EJSC Bakorwil Malang Beri Pelatihan TikTok Affiliate, Dorong Anak Muda Raup Cuan dari Rumah
19 Mei 2025 15:52 19 Mei 2025 15:52
Lutfia Indah, Muhammad Faizin
Redaksi Ketik.com
Pelatihan tentang TikTok Affiliate yang digelar oleh EKSC Bakorwil III Malang untuk membantu generasi muda raup cuan dari rumah. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)
Tags:
EJSC Bakorwil Malang Kota Malang TikTok Affiliate Menjadi Affiliator TikTok Pelatihan TikTok Affiliate Raup CuanBaca Juga:
Momen Bersejarah! Unikama Siap Wisuda Mahasiswa Afirmasi Angkatan Pertama Baca Juga:
Usai Lantik 176 Pejabat, Wahyu Hidayat Targetkan Isi Jabatan Kosong Pemkot MalangBaca Juga:
Teliti Kotoran Burung Puyuh untuk Pakan Ayam, Fatur Raih Predikat Wisudawan Terbaik UnikamaBaca Juga:
Kemarau Panjang dan Marak Karhutla, MUI Kota Malang Ajak Ormas Gelar Salat Istisqa SerempakBaca Juga:
Wali Kota Malang Lirik Opsi Hujan Buatan untuk Tangani Kebakaran TPA Supit UrangBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
23 Oktober 2026 21:52
Resmi Jabat Definitif Kepala DLH Kota Malang, Raymond Langsung Berjibaku Jinakkan Api TPA Supit Urang
23 Oktober 2026 18:06
Usai Lantik 176 Pejabat, Wahyu Hidayat Targetkan Isi Jabatan Kosong Pemkot Malang
23 Oktober 2026 17:10
Kemarau Panjang dan Marak Karhutla, MUI Kota Malang Ajak Ormas Gelar Salat Istisqa Serempak
23 Oktober 2026 15:21
LPBH NU Kota Malang Latih Paralegal Santri, Warga Bisa Akses Bantuan Hukum Lewat SIMBA
23 Oktober 2026 12:39
Wali Kota Malang Lirik Opsi Hujan Buatan untuk Tangani Kebakaran TPA Supit Urang
